SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA

SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA
EPISODE 53


__ADS_3

"Selamat pagi tuan. " ucap karyawan yang bekerja di perusahaan Adam Company .


Lucifer tidak membalas nya, hanya berlalu begitu saja menuju ruangan nya, di ikuti Aris di belakang nya.


Lucifer duduk di kursi kerja nya.


"Aris, kau panggilkan William ke ruangan ku segera. " perintah Lucifer.


"Baik tuan. " jawab Aris.


Aris berjalan keluar, menemui William.


"Permisi William." ucap Aris.


"Ada apa Aris? " tanya William.


"Anda di panggil tuan Lucifer ke ruangan nya sekarang. " ucap Aris.


"Baik Aris, aku akan ke sana. " jawab William berdiri mengikuti Aris di belakang nya.


Tok... tok.... tok...


" Masuklah." ucap Lucifer.


"Tuan, William sudah ada di sini. " ucap Aris.


"Duduk lah William. " ucap Lucifer.


William duduk di sofa empuk, sementara Lucifer berjalan menuju tempat William duduk.


"Ada apa tuan Lucifer memanggilku? " tanya William.


"William, mulai hari ini sampai seterus nya, kau yang mengerjakan semua tugas-tugas sebagai asisten pribadi ku." ucap Lucifer yang duduk di hadapan William.


"Kenapa? apa maksud tuan Lucifer memecat Eva? " gumam Aris.


"Kenapa tuan? " tanya William kaget.


"Apa nona Eva di berhentikan bekerja? " tanya William.


Aris tampak menunggu jawaban dari bos nya.


"Tidak, hanya saja aku tidak mau dia mengerjakan pekerjaan yang terlalu penting. " ucap Lucifer.


Willam menganggukkan kepala nya.


"Tuan, di mana nona Eva? apa tuan tahu kenapa dia tidak masuk kerja? " tanya William.


"Dia berada di rumah sakit sekarang. " jawab Lucifer.


"Ada apa dengan nya tuan? " tanya William lagi.


Lucifer menatap William, dia tahu kenapa William bertanya tentang Eva.


"Kemarin ada seseorang yang ingin membunuh ku. " ucap Lucifer.


"Apa? siapa tuan? lalu bagaimana keadaan anda? "tanya William.


'Seperti yang kau lihat, aku tidak apa-apa, hanya saja, Eva yang menjadi korban nya. " ucap Lucifer.


"Dia berlari melindungi ku, sehingga dia yang menjadi korban pembunuhan nya." ucap Lucifer.


"Apa? siapa yang melakukan nya tuan? apakah mungkin Edward dan Beny? " ucap William spontan.


Terlihat bibir Lucifer tersenyum sinis.


"Kau benar. " ucap nya.


"Lalu bagaimana keadaan nya sekarang tuan? " tanya William.

__ADS_1


"Dia sudah sadar, tapi masih butuh perawatan, maka nya aku serahkan semua tugas asisten penuh pada mu. " ucap Lucifer.


"Baik tuan, saya mengerti. " ucap William.


"Bagus lah, ingat.. jangan lagi kau melakukan kesalahan yang sama, atau aku tidak akan memberikan mu kesempatan lagi. " ancam Lucifer.


"Baik tuan, saya akan melakukan pekerjaan yang tuan berikan dengan semaksimal saya. " janji William.


"Sekarang kau bantu aku selesaikan sisa nya, aku akan pergi lagi. " ucap Lucifer.


"Baik tuan. " jawab William.


"Aris, ayo kita ke markas. " ajak Lucifer.


"Baik tuan" jawab Aris.


"Ke markas? ada apa? bukan kah kalau tuan Lucifer pergi ke markas, itu arti nya dia akan menghilangkan nyawa seseorang? siapa itu? " gumam William.


Lucifer memakai jas hitam nya. Berjalan keluar dari ruangan nya di ikuti Aris dan William.


"Tuan, maafkan saya. " ucap William.


Membuat langkah kaki Lucifer berhenti dan berbalik ke arah William.


"Ada apa? " tanya Lucifer.


"Sebenar nya kemarin nona Eva ingin memberikan saya lamaran pekerjaan untuk teman nya, dia bilang hari ini dia akan menyerahkan nya. " ucap William.


Lucifer mengerti maksud William dan Eva.


"Nanti kalau dia sudah pulih total, dan dia masih berniat mengajukan lamaran teman nya, kau terima saja. " ucap Lucifer.


"Dan tuan, apa saya bisa menjenguk nona Eva? " tanya William.


"Silahkan, dia ada di rumah sakit Steven. " ucap Lucifer.


