SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA

SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA
EPISODE 132


__ADS_3

"Kenapa lama sekali sayang? " tanya Lucifer menantikan Eva.


"Aku habis ngobrol dengan Lisna. " Eva meletakkan dua gelas air putih yang dia bawa.


"Dia sedang makan siang bersama Steven. " ucap nya lagi.


"Apa mungkin mereka sedang pacaran? " tanya Eva penasaran.


Lucifer acuh, tidak perduli.


"Biarkan saja lah. Yang penting Steven tidak ada niat jahat pada Lisna. Lagi pula Lisna seperti nya tidak menolak. " jawab nya sambil membuka kotak makanan.


"Iya juga sih. " gumam Eva.


"Lupakan itu, mari kita makan sekarang. " ajak suami nya.


Eva mengambil sendok, membagi nya satu dengan suami nya.


"Aku mau kau menyuapi ku. " pinta Lucifer.


"Hah? " Eva kaget.


Lucifer tersenyum sambil menganggukkan kepala nya.


"Tapi... "


"Ck.. " Lucifer sedikit merajuk.


"Baik lah, suami ku." jawab Eva pasrah.


Lucifer tersenyum senang.


.


.


.


Steven dan Lisna juga sedang makan siang.


"Bagaimana pekerjaan kamu hari ini Lis? " tanya Steven.


"Biasa aja, tidak ada masalah. " jawab Lisna memakan makanan nya.


"Apa Lucifer menyulitkan mu? " tanya Steven lagi.


Lisna menggelengkan kepala nya.


"Kalau dia menyulitkan mu, katakan pada ku, biar aku peringatkan dia. " ucap Steven.


"Pppffuutthhh... Sejak kapan kau khawatir dengan ku? " tanya Lisna sedikit lucu.


"Sejak dulu aku udah khawatir dan perduli pada mu kok. " jawab Steven memainkan mata nya sebelah.


"Kenapa mata mu? kelilipan?" ledek Lisna.


"Iya, tiupin donk. " Steven mendekatkan mata nya, seolah benar-benar terkena debu.


"Ngarang." Lisna mendorong pelan wajah Lisna.


Mereka tertawa kecil bersama. Dan melanjutkan kembali makan nya.


"Stev, ngomong-ngomong kamu kenal gak dengan perempuan yang nama nya Cleo? " tanya Lisna serius.


"Uuhhuukkk..... uuhhhhuukkk... " Steven kaget sampai tersedak.


"Ada apa dengan mu? " tanya Lisna khawatir.


"Aku... aku tidak apa-apa. " Steven menghentikan minum nya meletakkan kembali ke atas meja.

__ADS_1


"Apa kau kenal? " tanya Lisna lagi.


Steven menatap Lisna dengan serius.


"Dari mana kau tahu nama itu? " tanya Steven.


"Dia sudah dua kali datang ke kantor, dan mencari tuan Lucifer. Apa menurut mu mereka ada hubungan nya? " tanya Lisna.


"Iya, mereka ada hubungan nya kok. " jawab Steven.


"Tapi, apakah sebelum nya si Cleo itu pernah mengganggu mu? " tanya Steven khawatir.


"Tidak sih. Cuma aku tidak suka aja dandanan dan gerak-gerik tubuh nya. " jawab Lisna.


"Sebaik nya kau jangan terlalu akrab dengan nya." Steven memberi peringatan pada Lisna.


"Kenapa? " Lisna semakin penasaran.


Steven ingin melanjutkan pembicaraan nya. Sementara Lisna menunggu jawaban.


"Dia itu mantan pacar anak buah nya Lucifer, Miranda. " jawab Steven.


"Miranda? bukan kah Miranda itu wanita? mantan pacar? apa maksud mu? " Lisna kaget, tapi masih merasa ingin lebih mengetahui nya lagi.


Steven menganggukkan kepala nya, seakan tahu apa yang ada dalam pikiran Lisna.


"Hah..??? ya ampun? apa kau yakin? " tanya Lisna merasa tidak percaya.


Steven menganggukkan kepala nya lagi.


"Apakah Miranda juga tidak normal? " tanya Lisna.


"Aku tidak tahu, hanya saja banyak kabar yang mengatakan hubungan mereka, apalagi Miranda mengabaikan begitu saja. " jawab Steven santai.


"Bahkan mereka pernah tinggal satu rumah selama dua tahun. Banyak yang bilang, kalau mereka sering bermesraan di atas ranjang.. " jawab Steven.


"Iiiiuueeewwwww....." Lisna merinding membayangkan nya.


"Hahahahha... kau kan memang cantik Lisna. " goda Steven.


