SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA

SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA
EPISODE 75


__ADS_3

"Ppuufftthhh... " Eva menahan tawa nya.


Lucifer melirik Eva yang duduk di samping nya.


"Ada apa? " tanya Lucifer.


"Ehem... tidak apa-apa tuan. " jawab Eva yang masih menahan tawa nya.


"Kau bohong. " ucap Lucifer tidak percaya.


"Maafkan saya tuan, saya hanya merasa kaget dengan kejadian yang tadi. " jawab Eva jujur.


"Seperti nya, yang nama nya Betty itu sangat menyukai anda, hehehe." ucap Eva.


"Lalu? " tanya Lucifer.


"Kenapa anda tidak menikah saja dengan nya, hehehehe" ucap Eva menahan tawa.


"Kau memandang rendah aku? hhmmm. " tanya Lucifer serius mengemudi mobil nya.


"Bu... bukan begitu tuan, saya hanya bercanda kok. " ucap Eva gugup.


Eva lalu diam.


"Aku juga cuma bercanda. " ucap Lucifer.


"Apa? bercanda? lalu yang serius nya bagaimana lagi? " gumam Eva.


ttttuuuuttttt...... ttttuuuuttt....


"Hallo pa? " jawab Eva menerima panggilan telepon.


"Speaker. " ucap Lucifer dengan suara pelan.


"Sayang, apa kau sedang sibuk? " tanya Ferdi.


"Mmm.... tidak, apa ada yang mau papa bicarakan? " tanya Eva.


Eva melirik Lucifer, Lucifer pun begitu.


"Sayang, apa kita bisa bertemu besok siang? " tanya Ferdi.


Eva melihat Lucifer. Lucifer menganggukkan kepala nya.


"Baik lah pa, aku akan datang ke rumah besok. " ucap Eva.


"Sayang, kau jangan datang ke rumah besok, kita bertemu di luar saja, papa dan mama mau mentraktir kamu nak, hehehehe. " ucap Ferdi.


"Loh? " Eva bingung.


"Hhhmmmm.... sudah ku duga, aku rasa seperti jebakan sebelum nya. " gumam Lucifer yang ikut mendengar.


Lucifer menganggukkan kepala nya lagi ke arah Eva.


"Oke pa, kita bertemu di mana? " tanya Eva.


"Nanti papa akan kirim alamat nya ya, adik kamu Aldo juga akan ikut dengan kami." ucap Ferdi.


"Adik? " gumam Lucifer.


"Baik pa. " jawab Eva.


"Kalau begitu papa tutup telepon nya ya. " ucap Ferdi mengakhiri panggilan nya.


Eva menatap Lucifer.


"Apa anda yakin ingin bertemu dengan orang tua saya tuan? " tanya Eva.


"Orang tua angkat kan? " tanya Lucifer.


"Iya. " jawab Eva.


"Apa kau punya adik laki-laki? " tanya Lucifer.

__ADS_1


"Iya " jawab Eva lagi.


"Kandung? " tanya Lucifer lagi.


"Tidak, dia anak dari orang tua angkat saya. " jawab Eva jujur.


"Berarti tidak ada hubungan darah ya. " ucap Lucifer.


"Iya, tapi dia sangat baik kok, hehehe. " ucap Eva senyum.


Lucifer mengalihkan pandangan nya.


*********************************


"Bagaimana pa? Eva mau kan? " tanya Marni.


"Iya ma, ini papa lagi kirim alamat dari tuan Darmo. " ucap Ferdi.


"Bagus pa, hehehehe... cepat pa. " ucap Marni senang.


Ferdi mengirimkan alamat tempat pertemuan antara Eva dan Darmo. Alamat itu adalah keputusan dari Darmo.


*******************************


"Tuan, target kita sudah masuk perangkap, apa lagi yang akan kita lakukan? " tanya Reno pada Darmo.


"Bagaimana tuan James? " tanya Darmo pada bos nya, James.


"Biarkan aku yang bertemu dengan gadis cantik itu. " jawab James.


Darmo dan Reno saling menatap.


"Lalu? " tanya Darmo.


"Kalian siapkan mobil dan beberapa anak buah, kita bawa gadis itu pada Richard. " jawab James.


"Tuan, apa tidak seharus nya kami langsung membawa nya pada tuan Richard? " tanya Darmo.


"Baik tuan. " jawab Darmo.


####################


"Aaakkkhhhh.... akhir nya sampai juga di rumah. " ucap Eva meregangkan badan nya.


"Di mana Lisna, kenapa belum pulang ya? " tanya Eva.


