SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA

SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA
EPISODE 153


__ADS_3

Pagi hari....


Eva membuka mata nya.


"Sudah bangun isteri ku? " Lucifer baru masuk ke kamar, membawa makanan di nampan.


"Kau sudah bangun? tumben pagi banget bangun nya? " Eva mengucek mata nya.


"Pagi? Sekarang sudah jam 11 siang sayang. " Lucifer meletakkan nampan di atas meja.


"Hah? jam 11?" Eva melihat Hp nya. Ternyata benar sudah jam 11.


"Kenapa kau tidak membangun kan ku, biar aku siapkan sarapan. "Eva membenarkan posisi nya.


"Tidak apa-apa, aku lihat kau tidur dengan nyenyak, dan mungkin kau juga sangat kelelahan. " Lucifer duduk di samping Eva.


"Apa kau mau mandi? mau di mandikan? " tanya Lucifer.


"Gak usah, aku mandi sendiri saja. " jawab Eva gugup.


"Tidak apa-apa, aku akan membantu mu mandi. " ucap Lucifer.


"Gak mau, biar aku sendiri saja. " Eva tetap bersikeras.


"Apa kau takut aku akan melakukan nya lagi? " bisik nya.


"Aku janji tidak akan melakukan nya. Kau tahu kan aku tidak pernah melanggar apa yang aku katakan." ucap Lucifer meyakin kan isteri nya.


"Janji? " Eva meminta janji.


Lucifer menganggukkan kepala nya sambil tersenyum.


"Tadi malam kau sudah melakukan nya sampai beberapa kali, tubuh ku sangat sakit sekali nih sekarang. " Eva mengeluh sambil memegang pinggang nya.


"Hahahaha.... hhhmmm... aku janji... janji sayang. Sekarang ayo aku bantu kamu mandi. Aku mau mengajak mu ke suatu tempat. " ucap Lucifer.


"Mau kemana? "tanya Eva penasaran.


"Melihat teman-teman nya Aris. " jawab Lucifer.


Eva mengernyitkan dahi nya.


"Teman-teman nya? " tanya Eva.


"Waktu itu kan kau mau kita ke ragunan, mau melihat sepupu atau teman-teman nya Aris kan? " Lucifer mengingatkan rencana perjalanan mereka yang batal.


"Hahahahaha.... kau jahat sekali, tapi kau juga lucu. " Eva tertawa lucu.


Lucifer senang melihat senyum dan tawa Eva.


"Apa kau mau makan dulu atau mandi? " tanya Lucifer.


"Aku mandi saja dulu. " eva berusaha turun dari ranjang nya.


Lucifer menggendong Eva dengan sigap.


"Eeehhh.... tunggu. " Eva tidak sempat menutupi diri nya yang tela****g.


Lucifer membawa ke kamar mandi, meletakkan nya ke dalam bath up. Lalu dia duduk di belakang Eva.

__ADS_1


Mengambil spons dan sabun cair.


"Kita sudah suami isteri, kau sudah melihat ku telan***g, aku juga. Jadi tidak usah merasa malu. " ucap Lucifer sambil menggosok punggung Eva.


"Kelak kalau suatu saat aku sakit atau lumpuh, kau yang akan mengurus ku, bahkan memandikan ku. Begitu juga sebalik nya ketika kau sakit. Aku akan mengganti pakaian mu. " ucap Lucifer.


Eva diam, menyimak apa yang di katakan suami nya.


"Aku menyukai mu bukan karena tubuh mu, aku menikahi mu bukan karena ingin sekedar melampiaskan nafsu bawah ku. Tapi aku menikahimu karena ingin menjaga, melindungi mu. Dan aku sangat.... sangat mencintaimu. " ucap nya dengan serius.


Eva berusaha menahan air mata nya. Dia merasa malu kalau menangis.


"Waduh... ternyata banyak banget bekas gigitan ku di tubuh nya. Bisa marah nanti isteri ku ini. " gumam Lucifer saat melihat banyak cup**g di tubuh isteri nya.


"Te... terimakasih. " jawab Eva.


"Untuk apa? " tanya Lucifer.


"Karena.... karena kau menjaga dan mencintaiku. " jawab Eva.


"Awal nya aku pikir kau menikahi ku hanya untuk mengolok-ngolok ku. " ucap Eva.


"Aku anak yatim piatu, tidak pernah merasakan kasih sayang dan cinta dari siapapun, walaupun aku di adopsi. " Eva berusaha menahan air mata nya.


"Sekarang kau tidak usah sedih dan takut. Suami mu yang kaya dan tampan ini akan selalu berada di samping mu, tidak akan membiarkan siapapun menyakiti mu." ucap Lucifer mencium kepala Eva.