"Kalau laki-laki yang mengatakan nya, pasti aku sangat senang. Tapi kalau perempuan yang mengatakan nya di tambah lagi gerak-gerik nya yang genit, aku merasa risih. " ucap Lisna lagi.


"Berarti kau senang kalau aku bilang kau cantik? " goda Steven lagi.


Lisna memonyongkan bibir nya, melirik sinis pada Steven yang masih senyum menggoda nya.


Steven menggenggam tangan Lisna yang Berada di atas meja.


Lisna terkejut, menatap arah tangan nya yang berada di bawah tangan Steven.


"Lisna, bagaimana keputusan dengan pengajuan yang aku sampaikan? " tanya Steven sambil menatap Lisna serius.


Wajah Lisna memerah, merasa gugup dan malu.


"Apa kau mau menerima ku? " tanya nya lagi serius.


Lisna belum memberikan jawaban nya.


Dia menarik tangan nya, lalu menggaruk kening nya.


"Aku... aku.. tidak bisa." jawab Lisna mengalihkan pandangan nya.


"Kenapa? " tanya Steven sedikit kecewa.


"Aku merasa kamu tidak serius, apalagi kita kan baru bertemu. " jawab nya malu.


"Hheemm.... kan aku bilang, kalau aku menyukai mu dari awal kita bertemu. " ucap nya.


"Itu kan di pihak mu. " jawab Lisna.

__ADS_1


Steven tidak melanjutkan pembicaraan nya. Jujur saja dia merasa sedikit kecewa. Sementara Lisna merasa sangat canggung.


"Begini saja. Bagaimana kalau kita pacaran dulu, kita jalanin bersama. Kalau kau tetap tidak mau menikah dengan ku, atau kau tidak mau menerima lamaran ku, aku janji tidak akan memaksa atau mengganggu mu lagi. Bagaimana? " ucap Steven.


Lisna semakin menatap Steven.


"Beri aku kesempatan untuk menunjukkan keseriusan ku pada mu." pinta Steven serius.


"Ya ampun... kok aku seperti merasa sama dengan Eva ya? " gumam Lisna.


"Sekarang aku tahu kenapa waktu itu Eva merasa ragu dan bingung dengan keadaan nya. " gumam nya lagi.


"Lis? apa kamu baik-baik saja? " tanya Steven.


"Ehh... iya, aku tidak apa-apa. " jawab Lisna sadar dengan keadaan nya.


"Bagaimana? kamu mau kan kalau kita jadian, dan pacaran? aku janji gak akan memaksa mu." tanya Steven.


Dia sangat berharap sekali agar wanita yang dia sukai ini mau menerima Steven.


Lisna melihat keseriusan dalam tatapan mata Steven.


"Hhmm..... aku belum bisa memberi jawaban. Ini sangat mendadak. Lebih baik kamu kasih aku waktu beberapa hari." jawab Lisna.


Steven tersenyum kecil. Dia mengerti kenapa Lisna memberi jawaban yang seperti itu.


"Baiklah, aku akan menunggu jawaban mu. Aku harap kamu bisa merasakan keseriusan ku. " ucap Steven serius.


"Besok aku akan memberi jawaban nya. Okey? " ucap Lisna berusaha memberikan senyuman pada Steven.


Steven membalas dengan senyuman juga.


.


.


.


" Dia sudah menikah? " tanya Vicky yang sedang bertemu dengan anak buah nya di sebuah cafe.


"Benar bos, mereka baru menikah. Acara nya di Bandung." ucap anak buah nya.


"Pengantin baru ya. " ucap Vicky.


"Tapi tidak lama setelah mereka menikah, Richard menculik isteri nya. Tapi sekarang kami tidak tahu di mana keberadaan Richard bos. " tambah anak buah nya.


Vicky menganggukkan kepala nya, dia mengerti.


"Aku rasa dia pasti sudah di lenyapkan." jawab Vicky.


" Aku tidak menyangka, ternyata dia sudah menikah. Tapi siapa wanita yang bisa bertahan dengan raja iblis itu? " gumam Vicky.


"Lalu, bagaimana dengan alamat tempat tinggal nya? " tanya Vicky.


"Maaf tuan, kami masih tetap belum bisa menemukan nya. " ucap anak buah nya.


.


.


.


.


SEKARANG SUDAH PADA TAHU KAN SIAPA SI CLEO ITU???


MASIH PANJANG NIH CERITA NYA...


TOLONG JANGAN LUPA TINGGALKAN LIKE N VOTE NYA YA...

__ADS_1


TERIMAKASIH...


__ADS_2