Lucifer mengabaikan, dia hanya duduk di sofa.


"Tuan, apa anda memerlukan sesuatu? " tanya Eva.


"Mmm... buatkan aku kopi. " suruh Lucifer.


"Baik, kebetulan saya juga pengen minum es good day capucino, hehehehehe. " ucap Eva melangkah kedapur.


Lucifer mengeluarkan Hp nya. Mencoba melacak titik lokasi Eva melalui alat pelacak yang di masukkan Aris ke Hp Eva.


"Cocok, sesuai. " gumam Lucifer.


"Titik nya sesuai dengan keberadaan nya, dengan begini aku bisa mengetahui keberadaan nya. " gumam nya lagi.


Eva muncul membawa dua gelas minuman. Buat nya dan untuk Lucifer.


"Ini tuan. " ucap Eva meletakkan kopi pesanan Lucifer.


"Tuan, besok anda akan ikut bertemu dengan orang tua saya kan? " tanya Eva.


"Iya." jawab Lucifer mengambil gelas kopi nya.


"Eva" panggil Lucifer.


"Iya tuan? " jawab Eva.


"Besok, aku akan menyusul mu bertemu dengan mereka, aku ada urusan yang penting. " ucap Lucifer

__ADS_1


"Maksud nya, anda akan telat gitu? " tanya Eva sedikit kecewa.


"Iya. " jawab Lucifer.


"Aku akan menjaga mu, jadi kau harus mempercayai ku. " ucap Lucifer serius.


"I.. iya tuan. " jawab Eva.


"Apa maksud nya? seakan-akan aku dalam bahaya? " gumam Eva.


"Dan mulai sekarang kau jangan memanggilku ' tuan, dan saya' ." ucap Lucifer.


"Hah? " tanya Eva.


"Kita akan menikah, aku tidak mau orang salah paham kalau kau memanggilku tuan. " ucap Lucifer.


"Benar juga sih. " gumam Eva.


"Lalu saya... " Eva.


"Saya? " ucap Lucifer melototin Eva.


"Maksud nya, mmmm..... aku harus memanggil anda apa? " tanya Eva gugup.


"Kau bisa memanggi nama ku. " jawab Lucifer meminum kopi nya lagi.


"Baik lah.... Adam.. hehehehe. " ucap Eva.


Lucifer kaget, dia menatap Eva.


"Apa sa... aku bisa memanggil anda dengan nama Adam? " tanya Eva.


Lucifer diam.


"Hhhmmm... baiklah, kau bisa memanggil ku dengan nama ku. " jawab Lucifer.


"Baik... Adam. " ucap Eva mengulang nya lagi.


"Mengenai pernikahan kita, kita tidak bisa mengadakan nya dengan acara pesta yang mewah seperti yang kau harap kan. " ucap Lucifer serius.


"Hanya ada perwakilan antara kau dan aku. " ucap nya lagi.


"Mmmm..... iya Adam, aku tidak masalah dengan pesta nya kok, yang penting sudah sah secara agama dan hukum, aku sudah lega kok. " jawab Eva senang.


"Nanti kalau ada waktu yang tepat, kita akan merayakan nya. " ucap Lucifer.


"Baik Adam, hehehehe. " ucap Eva dengan senyum.


"Lalu, bagaimana dengan pekerjaan ku? " tanya Eva.


"Kau mulai sekarang tidak usah kembali bekerja. " jawab Lucifer.


"Hah? kenapa Adam? lalu bagaimana dengan hutang-hutang ku? " tanya Eva serius.


"Lupakan saja, lagi pula aku akan menjadi suami mu." jawab Lucifer menatap layar Hp nya.


"Aku tidak akan menagih hutang isteri ku. " jawab nya lagi tanpa menatap Eva.


"Tapi kan, hutang ya harus di bayar. " jawab Eva.


"Jangan keras kepala, aku tidak suka. " ucap Lucifer.


"Dengar kan aku, setelah kita menikah, kau tidak boleh protes dan mengabaikan ku. " ucap Lucifer melihat wajah Eva.


"Kau harus menuruti kata-kata ku, supaya aku tidak memarahi mu. " ucap nya lagi.


"Ingat... aku tidak suka kau keras kepala dan banyak bertanya. " ucap Lucifer menekan kalimat nya.


"Ba... baik.. lah... Adam. " jawab Eva gugup dan panik.


"Bagus, kau jangan takut pada ku, selama kau mematuhi ku, kau akan aman-aman saja. " ucap Lucifer.


"Apa ini ancaman? " gumam Eva gugup.

__ADS_1


__ADS_2