SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA

SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA
EPISODE 45


__ADS_3

"Aris, temani aku ke club." perintah Lucifer.


"Baik tuan. " Jawab Aris.


Eva sampai di kost an, Lisna kembali ke rumah nya.


"Besok kau jadi datang ke rumah? " tanya Lisna.


"Iya, jam 9 pagi, sekitar itu lah. " ucap Eva.


"Ok. " ucap Lisna.


Aris dan Hendra pergi menjemput Lucifer.


Mereka pergi ke club tempat biasa bos nya kalau sedang jenuh.


"Kapan nona Eva kembali bekerja Ris?" Tanya Hendra.


Aris tidak menjawab, dia hanya menatap balik Hendra.


"Tuan Lucifer, kapan nona Eva bisa kembali bekerja lagi? " Tanya Aris pada Lucifer yang duduk diam di belakang.


"Terserah dia, kalau dia mau bekerja, dia akan datang." jawab bos nya.


"Tapi kalau dia tidak mau datang lagi bagaimana tuan? " tanya Hendra.


Aris melototi Hendra.


"Terserah dia, lebih baik tidak usah masuk kerja lagi. " Jawab Lucifer.


Hendra dan Aris kembali saling menatap.


"Apa tuan ku ini yakin, dia tidak akan merindukan nona Eva? " Gumam Aris.


Diam-diam Aris menghubungi Eva melalui WA.


"Nona Eva, kapan anda kembali bekerja lagi? " Tanya Aris.


Ddrrtttddd..... Ddddrrrrtttt....


Eva membaca pesan WA masuk...


"Lusa Ris, besok aku masih ijin dulu. Ngomong-ngomong bos marah-marah gak? " Balas Eva.


"Hhmmmm.... Tuan Lucifer marah pada ku. " Balas Aris.


"Kenapa? " Balas Eva.


"Dia marah, karena aku tidak bisa bikin kopi buat nya, ternyata dia suka capucino, aku malah bikin kopi item. " Balas Aris.


"Hahahahaha.... Lagian kenapa kau tidak tanya pada nya. " balas Eva.


"Sudah lah nona, aku harap anda segera masuk kembali bekerja, supaya bos kita ini gak marah-marah. " balas Aris.


"Iya, lagi pula aku kan mau bayar hutang, dan hutang ku juga bel lunas. " balas Eva.


"Baik lah nona Eva. " Balas Aris.


Aris memasuki kembali Hp nya.


"Tuan, nona Eva besok tidak masuk. " Ucap Aris.


"Apa perduli ku? " tanya Lucifer.


"Siapa tahu tuan merindukan nya.. Eeeehhhhh..... " ucap Hendra keceplosan.


"Apa yang kau katakan? " tanya Lucifer.


"Maaf tuan... Maaf.. " ucap Hendra.

__ADS_1


"Kau sudah mulai berani melawan ku ya Hen, sudah bosan bekerja dengan ku? " tanya Lucifer.


"Maaf tuan.. Maaf ." ucap Hendra sambil garuk kepala.


Sementara Aris hanya diam, tidak berani melawan.


Lucifer kembali melihat jalan di samping jendela mobil nya.


Mereka pun sampai di club. Lucifer duduk di ruangan VVIP tempat biasa dia duduk.


Beberapa wanita penghibur menghampiri Aris, Hendra dan Lucifer.


"Tuan, mau kah kami menemani anda? " tanya wanita itu duduk di samping Lucifer.


Lucifer hanya memandang nya dengan senyum sinis.


Tanpa ada jawaban, wanita itu berani duduk di samping Lucifer.


Aris dan Hendra saling menatap.


Wanita lebih berani lagi, dia menyentuh dada Lucifer, mencium pipi Lucifer.


Aris melihat nya sambil menggelengkan kepala nya.


"Aku harap tuan ku ini bisa berubah. " gumam Aris.


"Tuan... Apakah anda bosan di sini? Aku bisa menunjukkan tempat yang menyenangkan. " bisik wanita itu dengan suara menggoda.


Wanita itu menarik tangan Lucifer, Lucifer hanya mengikuti nya saja.


Wanita dan Lucifer pun pergi meninggalkan Aris dan Hendra. Anak buah nya pun mengerti.


**************************


Esok hari pukul 08.00 Wib......


"Tante, biar kami saja yang masak, tante duduk sambil nonton saja. " Ucap Eva.


"Yaudah kalau gitu, tante nonton di depan ya, mau nonton drama korea dulu, hehehehe" ucap mama Lisna.


"Jadi kau besok masuk kerja ya? " tanya lisna sambil membersihkan ikan.