"Baik tuan, terimakasih. " ucap William senang.


"Habis lah orang itu, kalau tidak mati, pasti cacat tuh orang. " gumam Aris.


"Kenapa Eva tidak kerumah ya? kata nya dia mau ambil lamaran ku, jadi gak nih? " gumam Lisna.


"Coba aku telepon dulu deh. " gumam Lisna lagi.


Tuuuut..... ttuuuuttt....


"Lisna memanggil, siapa ini? " ucap Hendra melihat layar Hp milik Eva.


"Angkat gak ya? " ucap Hendra lagi.


"Hallo..... " ucap Hendra menjawab panggilan telepon.


"Ha?? kenapa suara cowok yang mengangkat telepon nya? siapa ini? " gumam Lisna.


"Hallo, ini siapa? " tanya Lisna.


"Saya teman nya nona Eva." jawab Hendra.


"Oh ya? seperti nya aku tidak pernah tahu kalau dia punya teman laki-laki dan memegang Hp nya. " ucap Lisna.


"Mana Eva, aku mau bicara dengan nya. " ucap Lisna.


"Begini nona Lisna.... " ucap Hendra yang belum selesai bicara.


"Tunggu dulu, kau tahu dari mana nama ku Lisna? " tanya Lisna.


"Tentu saja saya tahu nona, karena ada nama anda di sini. " jawab Hendra.


"Oh iya ya, kan aku bicara melalui hp Eva, kok ogeb banget sih aku. " gumam Lisna.

__ADS_1


"Iya, di mana dia sekarang? " tanya nya lagi.


"Jadi begini nona Lisna, Eva sekarang sedang Ada di rumah sakit." jawab Hendra.


"Apa? kenapa bisa ada di rumah sakit? apa yang terjadi? " tanya Lisna kaget.


"Begini saja nona silahkan datang kerumah sakit saja, kami akan menjelaskan nya. " ucap Hendra.


"Aku tidak percaya, kau pasti berbohong, kau penculik kan? " tanya Lisna.


"Tidak nona, saya orang baik-baik loh. " jawab Hendra.


"Apa bukti nya? " tanya Lisna.


"Anda mau apa? " tanya balik Hendra.


"Kirim kan foto nya melalui WA. " ucap Lisna.


"Baik, saya akan kirim kan. " ucap Hendra.



"Saya sudah mengirim foto nya kan nona Lisna, dan saya tidak sedang berbohong. " ucap Hendra setelah selesai mengirim kan foto nya dan kembali menghubungi Lisna.


"Ya ampun... apa ini? hahahahahaha." gumam Lisna setelah melihat kiriman foto yang di kirim Hendra.


"Hei, apa yang kau kirim kan, hahahaha. " tawa Lisna.


"Anda bilang anda tidak percaya, maka nya saya mengirim foto ku, supaya anda percaya. " ucap Hendra.


"Hahahahaha.... maksud ku itu foto Eva nya bodoh... hahahahaha....bukan foto mu. " ucap Lisna tertawa.


"Sialan, kenapa aku begitu bodoh sekali. " gumam Hendra.


"Baiklah, saya akan kirim kan foto Eva. " ucap Hendra.


"Tuan... kita sudah sampai." ucap Aris.


Aris turun dari mobil dan membuka pintu untuk tuan nya.


"Gawat bos kita sudah datang." ucap anak buah yang menjaga daerah itu.


"Coba kau lihat, wajah nya penuh dengan kemarahan." ucap teman nya.


"Apa yang membuat nya datang lagi ke tempat ini? dan begitu marah nya? " ucap teman nya lagi.


"Aku tidak tahu, sebaik nya kita jangan banyak tanya lagi, jangan berisik. " ucap anak buah nya.


"Bos.. " ucap anak buah nya setelah Lucifer melewati nya.


Lucifer mengabaikan dan langsung menuju tempat pembunuh bayaran itu di tahan.


"Bawa dia ke sini. " teriak Lucifer.


"Baik tuan. " jawab anak buah nya.


LUCIFER SANGAT MARAH SEKALI, APA YANG AKAN TERJADI?


DAN KENAPA HENDRA MALAH KIRIM FOTO NYA PADA LISNA??


JANGAN LUPA TINGGALKAN LIKE, VOTE, KOMENT NYA YA...



IJIN PROMO NIH YA, HEHEHEHEHE...


BACA JUGA NOVEL KU YANG TERBARU...


"MENIKAH LAH DENGAN KU" BY LINIEVA.

__ADS_1


CERITA NYA GAK KALAH MENARIK KOK...


HARIGATO..


__ADS_2