SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA

SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA
Episode 236


__ADS_3

Lucifer menceritakan semua nya.


“Lalu bagaimana Adam bertemu dengan Vicky?” Tanya Eva lagi.


“Sebenar nya aku baru datang dari Indonesia. Lalu aku mendengar paman Marvel mengatakan akan membantu Lucifer untuk melawan Black Dragon. Dia akan mengerahkan anak buah nya. Dan aku juga ingin membantu Lucifer melawan Black Dragon. Aku bertemu dengan nya dalam perjalanan, dan mengikuti nya.” Vicky menjawab pertanyaan Eva.


Eva menganggukkan kepala nya.


Lucifer tidak berpikir apa-apa lagi.


“Sayang, apa kau mau kita pergi dari Negara ini?” Lucifer bertanya pada Eva dalam rangkulan nya.


“Ke mana?” Tanya Eva.


“Ke…


“Lucifer, tolong jangan bawa puteri ku jauh dari ku.” Pinta Mahesha.


“Kami baru bertemu dan berkumpul.” Ucap nya lagi.


Eva melihat suami nya.


“Eva sedang hamil, bagaimana kalau kalian tinggal di sini sampai dia melahirkan?” Tanya Mahesha.


“Biarkan kami merawat nya dan melihat cucuku. Ku mohon…………


“Baik papa, aku mau tinggal di sini.” Eva menjawab dengan senyum manja nya.


Mahesha dan Revand menunggu jawaban dari Lucifer. Eva melihat suami nya.


“Boleh ya sayang?” pinta nya manja.


Lucifer berpikir sebentar.


“Baik lah sayang. Kita akan tinggal di sini sampai kamu melahirkan.” Jawab nya menganggukkan kepala nya.


“Terimakasih sayang ku.” Eva memeluk suami nya.


“Terimakasih nak Lucifer, kami akan menyiapkan kamar untuk kalian. Maurer suruh pelayan mempersiapkan kamar untuk puteri dan menantu ku.” Pinta Mahesha senang.


“Baik tuan.” Maurer segera menemui pelayan.


“Kak, apa kau tidak akan membalas dendam……..


“Ssstt…” Lucifer memberi kode pada Vicky agar diam.


Dan Vicky diam seketika namun masih bingung.


Eva heran, kenapa Vicky tiba-tiba diam.


“Cleo, tolong bawa Eva ke kamar nya.” Pinta Lucifer.


“oh…baik lah”. Cleo merasa ada sesuatu yang harus di bicarakan kelompok laki-laki itu.


“Va, ayo aku bawa kamu kekamar. Sekalian aku ingin banyak berbicara dengan mu.” Ajak Cleo.

__ADS_1


“Sementara ini kalian di kamar kakak dulu Va, pelayan masih membersihkan kamar untuk kalian.” Ucap Revand bangga sebagai kakak.



Eva merasa sedikit canggung dengan kalimat tadi.


“Baiklah…kakak. Aku pinjam kamar nya dulu ya.” Ucap Eva tersenyum.


Revand membalas dengan senyum senang nya.


“Akhir nya aku bertemu dengan adik ku.” Gumam Revand.


*****************


“Aku sudah menyuruh Aris dan Ceons menangkap Marvel.” Ucap Lucifer meminum kopi nya.


“Biarkan aku membunuh nya kak Lucifer. Aku sangat kecewa dan membenci nya.” Ucap Vicky.


“Tidak, biar aku yang membunuh nya. Dia telah membunuh mama ku dan…


“Revand, dia sudah membunuh semua keluarga ku! Mama dan adik ku di perkosa nya, papa ku di bunuh. Aku lebih banyak menderita…” teriak Vicky berdiri.


“Kau hanya kehilangan mama mu, bahkan kau sudah menemukan adik mu.” Ucap nya lagi.


Lucifer hanya diam saja.


“Bagaimana dengan mu nak Lucifer?” Tanya Mahesha.


“Aku sudah menemukan isteri ku. Jujur saja aku tidak perduli lagi. Terserah kalian mau apakan dia. Aku akan membantu kalian membawa nya ke hadapan kalian.” Jawab nya santai.


“Target nya adalah Marvel.” Ucap Lucifer.


“Jangan lupa Biyan, dia sangat ahli dalam beladiri.” Ucap Vicky.


“Hahahahaha…. Kau jangan lupa juga, Maurer kami lebih ahli dalam bidang nya.” Ucap Revand bangga.


