
Pagi hari di kediaman Revand.
“Selamat pagi nona Eva.” Sapa Maurer.
“Iya? Anda siapa?” Tanya Eva penasaran.
“Saya asisten pribadi tuan Maurer. Tuan menyuruh saya untuk menjemput anda ke bawah. Mereka sedang menunggu anda.” Ucap Maurer.
“Oh, baik lah.” Eva perlahan turun dari ranjang nya.
Di bawah sudah menunggu Mahesha dan Revand. Mereka sangat menantikan kedatangan Eva.
*********************
“Selamat pagi tuan Mahesha, tuan Revand.” Sapa nya.
“Pagi, duduk lah nak.” Suruh Mahesha.
Eva sedikit bingung kenapa dia di panggil sebutan ‘nak’.
“Ada apa kalian memanggil ku ke sini? Biasa nya di kurung di kamar.” Ucap Eva.
“Kalau seandai nya kau bertemu kembali dengan keluarga kandung mu, apa yang akan kau lakukan?” Tanya Mahesha serius.
“Maksud nya tuan?” Eva bertanya balik.
“Apa yang akan kau lakukan kalau kau bertemu dengan orang tua kandung mu? Apa kau marah atau menerima mereka?” Tanya Mahesha.
Tampak Eva berpikir.
“Saya, saya tidak tahu. Tapi kalau itu terjadi, saya akan bertanya apa alasan nya membuang saya.” Jawab nya dengan suara pelan.
“Kami tidak membuang mu.” Tiba-tiba Revand berbicara.
Eva mengernyitkan dahi nya, merasa ada yang aneh.
“Kami? Maksud nya?” Tanya Eva.
“Jadi begini Eva……..
“Tuan beberapa orang datang kesini. Mereka memaksa masuk.
"Apa……?
“Eva…” tiba-tiba Lucifer datang dengan Vicky, Hendra dan Cleo.
“Adam..” Eva berdiri menghampiri Lucifer.
Mereka berpelukan.
“Kau tidak apa-apa? Apa kau terluka? Apa mereka menyakiti mu?” Tanya Lucifer mengecek beberapa bagian tubuh Eva.
__ADS_1
“Tidak kok. Aku baik-baik saja.” Jawab Eva.
“Oh….jadi kalian kelompok Black Dragon?” Tanya Vicky.
Lucifer memukul Revand dengan sangat keras. Lalu dibalas Revand. Sementara Mahesha diam membiarkan mereka berkelahi.
“Adam, udah hentikan.” Eva berusaha melerai dua pria itu.
“Bren***k kau, aku akan membunuh mu. Berani nya kau menculik isteri ku, ban***t..” berkali-kali Lucifer memukul Revand.
“Apa kita perlu membantu nya?” Tanya Hendra khawatir.
“Biarkan saja. Biarkan dia melampiaskan kemarahan nya dulu.” Jawab Vicky santai.
“Kalian silahkan duduk dulu. Maurer bikinkan minuman buat tamu kita ini.” Suruh Mahesha pada Maurer yang berdiri di samping nya.
*************************
Setelah mereka selesai berkelahi, merasa sangat kelelahan.
Eva mengobati luka yang ada di wajah Lucifer.
“Sakit?” Tanya Eva.
“Tidak sayang.” Lucifer menggenggam tangan Eva.
“Eva, kau adalah anak ku, dan Revand adalah kakak kandung mu.” Ucap Mahesha habis meminum kopi nya.
“Uuuhhuuukkk…uuhhuukk…” Hendra terbatuk saat hendak minum.
“Hah…?” respon Eva.
Mahesha berdiri dan mulai bercerita.
“Sekitar 24 tahun yang lalu, isteri ku, Maria Tasyalona yang juga adalah ibu mu beserta kakak mu Revand berlari dari kejaran musuh, Deadly Poison…..
“Deadly Poison? Maksud mu? Papa ku Michael Lee?” Tanya Vicky memotong kalimat Mahesha.
Mahesha melihat Vicky.
“Iya, tapi pada saat itu di bawah kendali Marvel.” Jawab Mahesha.
“Isteri ku baru melahirkan sekitar 2 minggu. Dan Revand saat itu berumur 11 tahun an. Pada saat itu aku di kurung di dalam ruang bawah tanah yang sempit dan gelap. Tentu saja mereka menyiksa ku berkali-kali. Aku bisa keluar dari tempat itu, saat anak buah ku berhasil menemukan dan membantu ku.
