SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA

SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA
EPISODE 97


__ADS_3

"Oh my god... aku baru ingat, ini kan cuma di naiki berdua doank, berarti aku harus..... memeluk Adam? " gumam Eva.


"Ba... ba... bagaimana ini? " gumam nya lagi gugup.


"Pakai jaket pelampung nya dulu. " ucap Lucifer.


Lucifer memasangkan jaket pelampung untuk Eva. Mereka sangat dekat sekali. Membuat Eva gugup.


Lucifer melirik nya.


"Kau baik-baik saja kan? " tanya Lucifer.


"I... iya.. " jawab nya.


"Nanti kau harus memeluk ku erat ya, supaya kamu gak jatuh nanti." ucap Lucifer.


Eva menganggukkan kepala nya. Tentu saja sangat gugup. Lucifer hanya tersenyum melihat nya.


"Tenang saja, aku akan membawa nya pelan-pelan kok." ucap Lucifer yang seperti tahu apa yang ada di dalam pikiran Eva.


Eva menganggukkan kepala nya lagi.


Mereka menuju Jet Sky yang hendak di naiki. Lucifer naik terlebih dulu lalu di susul Eva.


"Naik lah ." Lucifer mengulurkan tangan nya.


Eva meraih tangan Lucifer dan langsung duduk di belakang nya.


"Pelan-pelan ya. " pinta Eva takut.


"Hahahahaha. " tawa Lucifer.


"Kau kurang dekat, ini bukan seperti naik motor yang kau bisa memegang besi belakang nya, jadi kau harus memeluk ku sangat erat. " ucap Lucifer melihat ke arah Eva.


Wajah Lucifer sangat dekat dengan nya. Hembusan angin menggerakkan rambut panjang Eva.


"Aku akan nyalakan." ucap Lucifer.


Jet Sky yang mereka naiki berjalan di atas air, kecepatan yang sedang, tapi Eva merasa itu kecepatan maksimal.


Sesekali Eva mengeluarkan suara nya.


"Aaakkkhhh... pelan-pelan Adam... aku takut jatuh. " teriak Eva di telinga Lucifer.


"Hahahahahaa... "Lucifer hanya membalas dengan tawa.


"Ini sudah sangat pelan Eva, hahahaha. " teriak Lucifer.


Lucifer melihat sepasang tangan Eva yang merangkul pinggang nya dengan sangat kencang.


Dia merasakan wajah Eva menempel di punggung nya.


Kalau orang lain melihat mereka, Jet Sky yang mereka naiki sangat lambat dan pelan sekali. Sementara bagi Eva itu seperti naik Roller Custer.


Beberapa putaran, akhir nya mereka selesai dengan permainan itu.


Eva turun dengan bantuan tangan Lucifer. Tampak wajah nya memerah. Sementara Lucifer tak berhenti tersenyum bahkan tertawa melihat kepanikan Eva.


"Habis ini, kau mau naik apa lagi? " tanya Lucifer.


"Aku gak tahu." jawab Eva yang masih gugup.


"Baik lah, ayo kita bermain Flyboard. " ucap Lucifer.


"Permainan apa itu? " tanya Eva.


"Kau akan tahu itu nanti. " ajak Lucifer menggandeng tangan Eva.


Mereka masih belum membuka jaket pelampung nya.


"Ini dia. " ucap Lucifer menunjuk permainan yang di maksud.



"Hah?? " Eva kaget dengan permainan yang di maksud Lucifer.


"Bagaimana menaiki nya? " tanya Eva.

__ADS_1


"Hhmmm.... aku akan memakai sepatu itu dulu, lalu aku menggendong mu. " ucap Lucifer.


Flyboard adalah permainan di pantai. Cara kerja nya, peserta akan memakai sepatu yang terhubung dengan selang yang lentur dan kuat. Dari alas sepatu akan mengeluarkan air dengan tekanan yang sangat keras. Sangkin keras nya tekanan air membuat peserta yang memakai sepatu terbang ke atas. Permainan Flyboard memerlukan keahlian dalam menjaga keseimbangan tubuh saat terbang.


"Ma... maksud nya? itu kan harus satu orang. " ucap Eva.


"Gak juga. " jawab Lucifer santai.


Lucifer dan Eva naik kapal kecil. Hingga tiba di tempat yang lumayan dalam.


Lucifer turun lebih dulu ke dalam air, dengan sepatu yang sudah terpasang selang.


Dia kemudian menghampiri Eva.


"Ayo. " ajak Lucifer mengulurkan tangan nya.


Eva masih ragu, dia menggelengkan kepala nya.


"Tidak usah takut." bujuk Lucifer mengulurkan tangan nya.


"Tapi aku benar-benar takut. " ucap Eva.


"Aku sudah sering bermain ini, percayalah. " bujuk Lucifer.


Eva meraih tangan Lucifer, lalu menggendong nya. Kedua tangan Eva melingkar di leher Lucifer.


"Kau siap? " tanya Lucifer.


"Tidak. " jawab Eva menggelengkan kepala nya.


