SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA

SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA
EPISODE 74


__ADS_3

"Itu karena anda yang menatap ke arah ku. " bela Eva.


"Sebenar nya aku tidak serius menatap mu, hanya saja karena kau sedang tersenyum ke arah ku, aku jadi memperhatikan tingkah mu yang menurut ku aneh, itu saja. " ucap Lucifer serius membawa mobil.


"Tapi tuan, menurut anda, kenapa kita bisa bertemu sampai 3 kali? " tanya Eva lagi.


"Apa kita.... berjodoh? " tanya Eva malu.


Lucifer diam, teringat dengan ucapan Steven.


"Tidak, itu hanya kebetulan saja. " jawab Lucifer.


Eva juga merasa seperti itu.


"Sekarang aku ingin bertanya pada mu. " ucap Lucifer.


"Tidak boleh tuan. " ucap Eva balas dendam.


"Apa? " tanya Lucifer kaget.


"Hahahahaha..... bercanda kok, hehehehehehe, anda mau menanyakan apa tuan? " ucap Eva.


Hhhmmm.... apa kau menyukai ku? " tanya Lucifer.


"Oh my.... kenapa dia bertanya seperti itu? ini pertanyaan jebakan atau bagaimana?" gumam Eva.


"Kenapa? jawab... kalau kau berbohong, aku akan marah dan melakukan perhitungan pada mu. " ucap Lucifer melihat Eva.


"Mmmm..... Sebenar nya, saya tidak ada perasaan suka pada anda tuan, mmmm.... saya hanya menganggap anda sebagai pahlawan saya. " jawab Eva serius.


"Pahlawan? maksud nya? " Tanya penasaran.


"Iya, karena anda sudah beberapa kali menyelamatkan saya, walaupun anda memiliki wajah Iblis... ehhh.... maaf tuan.. maaf. " Eva menutup mulut nya.


Lucifer hanya melirik Eva.


"Maksud saya, walaupun anda bersikap dingin, tapi sebenar nya anda memiliki hati yang baik, maka nya saya anggap anda sebagai pahlawan saya. " jawab nya lagi.


"Hhhheeemmm.. " jawab Lucifer.


"Anda kan pernah bilang pada saya, kalau anda tidak menyukai saya. Tapi kalau seandai nya di masa depan anda berubah dan menyukai saya, tidak apa-apa kok tuan, saya akan belajar untuk menyukai anda, dan saya akan menghargai usaha anda. " ucap Eva.


"Hahahahahahaha...... " tawa Lucifer.


"Oh my.... dia tertawa.. " gumam Eva.


Lucifer tertawa sampai wajah nya memerah.


"Eva.... Eva... " ucap Lucifer sambil tertawa.


"Candaan mu lucu, sangat lucu. " ucap Lucifer melirik Eva.


"Itu tidak akan mungkin terjadi, percaya lah pada ku. " ucap Lucifer serius.


"Awas aja ntar kalau jadi bucin pada ku... hhmmmm... " gumam Eva.


"Tapi, kalau ternyata kau menyukai ku, aku tidak akan melarang mu, asal kau selalu berusaha membuat ku meyukai mu, aku hargai itu. " balas Lucifer.


"Dan aku tidak akan membohongi perasaan ku, kalau aku suka pada mu, aku akan jujur. " ucap nya serius.


"Siapa saja memiliki hak untuk menyukai ku, termasuk kamu. " ucap nya lagi.


Eva hanya diam. Tidak tahu mau berbicara apa.


Suasana menjadi sepi, tidak ada obrolan. Hanya serius menatap jalan raya.


"Tuan, apa mungkin kita..... "


"Kita sudah sampai... " ucap Lucifer memotong kalimat Eva.


__ADS_1


Lucifer memarkirkan mobil nya di parkiran.


"Waw.... ternyata kita datang ke sini ya tuan? " ucap Eva senang sambil membuka pintu mobil.


Eva sangat senang dengan tempat itu.


"Ayo masuk.. " Ajak Lucifer.


"Selamat datang tuan dan nona. " sapa karyawan cantik di butik itu.


Lucifer hanya mengangguk kepala nya. Sementara Eva melemparkan pandangan nya di dalam ruangan itu.


Seorang lelaki tampan yang kemayu datang menghampiri mereka.


"Hey tampan... apa kabar. " ucap laki-laki pemilik butik tersebut sambil memeluk Lucifer.


Lucifer hanya mencoba melepas pelukan dari laki-laki kemayu bernama Betty itu.


"Lepas kan aku. " ucap Lucifer.


"Kau masih seperti itu terus ya... ada apa kau kemari?" tanya Betty membelai pipi Lucifer.


"Ini siapa? " tanya Betty lagi menunjuk Eva.


"Hallo, saya Eva. " sapa Eva mengulurkan tangan nya.


"You siapa? " tanya Betty.