Tapi aku terlambat, aku kehilangan isteri yang membawa mu dan Revand. Mayat Maria di temukan dengan keadaan rusak karena mengalami penyiksaan. Seluruh tubuh nya terdapat banyak luka pukul dan wajah nya juga sebagian hancur. Bahkan dokter memeriksa bahwa dia beberapa kali...…di perkosa oleh mereka.” Mahesha beberapa kali membuang nafas, berusaha untuk bersabar dan melanjutkan kembali cerita nya.
“Itu semua ulah kalian, Michael Lee, aku ingin membunuh kalian semua keturunan nya!!” teriak Revand terpancing amarah.
“Diam Revand!!” Mahesha berteriak pada Revand.
“beberapa hari kemudian, ada informasi bahwa Revand di temukan di pinggiran sungai dengan keadaan yang mengenaskan, nyaris meninggal.
__ADS_1
Aku segera datang ke Indonesia, beberapa bulan perawatan Revand, kami kembali
lagi ke Singapura. Revand di rawat di
rumah sakit ternama, tapi dia harus kehilangan tangan kanan nya yang sudah
membusuk. Dan aku menyetujui untuk di amputasi, dan di gantikan dengan tangan
robot seperti yang kalian lihat saat ini.” Ucap Mahesha.
Semua langsung melihat lengan Revand. Eva sedih, berusaha menahan air mata nya,
sedangkan Lucifer memeluk Eva dari samping untuk menguatkan Eva agar tidak
larut dalam kesedihan nya.
“Setelah beberapa tahun berlalu, aku berpikir untuk berhenti. Aku sudah kehilangan isteri dan anakku, dan sekarang aku hanya
memiliki putera ku yang masih koma. Aku berusaha bangkit lagi. Aku tidak
kekurangan uang sama sekali, tapi aku kehilangan keluarga ku. Deadly Poison
tidak berhenti sampai di situ, mereka tahu aku masih hidup, beberapa kali masih melakukan perlawanan, meskipun kami tidak membalas nya. Aku tidak mau ada korban lagi, aku menyuruh anggota ku untuk bubar dan silahkan keluar dari Black Dragon, walaupun ada yang keluar, tapi masih lebih banyak lagi yang bertaham dengan ku.
“Beberapa tahun kemudian Deadly Poison kembali menculik ku lagi, saat itu mereka tidak tahu kalau Revand ada bersama ku walaupun koma. Entah apa alasan nya. Ketika itu aku melihat Michael, isteri nya dan anak
perempuan nya juga ikut di tahan. Lalu marvel memperkosa isteri Michael di depan Michael dan anak perempuan nya. Aku berteriak agar dia menghentikan kejahatan nya itu…..
“Tidak…. Itu tidak mungkin, paman Marvel tidak mungkin melakukan itu!!” teriak Vicky.
“Itu lah yang sebenar nya terjadi. Setelah dia memperkosa mama mu, dia membiarkan anak buah nya melakukan hal yang serupa.
“Beberapa hari kami di tahan bersama. Bahkan mama mu sudah sekarat tapi mereka tidak berhenti melakukan nya. Marvel datang lagi, setelah mereka puas dengan mama mu, lalu membunuh nya, dan sasaran berikut nya adalah gadis kecil yang mungkin itu adalah adik mu. Gadis itu selalu memohon agar
paman mu melepaskan nya, tapi dia yang lebih dulu memperkosa nya dengan penuh
nafsu…..
“Tidak…. Hhikksss….hhiikkkksss…… adik ku yang malang, Dyna……”Vicky menangis.
“Aku harus membunuh nya….
“Tunggu dulu, kau hanya mengantar kan nyawa mu saja.” Tahan Marvel.
“Lalu….lalu kau di mana ….Lucifer? kenapa kau tidak menjaga mereka? Apa seperti itu balasan mu?” teriak Vicky.
Lucifer hanya diam
“Jawab aku… kenapa kau hanya diam saja. Apa yang kau lakukan? Apa kau bersembunyi???” Vicky menarik kerah baju Lucifer.
Eva dan Cleo berusaha melerai mereka.
__ADS_1
“Vicky, tenang kan diri mu.” Ucap Cleo.
“Aku di penjara karena kau juga bang**t….” jawab Lucifer melempar tubuh Vicky hingga terjatuh.