"Kau adalah separuh nafas ku. " ucap Lucifer.


"Hah? separuh nafas? separuh nya lagi untuk wanita lain donk? " canda Eva.


"Ya enggak lah, separuh nya lagi ya nafas ku. " jawab Lucifer membalas candaan Eva.


"Aku pikir separuh nya untuk Cleo, hehehehe. " canda Eva lagi.


"Adam, bagaimana kalau Cleo di kenalin dengan Aris, Hendra atau William? siapa tahu di antara mereka ada yang berjodoh? " tanya Eva membalikkan badan nya, sehingga berhadapan dengan Lucifer tanpa sadar.


"Eehheemmm... sekarang kamu tidak malu seperti ini? " goda Lucifer.


Eva tersadar dengan ucapan suami nya, dia langsung membalikkan badan nya.


"Kalau mereka berjodoh, aku tidak keberatan. Asal jangan mencuri mu dari ku. " ucap Lucifer.


Tidak ada obrolan, Eva asik main busa sabun yang semakin banyak.


"Sebenar nya aku ingin bertanya tentang Vicky, tapi entah kenapa aku takut itu akan membuat nya sedih." gumam Eva.


"Sekarang aku akan menyirami mu, supaya cepat selesai. Nanti kau bisa masuk angin kalau berlama-lama di sini. " ucap Lucifer.


Eva menganggukkan kepala nya.


"Habis mandi kamu makan dulu sebelum kita berangkat. " ucap Lucifer.


"Apa kau sudah makan? " tanya Eva.


"Aku sudah minum kopi tadi. " jawab Lucifer.


"Tuh kan... kamu nyuruh aku makan, kamu sendiri males banget makan. Aku gak mau makan. Aku minum kopi saja. " ucap Eva kesal.


"Hhhmmm..... baiklah sayang, kita akan makan bersama. Sudah senang sekarang kan? " tanya Lucifer.

__ADS_1


Eva menganggukkan kepala nya dengan senang.


**************


Vicky menghisap rokok nya, duduk dekat jendela kaca nya.



Flashback on.....


"Apa? mereka meninggal? kenapa? kenapa paman? " tanya Vicky via panggilan telepon.


"Vicky, mereka di bunuh oleh pihak kelompok lain. Bahkan adik perempuan mu mengalami kekerasan se*ual sebelum di bunuh" ucap paman nya.


"Apa? tapi Dyna masih kecil paman, baru 7 tahun, bagaimana itu bisa terjadi? " tanya Vicky emosi.


"Hasil visum dari rumah sakit mengatakan selaput di bagian vi**l nya robek dan mengeluarkan banyak darah. Dan.... dan...


"Dan apa paman???? " tanya Vicky teriak.


"Kata pihak rumah sakit, Dyna mengalami nya dengan lebih dari lima pria. " ucap paman nya.


"Bre****k... ban***t.... aku akan membunuh mereka, aku ingin menghajar nya.... " teriak Vicky.


"Vicky, musuh kita sangat kuat, dan yang bisa membantu membalaskan dendam ini adalah Lucifer. Hanya dia yang bisa melakukan ini. " ucap paman nya.


"Di mana dia sekarang paman? " tanya Vicky.


"Dia... dia baru di keluarkan dari penjara, tapi paman tidak tahu dia kemana. Tidak ada yang mengetahui keberadaan nya. " jawab paman.


"Apa dia tahu tentang kejadian ini? " tanya Vicky.


"Dia tahu, tapi dia tidak mau ambil sikap. Dia mengabaikan nya. Tapi paman yakin, kamu bisa membujuk nya untuk membalas kan dendam keluarga kita. " ucap paman nya.


Flashback of......


"Kak, ikutlah dengan ku. Ayo kita balas dendam untuk kematian keluarga kita. Apa kau tidak menyangi Dyna? orang tua kita? " gumam Vicky menghisap rokok nya.


"Kalau perlu, bunuh isteri nya. Agar 'aura iblis' nya keluar. " tegas paman nya.


Vicky teringat dengan kalimat paman nya.


.


.


.


.


.


.


.


.


BAGAIMANA KISAH SELANJUT NYA? SIAPA YANG MEMBUNUH KELUARGA VICKY? KENAPA LUCIFER TIDAK MAU MEMBALAS DENDAM?

__ADS_1


MINTA DUKUNGAN NYA DENGAN LIKE N VOTE, BIAR SEMAKIN SEMANGAT UP NYA.


TERIMAKASIH....


__ADS_2