"Iya, gak enak kalau lama-lama libur nya. " ucap Eva.


"Gak enak, atau kau nya yang kangen sama bos mu? " tanya Lisna.


"Kangen? Ya enggak lah" ucap Eva.


"Ya kali aja kau kangen kan, hehehe" ucap Lisna.


"Aku harus tahu diri juga lah Lis, dia siapa, aku siapa." jawab Eva.


"Aku jadi penasaran, pengen lihat gimana sih, si Lucifer mu itu. " ucap Lisna.


"Dia sangat tampan, benar-benar tampan, cuma dia kaku.. Seperti tidak memiliki perasaan apa-apa. " ucap Eva sambil membayangkan nya.


"Tuan, apa saya bikin kan kopi capucino buat tuan? " tanya Aris di ruangan bos nya.


"Tidak usah, kau pesan kan saja. " jawab Lucifer menatap laptop nya.


"Baiklah kalau begitu tuan. " jawab Aris.


Lucifer membuka Hp nya, melihat foto Eva yang waktu itu dia ambil dari Hp Eva.


Saat dia membuka WA, dia kaget, karena ada pesan WA masuk dari nomor seseorang dengan tulisan ' jodoh ku ' .



Dia merasa tidak menyimpan nomor siapapun dengan tulisan ' jodoh ku '.

__ADS_1


Pikiran nya melayang kemana-mana.


Bahkan dalam ingatan nya, dia tidak menyimpan nomor Eva ketika dia mengirim foto melalui Hp Eva.


Saat dia buka pesan itu, ternyata foto Eva yang di ambil Lucifer waktu itu.



"Aneh... Aku tidak menyimpan nomor gadis itu di Hp ku, tapi kenapa di sini....? " gumam Lucifer.


"Apa mungkin.... Gadis itu yang memasukkan nomor nya sendiri ke Hp ku? Tapi kapan? Dia tidak pernah menyentuh Hp ku? " Gumam Lucifer bingung.


"Tuan, ini capucino nya." Ucap Aris.


Lucifer tersadar dan kembali menatap Aris.


"Aris, apa kau memasukkan nomor si bodoh itu di Hp ku? " tanya Lucifer.


"Nomor? Tidak tuan? " jawab Aris.


"Lalu siapa? " tanya Lucifer lagi.


"Memang nya ada apa tuan? " tanya Aris bingung.


"Tidak... Tidak apa-apa. " jawab Lucifer.


Dia menyimpan Hp nya, mengambil capucino yang sudah di pesan.


"Rasa nya tidak seenak buatan si bodoh itu. " Gumam Lucifer saat meminum capucino nya.


Aris kembali duduk di ruangan nya, sesekali dia melirik ke arah bos nya.


Beberapa saat kemudian, dia membuka Hp nya lagi, dan kembali menatap foto yang di ambil dari Hp Eva.


"Cantik.. " gumam Lucifer.


Tidak di sadari, dia sedikit tersenyum.


"Apa yang terjadi, tuan ku tersenyum? Apa yang membuat nya tersenyum? " gumam Aris saat dia mengintip tuan nya.


"Lisna, aku pulang dulu ya.. Aku ngantuk banget. " ucap Eva.


"Iya, hati-hati." ucap Lisna.


"Va, kamu bawa aja sekalian makanan nya buat entar sore kamu makan. " tawar mama Lisna.


"Oh iya, makasih tante. " jawab Eva.


Dia kembali membawa makanan untuk di makan nya di kost an.


"Besok... Kita akan bertemu lagi... Bodoh... " Gumam Lucifer di depan foto Eva.


"Haaaccciiimmmm..... siapa yang ngomongin aku nih? Apa mungkin tuan Lucifer? Tau ah... Bodo amat. " ucap Eva di perjalanan menunju kost an nya.


Tok... Tok.... Tok...


"Masuk... ". Balas Lucifer.


Lucifer langsung meletakkan Hp nya.


William pun masuk sambil membawa beberapa berkas di tangan nya.


"Tuan, ini semua data-data para pelamar pekerja. " Ucap William meletakkan di atas meja Lucifer.


"Berikan pada ku dua hari lagi William. " suruh Lucifer.


BAGAIMANA INI.... SIAPA YANG MEMASUKKAN NOMOR EVA YA? BAGI YANG SUDAH BACA DARI AWAL EPISODE PASTI TAHU DEH SIAPA YANG MEMASUKKAN NOMOR EVA.


JANGAN LUPA LIKE, VOTE, KOMENT, SEKALIAN DI JAWAB YA, SIAPA YANG MASUKKIN NOMOR NYA SI EVA

__ADS_1


__ADS_2