"Hahahahahahaha." tawa Lucifer.


Flyboard menyala, Lucifer membawa Eva dalam gendongan nya. Meliuk-liuk di udara. Mereka terbang sangat tinggi.


"Aaaakkkhhhhh......... aaaaakkkhhhhh. " teriak Eva di pelukan Lucifer.


"Hahahahahahahaha." sementara Lucifer tertawa dengan sangat puas.


"Akkhhhh..... tinggi sekali." teriak Eva.


"Apa? kau mau lebih tinggi lagi? " ledek Lucifer.


Lucifer tidak perduli, dia menambah ketinggian nya.


Naik..... turun.... naik.... turun... meliuk-liuk seperti ular. Eva melirik kebawah, lalu teriak lagi.


"Pegangan yang lebih erat lagi, dan tahan nafas mu. " ucap Lucifer.


"Apa? " tanya Eva.


Lucifer turun ke dalam air sampai seluruh tubuh mereka basah. Lalu naik lagi ke atas.


Lucifer pun memeluk Eva dengan sangat erat.


"Udah... cukup... aku udah capek. " teriak Eva.


"Tangan ku sudah lelah." bujuk Eva.


"Oke, aku akan mengantarkan mu ke kapal. " jawab Lucifer.


Eva di turun kan di kapal, tapi dia masih melanjutkan nya sendiri. Eva duduk dengan tenang dengan wajah yang masih ketakutan. Sementara Lucifer masih asik main sendiri, bahkan dia melakukan gerakan salto beberapa kali. Eva hanya menggeleng gelengkan kepala nya.


Puas bermain, Lucifer menghampiri Eva. Dia membuka sepatu itu.


Wajah Eva kaku, wajah Lucifer tertawa dan tersenyum terus. Kapal kecil itu membawa mereka ke tepi pantai.


Dengan bantuan Lucifer, Eva turun.


"Apa mau main yang lain nya lagi? " tanya Lucifer.


"Tidak, aku sudah sangat lelah. " jawab Eva pucat.


"Baiklah, sini aku buka kan jaket pelampung nya. " ucap Lucifer.


"Baju mu sudah basah, sebaik nya kita cari toko pakaian dulu, lalu kau ganti baju. " ucap Lucifer.


Eva menganggukkan kepala nya. Setelah menyelesaikan pembayaran, mereka berdua berjalan menuju toko pakaian.

__ADS_1


Jarak nya tak jauh, hanya sebentar saja sudah sampai.


"Kau pilih lah." suruh Lucifer.


"Kamu juga, pakaian mu sudah basah. " ucap Eva.


Lucifer menganggukkan kepala nya.


Beberapa menit mereka sudah selesai mengganti pakaian nya. Eva membawa pakaian basah nya dan milik Lucifer dalam satu tas yang mereka beli.


"Adam.. " panggil Eva.


"Mmm... iya? " jawab Lucifer.


"Aku... lapar." ucap Eva senyum malu.


"Hhmmm... ayo kita makan lagi. " ajak Lucifer tersenyum.


"Kamu mau makan apa? " tanya nya.


"Nasi goreng aja. " jawab Eva.


Mereka tiba di stand makanan. Dan langsung memesan makanan nya.


"Apa kau senang? " tanya Lucifer.


"Iya, hehehehehe. " jawab Eva.


"Tapi teriak-teriak terus." ucap Lucifer sambil tersenyum.


"Aku takut sih tapi seru." jawab Eva lagi.


"Nanti kalau ada waktu kita akan ke sini lagi." janji Lucifer.


"Bagaimana kalau ke Bali saja? dari dulu aku pengen banget kesana." tawar Eva.


"Okey... kita akan ke Bali. " jawab Lucifer.


pelayan makanan membawa pesanan Eva dan Lucifer. Seperti biasa, sebelum makan mereka berdoa terlebih dulu. Eva makan sangat lahap.


"Pelan-pelan makan nya. " ucap Lucifer sambil mengelus rambut Eva.


Eva malu tapi bahagia. Sambil menganggukkan kepala nya.


"Aku sudah lama tidak sebahagia ini Va, aku harap..... kita selama nya bahagia. " gumam Lucifer sambil menatap Eva yang sedang makan.


.


.


.


.


.


.


" Baik tuan, kami akan segera menjalan kan rencana anda." jawab anak buah Jefry.


.


.


.


.


.


.


SAYA MEMOHON UNTUK BELAS KASIH NYA DALAM MEMBERIKAN VOTE DAN LIKE NYA.


DAN TOLONG, KASIH SAYA WAKTU UNTUK ISTIRAHAT, KARENA SAYA TIDAK BISA TIAP HARI UNTUK UP, TAPI SAYA JANJI GAK AKAN MELEWATI WAKTU 3 HARI.


SEPERTI YANG SAYA BILANG, SAYA MENGETIK DI HP, DAN SAYA JUGA MEMILIKI PEKERJAAN LAIN NYA.

__ADS_1


TERIMAKASIH.... 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2