SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA

SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA
Episode 297


__ADS_3

“Di mana memang nya kau meletakkan terakhir Hp mu?” tanya rekan penculik pada teman nya.


“Aku juga gak tahu. Aku lupa apakah jatuh atau lupa meletakkan di mana.” Si pemilik ponsel menggaruk kepala nya karena panik.


“Gawat kalau ada yang menemukan nya, bisa saja kita akan ketahuan, dan bos kita menghubungi mu lewat Hp mu itu. kau itu memang gob**k.” dia memukul kepala teman nya dengan keras.


“Bagaimana ini? Apa sebaik nya kita kasih tahu sama bos besar? Tapi aku takut kalau aku di bunuh.” Di rasakan sangat ketakutan, karena bos nya yang tidak pernah memberikan kesempatan pada orang yang sudah melakukan kesalahan.


“Coba cari dulu. Ini, kau pakai hp ku dan hubungi nomor mu. Kalau masih aktif, berarti hp mu sudah ada dengan seseorang, dan itu lebih gawat lagi. Mudah-mudahan saja sudah tidak aktif.” Harap rekan nya yang ikut


panik juga.


Ponsel yang sebenar nya di pakai Arshinta adalah milik si penculik itu. di ambil saat si penculik mesum itu ingin bermain s*x dengan


korban anak laki-laki yang di selamat kan Arshinta.


Tapi mereka tidak berpikir kalau Shinta lah yang dengan berani mengambil hp mereka.


Ponsel itu di sembunyikan Shinta di bawah kasur tempat nya duduk atau tidur. Bos besar sudah memberikan kasur empuk walaupun tidak terlalu bersih untuk Arshinta.


Orang yang sangat dekat dengan Ashinta saat ini adalah Natha, walaupun pria itu yang sangat memiliki rasa takut yang berlebihan.


Gedung kosong, tempat korban di sekap dan di tahan. Semua korban setiap hari di pilih untuk di keluarkan dari gedung itu. entah hidup atau mati, tidak ada yang tahu kecuali si korban dan si pelaku.


Korban yang cantik dan mulus, akan di pisahkan dengan korban yang jelek dan miskin. Karena harga jual mereka berbeda.


Tentu saja, Arshinta dan Natha berada dalam kategori harga tinggi.


“Shinta, kau mau kemana?” Natha memanggil Shinta yang berjalan-jalan menghampiri korban-korban lain yang sebaya nya.


Shinta diam. Dia mengabaikan pertanyaan dari Natha.


“Hallo, aku Shinta, nama kamu sapa?” tanya gadis kecil itu duduk di hadapan gadis kecil yang setahun di atas nya.

__ADS_1


“Aku Ina.” Gadis kecil itu menjawab dengan gugup.


“Udah beyapa lama di sini?” Arshinta bertanya lagi sambil menatap Ina yang baru di kenal nya.


“1 bulan.” Jawab nya singkat.


“1 bulan? Kenapa lama sekali? Ina suka tinggayl di sini? Kenapa enggak pulang ke yumah?” tanya Shinta.


Ina hanya diam melihat Shinta yang masih menunggu jawaban dari nya.


Gadis kecil itu hanya menggelengkan kepala.


“Tante Ina yang kasih Ina sama om penculik itu. Kata nya biar bisa makan.” Jawab Ina dengan polos nya.


“Ish…ish….ish…. tante Ina jahat ya. Mana bisa makan di sini. Enggak beysih. Papa dan mama nya di mana?” tanya Shinta lagi yang sekarang suduh duduk begitu saja di lantai yang sangat kotor.


“Udah gak ada. Ina gak suka tinggal di sini. Ina mau keluar….” Gadis kecil itu menangis. Dia tidak bisa menahan kesedihan nya lagi.


“Jangan nangis Ina….hhhhuuuhhuuu…..hhhhhuuuuhhhuuuu…”


Ina diam, berhenti menangis. Dia melihat Arshinta yang juga berhenti menangis.


“Ina, kamu nanti akan keluay kok, papa ku sedang mencayi kita, dan membebaskan kita.” Arshinta berbisik di telinga Ina.