Eva tidak berani menjawab, dia hanya melirik Lucifer.


"Dia calon isteri ku. " ucap Lucifer.


"Ccciiinnn... benar kah itu? " tanya Betty kaget.


"Aku tidak suka mengulang kalimat ku. " ucap Lucifer.


"Kau ajak dia memilih pakaian pengantin nya. " suruh Lucifer.


Eva melirik Lucifer, Lucifer hanya menganggukkan kepala nya dan melambaikan tangan nya agar Eva pergi.


"Sini... sini... you tinggal pilih azza... mau yang mana. " ucap Betty menunjukkan koleksi baju pengantin nya.




"Wahhh.... cantik-cantik sekali, saya tidak tahu mau milih yang mana hehehehe. " ucap Eva.


"Kalau begitu, kau coba memakai yang ini. " ucap Betty memberikan pakaian pengantin.


"You ganti di ruangan sana, " tunjuk Betty.


"Lisa, tolong bantu nona cantik ini mengganti pakaian nya. " suruh Betty pada karyawan nya.


"Baik Incess. " jawab Lisa.


"Silahkan nona. " ajak Lisa.


Betty menghampiri Lucifer yang sedang duduk.


"Hey tampan... kenapa kau mau menikah?" tanya Betty mendekati Lucifer.


"Bet... menjauh lah... risih aku dekat dengan mu. " suruh Lucifer.


"Hahahahaha..... kalau kau risih, ngapain ke sini. " ejek Betty.


"Aku tidak mengenal orang lain lagi. " jawab Lucifer acuh.


"Hheemmm... " jawab Betty.


"Kau benaran serius mau menikah dengan nya? " tanya Betty penasaran.

__ADS_1


"Apa aku terlihat berbohong? " tanya Lucifer balik.


"Aku tidak suka bermain dengan pernikahan. " tambah nya lagi.


"Apa kau mencintai nya? " tanya Betty lagi.


Lucifer hanya diam. capek dengan pertanyaan si Betty.


"Sebaik nya kau bantu calon isteri ku itu, jangan selalu menempel dengan ku. " ucap Lucifer menarik tangan nya yang di peluk Betty.


"Okey.... okey... tunggu ya beb... " Betty meninggalkan Lucifer duduk sendiri.



Berapa menit Lucifer menunggu Eva yang sedang mencoba gaun pengantin.


"Yuuhhuu.... tampan... coba lihat ini... " panggil Betty.



"Bagaimana? " tanya Eva yang keluar dari kamar ganti.


"Dia cantik... tapi aku tidak menyukai gaun nya. " gumam Lucifer.


"Ganti, aku tidak menyukai nya. " ucap Lucifer.


"Oke... sebenar nya, saya juga tidak suka tuan, terlalu pendek. " bisik Eva pada Lucifer, agar tidak di dengar Betty.


Eva kembali keruangan ganti, dan Lucifer menunggu lagi.



"Tuan... bagaimana? " tanya Eva yang keluar dari ruang ganti.


"Gaun apa itu, kenapa seperti ikan hias? "gumam Lucifer tidak suka.


"Apa kau menyukai nya? " tanya Lucifer.


"Sebenar saya tidak suka di bagian bahu dan dada nya tuan, dingin banget, paha nya juga terlalu sempit, susah berjalan nya" jawab Eva berbisik lagi.


"Hey.... hey... kalian jangan berbisik ya. " ucap Betty kesal.


"Ganti. " suruh Lucifer lagi.


"Okey... " jawab Eva.


Lucifer menyentuh kepala nya, dia merasa pusing dengan kegiatan itu.


"Hahaahahha.... apa kau pusing sayang, sini, eike pijitin. " ucap Betty mendekati nya.


"Singkirkan tangan mu. " ucap Lucifer.


"Gak usah malu-malu sih ah... sekalian melepas kangen, hehehehehe. " ucap Betty memeluk Lucifer.


"Evvvaaaa...... sebaik nya kau keluar, gak usah di lanjutin lagi, kita pulang sekarang. " teriak Lucifer kesal.


"Nih banci kayak nya lagi sa**e " gumam Lucifer menjauh.


"Loh, kok terburu-buru sih, kan gaun nya belum di pilih. " ucap Betty.


Sesaat kemudian Eva datang.


"Ya ampun... apa yang sedang anda lakukan pada calon suami saya. " ucap Eva memisahkan Betty dan Lucifer yang sudah merasa jenuh.


"Hehehehehe.... cuma icip-icip dikit. " jawab Betty.


"Gak boleh... anda jangan sembarangan sama calon suami saya. " ucap Eva.


"Udah.. udah... kita pulang. " ucap Lucifer pergi duluan, di susul Eva dari belakang.


"Jangan lupa mampir ya cinnnn, hehehehehe. " ucap Betty.

__ADS_1


__ADS_2