SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA

SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA
EPISODE 144


__ADS_3

Vicky mengantar kan Cleo pulang, memakai mobil Cleo.


"Ini benar kan arah jalan ke rumah mu? " tanya Vicky.


"Mmm... " jawab singkat Cleo.


"Kau tinggal dengan siapa Cleo? " tanya Vicky sesekali melirik Cleo.


"Bukan urusan mu. " jawab Cleo mengabaikan .


"Hahahahahaha.... apa begini cara mu memperlakukan orang yang telah menolong mu? " tanya Vicky dengan tatapan menggoda nya.


"Aku tidak meminta mu menolong ku kan? " tanya Cleo acuh menatap arah jendela nya.


Vicky gemas melihat tingkah Cleo.


***************


"Adam, sarapan dulu. " Eva membuka pintu kamar.


Adam masih sibuk dengan kancing di pergelangan tangan nya.


"Sini biar aku bantu. " Eva meraih kancing kemeja Adam.


"Sayang, sabtu depan pernikahan Miranda. Apa kau masih ingat dengan nya kan? " tanya Lucifer.


"Anggota mu yang satu-satu nya wanita kan? " tanya Eva yang masih sibuk dengan kancing.


"Yups, dia akan menikah dengan Andreas, anggota ku juga. " ucap Lucifer.


"Oh ya, cinta lokasi donk? " tanya Eva menatap suami nya.


"Mereka di jodohkan sih. " jawab nya.


"Awal nya saja di jodoh kan. Nanti juga akan timbul benih-benih cinta. " ucap Eva.


"Lalu... apa cinta dari mu untuk ku sudah ada? " tanya Lucifer tangan nya mengalungkan leher Eva.


Eva gugup dan malu.


"Mmm.... sudah... aku... mencintaimu. " jawab Eva dengan malu-malu.


"Sejak kapan? " tanya Lucifer lagi.


"Entah lah.. aku juga gak tahu. " Eva tidak berani memandang Lucifer.


"Apa sejak malam indah kita? " bisik Lucifer menggoda.


"Adam.. " Eva mendorong pelan tubuh suami nya.


Lucifer menarik pelan tubuh Eva dalam pelukan nya. Kedua tangan nya sekarang sudah ada di pinggang Eva.


"Kau mau apa Adam?" tanya Eva gugup.


"Mau mencium isteri ku ini. " ucap Lucifer.


"Kau nanti terlambat bekerja loh. Lepaskan." tolak Eva lembut.


"Hanya berciuman saja, tidak harus telanjang kan. " bisik nya dengan suara bass nya.


"Adam... perkataan mu terlalu vulgar. " Eva tidak nyaman dengan kalimat itu.


"Vulgar juga kan untuk isteri ku. " Lucifer memeluk Eva.


Dia mengarahkan wajah Eva hingga berhadapan dengan nya.


"Sayang, bola mata kamu jangan bergerak kesana kemari, tatap aku. Tatap wajah tampan suami mu ini. " ucap Lucifer.


Di bilang seperti itu, wajah Eva semakin merah karena malu.


Seketika bola mata nya tertuju pada wajah suami nya.

__ADS_1


"Boleh kan? " tanya nya.


Eva menganggukkan kepala nya.


Lucifer langsung mencium bibir Eva dengan lembut. Eva tidak berontak. Dan dia menikmati nya.


"Ad... Adam... " Eva berusaha menghentikan aksi Lucifer.


"Mmm.... " balas Lucifer yang masih menikmati ciuman nya.


"Sudah cukup. Hentikan. " suruh Eva.


"Sebentar lagi sayang. " Jawab Lucifer yang masih menutup mata nya saat mencium Eva.


Awal nya Eva berontak, lalu dia membiarkan suami nya melanjutkan aksi ciuman nya.


"Ya udah, kasih waktu sebentar lagi saja. " gumam Eva.


Setelah di rasa Lucifer cukup, dia melepaskan ciuman nya.


"Sudah puas? " tanya Eva ngeledek.


"Hahahahaha.... sebenar nya sih belum. Tapi aku kasihan dengan bibir isteri ku ini, takut jadi seperti jontor, hahahahahaha. " tawa Lucifer.


Eva langsung meraba bibir nya. Takut benar terjadi.


"Karena ternyata masih baik-baik saja, kita lanjutkan lagi. " Lucifer menarik wajah Eva untuk di cium lagi.


"Adam, hentikan. Kau nanti akan terlambat. " ucap Eva.


"Hhmmm... baik lah sayang. Nanti malam kita akan lanjutkan lagi ya. Tapi bukan cuma sekedar ciuman saja ya. " goda Lucifer.