“Bagaimana kalau kami menyuruh Maurer yang memimpin anak buah ke lapangan?” Tanya Revand.


“Terserah.” Jawab Lucifer cuek.


*******************************


“Apa benar Revand yang menculik mu ke sini Va?” Tanya Cleo.


“Iya, awal nya aku sangat takut pada nya, ternyata dia memiliki sisi lembut, seperti Lucifer.” Jawab Eva.


“Dan sekarang kau senang kan, bisa bertemu dengan kakak dan papa mu.” Ucap Cleo.


“Tentu. Sangat senang. Dan aku punya kakak. Dari dulu aku pengen banget punya kakak cowok, biar ada yang menjaga ku.” Ucap Eva.


“Tapi sebelum kau bertemu dengan kakak mu, kau sudah bertemu Lucifer, dan dia yang lebih dulu menjaga mu.” Ucap Cleo.


“Iya, aku sangat beruntung sekali bisa bertemu dan menikah dengan nya. Tidak playboy, tidak gila kekuasaan, terbuka dan bijaksana. Itu penilaian menurut ku ya.” Ucap Eva.


“Iya, itu menurut mu. Kalau menurut orang lain, suami mu itu kejam, sinis, tidak pernah tersenyum, hanya lirikan tajam seperti ingin

__ADS_1


membunuh saja. Apalagi kalau berhubungan dengan mu, siapa saja yang menyakiti


mu, haabbiisss….” Ledek Cleo.


“hahahaha…. Vicky juga pasti seperti itu kan.” Ucap Eva.


“Iya, tapi lebih sadis lagi Lucifer. Tapi dia tidak pernah menyakiti mu sedikit pun? Atau apa dia pernah curiga kau selingkuh?” Tanya


Cleo.


“Dia sangat dewasa Cleo, seperti yang aku bilang tadi, kalau dia merasa ada yang ingin di tanyakan dari ku, dia akan bertanya tanpa ragu. Sama seperti ku juga, beberapa kali aku menemui wanita yang mengenal dan dekat


dengan nya, setiap aku bertanya, dia selalu menjawab dengan jujur. Dan yang aku


sukai ketika dia berbicara pada ku, tatapan mata nya melihat ku dengan jujur.”


Ucap Eva.


“Kadang aku takut juga, karena aku, bisa membuat nya marah dan melakukan hal kejam yang akan membuat nya menyesal.” Ucap nya dengan sedih.


“Aku tahu apa yang di lakukan nya ketika aku di culik anak buah nya Marvel kesini. Aku sampai kasihan pada Lisna yang terkena sasaran.” Ucap nya lagi.


“Aku minta maaf juga pada mu, kau terkena imbas nya.” Eva menggenggam tangan Cleo.


“Aku tidak apa-apa.” Ucap Cleo.


“Sekarang semua sudah jelas, dan sudah lebih baikkan. Kesalahpahaman sudah di selesaikan. Mudah-mudahan kehidupan kita berikut nya lebih baik lagi.” Ucap Cleo.


Eva menganggukkan kepala nya.


“Lalu, bagaimana dengan hubungan mu dengan Vicky? Apa kalian berencana menikah?” Tanya Eva.


“Iya, awal nya kami ingin menikah di Indonesia, tapi seperti nya kami akan lama di Singapura, jadi kami akan menikah di sini.” Jawab Cleo.


“Wah, bagus itu. Jadi aku bisa datang di pernikahan kalian.” Ucap Eva.


“Oh ya, Lisna dan Steven kirim salam pada mu dan Lucifer. Mereka sudah menikah sebelum kami ke sini.” Kata Cleo.


“Padahal aku udah berencana untuk datang ke pernikahan mereka. Tapi semua berjalan dengan lancar kan?” Tanya Eva.


“Iya, tidak ada masalah.” Ucap Cleo.


TTOOKK….TTOOKK….TTOOKK….


“Masuk.” Suruh Eva.


Ternyata Lucifer yang mengetuk pintu.


“Maafkan aku mengganggu kalian. Sayang kamar untuk kita sudah selesai di bersihkan. Sebaiknya ayo kita kesana.” Ajak Lucifer.


“Kalau begitu aku keluar dulu ya Va, kami juga akan pulang.” Cleo pamit dan segera keluar menemui Vicky.


“Hati-hati di jalan ya.”  Ucap Eva.


Lucifer berjalan mendekati Eva.

__ADS_1


__ADS_2