“Kamu janji ya, akan membebaskan ku dari sini.”


“Iya, janji.” Arshinta memberikan jari kelingking nya sebagai tanda terikat nya janji di antara mereka.


“Aku tidak mau tinggal lagi dengan tante. Aku akan cari kerjaan dan tempat tinggal.” Ucap Ina yang trauma dengan tante nya.


“Kalau begitu Ina tinggal sama ku saja?” tanya Arshinta dengan polos nya.


********

__ADS_1


“Papa, apa Shinta baik-baik saja di sana?” Evano yang berada di pangkuan Lucifer.


“Tentu sayang. Kemarin papa sudah bicara dengan nya. Kata nya kak Vano jangan khawatir. Kalau Vano khawatir, nanti Shinta marah loh. Shinta kan adik Vano yang sangat hebat dan kuat.” Dia mencium kepala Vano yang serius mendengar nya.


“Papa, Vano janji, akan jaga Shinta. Vano akan belajar berkelahi sama tembak-tembak.” Vano mengangkat wajah nya dan melihat Lucifer.


Lucifer tersenyum mendengar kalimat putera nya itu.


“Iya sayang, papa percaya kok sama kamu. Kelak, kamu yang akan menjaga mama, papa dan adik mu.” Dia memeluk Evano.


Ceons datang dengan anak buah nya.


“Tuan, ada yang ingin saya sampaikan.” Ceons masih menahan informasi nya, melihat ada Evano di pangkuan Lucifer.


“Vano, kamu temanin Rafhael ya. Papa mau bicara dulu sama teman papa.” Suruh nya.


“Iya pa. Vano pergi dulu ya paman Ceons..” Vano berlari melambaikan tangan yang di balas lambaian tangan dari Ceons.


“Duduk lah.” Suruh Lucifer.


Revand yang juga ada di situ, sambil menunggu kabar dari anak buah nya.


“Tuan Lucifer, kami perkirakan kalau nama yang Shinta sebutkan itu adalah Shadow. Seperti nama panggilan nya yang arti nya bayangan, belum pernah ada yang berhasil bertemu atau menangkap nya hingga saat ini.


Untuk cirri-ciri nya pun tidak ada yang tahu. Ada yang bilang dia memakai topeng, ada yang bilang tidak memiliki rambut, dan banyak kabar lagi. Hanya saja orang ini memang ada kelainan s*x. dia mengidap pedofilia. Bahkan dia sering melakukan nya pada anak kandung nya sendiri sampai berusia 15 tahun, di atas 15 tahun, akan di buang, di bunuh atau di jual.” Ucap Ceons.


Ada kegeraman yang di rasakan Revand dan Lucifer.


“Shadow saat ini di perkirakan berusia 46 tahun. Dia memiliki koneksi dengan oknum-oknum yang kuat. Tidak ada yang berani mengungkap kejahatan nya. Dulu ada yang berniat balas dendam, tapi mayat nya dan keluarga nya di bunuh di lemparkan hidup-hidup di kandang beruang. Dan tentu saja semua menutup mata, mulut dan telinga dengan kasus ini. Mereka lebih memilih


menyelamatkan diri dan keluarga nya sendiri dari pada ikut campur.


“Tapi semua anak buah nya termasuk sangat setia. Sebenar nya sih tidak setia sekali hanya saja karena siapapun yang ingin bergabung bekerja sama dengan nya, akan di berikan racun berbentuk pil. Yang setiap 2 minggu satu kali harus meminta penawar pada Shadow. Dan kalau ada anak buah nya yang

__ADS_1


menghilang atau tertangkap, maka pil itu bisa buat menjadi kematian yang tiba-tiba. Tapi bayaran untuk mereka tidak main-main, antara 800 sampai 1 milyar. Maka nya banyak yang bergabung tanpa pikir panjang.” Ucap nya lagi.


Mereka menghela nafas bersamaan. Antara ngeri dan kesal dengan aksi bejat Shadow.


__ADS_2