"Ayo sarapan dulu. Aku juga sudah lapar. " Eva menarik tangan Lucifer. Menuntun nya turun ke ruang dapur. Dan Lucifer tidak merasa keberatan.


***************


Tiba di depan rumah mewah milik Cleo.


"Buka pintu nya. " pinta Cleo.


"Vicky, cepat buka pintu nya !!" ucap Cleo lagi.


Vicky menarik tangan Cleo, mendekatkan tubuh Cleo pada nya. Lalu mencium paksa bibir Cleo.


"Mmmm..... " Cleo berusaha berontak.


Vicky masih memaksakan ciuman nya.


"Lepaskan brengsek!!! " teriak Cleo.


Dengan dorongan paksa dari Cleo, Vicky melepas pelukan dan ciuman nya.


"Buka sekarang pintu nya!!! " pinta Cleo sudah sangat kesal.


Vicky membuka pintu dan Cleo langsung keluar. Di susul Vicky.


"Semua laki-laki sama saja, sama-sama brengsek!! " caci Cleo marah.


"Oh ya... apa kau sudah merasakan semua laki-laki? " tanya Vicky.


"Diam kau. Sekarang pergi dari sini. " suruh Cleo.


Vicky merampas tas mini yang ada dalam genggaman Cleo. Mencari Hp milik wanita itu.


"berapa kode Hp mu? " tanya Vicky setelah menemukan Hp milik Cleo.


"Untuk apa? aku tidak akan memberitahukan mu. Kembalikan!! " teriak Cleo.


"Kalau begitu aku akan tetap di sini. Dan kita akan melanjutkan ciuman yang tadi. Bahkan bisa lebih panjang. " ancam Vicky dengan tatapan menggoda nya.


"Kau pikir kau bisa mengancam ku hah? " teriak Cleo.

__ADS_1


Vicky menarik tubuh Cleo lagi dengan cepat, tanpa ada pertahanan dari Cleo.



"Bagaimana? apa kau mau melanjutkan nya? " ancam Vicky.


Saat Vicky hendak mencium...


"Baik.. baik.. aku akan memberitahu mu. " Cleo menyerah juga.


Vicky melepaskan pelukan nya. Dengan tidak senang Cleo memberitahukan kode untuk membuka Hp nya.


Vicky memasukkan nomor nya di Hp Cleo, begitu juga sebalik nya.


"Aku sudah memasukkan nomor ku dalam Hp mu. Jangan coba-coba memblokir nomor ku. Kalau kau melakukan nya, aku langsung akan membawa mu tidur dengan ku. " ancam Vicky sambil memberikan Hp kepada pemilik nya.


"Hubungi aku kalau kau membutuhkan ku. Okey sayang. " bisik Vicky.


"Menjauh dari ku. " Cleo mendorong tubuh Vicky.


"Aku pastikan tidak akan bertemu dengan mu. " Cleo pergi meninggalkan Vicky. Sebelum nya sudah menerima kunci mobil nya.


Vicky masih menatap nya.


"Tidak dapat Eva, mendapatkan cewek lesbian seperti Cleo... aku rasa tidak masalah. " gumam Vicky.


"Hhmm.... sebaik nya aku harus kembali ke club dulu, ambil mobil. " gumam nya.


Dia memesan taxi online menuju club.


***************


Cleo duduk di hadapan cermin setelah habis mandi. Dia masih teringat dengan kejadian yang dia alami ketika bersama Vicky.


"Dia sama brengsek nya dengan laki-laki hidung belang. " gumam nya kesal.


"Tapi dia sudah menyelamat kan ku dari mereka" gumam nya lagi.


Dia menyentuh bibir nya.


"Sudah lama aku tidak pernah merasakan bibir laki-laki. " gumam nya.


"Hubungi aku kalau kau membutuhkan ku. Okey sayang. " bisik Vicky.


Cleo teringat dengan kalimat terakhir yang di sampaikan Vicky.


Dia meraih Hp nya. Langsung mencari nomor yang di masukkan Vicky.


"Gak ada? apa dia berbohong? " tanya Cleo.


Dia mencari nama 'Vicky' tapi tidak ada.


Satu persatu dia cek lagi nomor-nomor yang ada di Hp nya.


Iseng dia mencari di bagian riwayat panggilan.


'Sang penyelamat ku'


"Apaan ini? apa ini nomor nya? berlebihan sekali. " ucap nya.


"Ttcciihh... " gumam Cleo.


.


.


.


VISUAL CLEOSANDRA


__ADS_1


DUKUNG AUTHOR DENGAN VOTE N LIKE NYA YA....


TERIMAKASIH..


__ADS_2