
Tanpa sepengetahuan Marvel, Vicky berada di belakang nya dan mendengar sebagian obrolan paman nya dengan anak buah nya.
“Paman, apa yang kalian bicarakan? Kalian sedang merencanakan apa?” Tanya Vicky yang sangat penasaran.
“Vicky? Kenapa kau ada di sini?” Tanya Marvel panik.
“Aku dengar kak Lucifer dan Eva ada di Singapura. Maka nya aku datang ke sini. Tapi aku mendengar kalian seperti sedang merencanakan sesuatu. Apa itu?” Tanya Vicky serius.
Tidak ada obrolan. Marvel seperti sedang berpikir dan mengatur kalimat nya.
“Begini Vicky, Lucifer sangat marah dengan Black Dragon, karena mereka menculik Eva yang saat ini sedang hamil.” Ucap Marvel.
“Apa? Eva di culik lagi?” Tanya Cleo yang terkejut.
Marvel melihat Cleo dengan sinis.
“Siapa dia Vicky?” Tanya nya mengalihkan topik, sebenar nya dia sudah tahu siapa wanita yang di bawa keponakan nya itu.
“Dia adalah Cleo, kekasih yang akan menjadi isteri ku.” Jawab nya menunjuk Cleo.
“Calon isteri? Dari keluarga mana dia berasal? Apa kau sudah selidiki? Apa pekerjaan nya?” Tanya Marvel tidak suka.
“Cukup paman. Dengan siapa aku menikah itu bukan urusan paman. Selama aku menyukai dan mencintai nya, aku akan tetap menikahi nya.” Jawab Vicky ketus.
“Baiklah. Kau jangan marah. Paman hanya tidak ingin kau menyesal nanti.” Marvel menenangkan keponakan nya.
“Paman sedang berusaha membantu Lucifer untuk menghadapi Black Dragon. Karena mereka sudah menculik Eva beberapa hari yang lalu. Itu rencana paman.” Marvel member alasan.
“Paman tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi pada keponakan ku itu. Apalagi sebentar lagi paman akan memiliki cucu.” Ucap nya berbohong.
Cleo memegang tangan Vicky, seperti member kode.
“Ada apa sayang?” Tanya nya pada Cleo.
“Aku sangat lelah. Aku mau beristirahat. Tapi aku tidak mau di sini.” Bisik Cleo.
Marvel sangat membenci kedekatan mereka.
“Baik lah, paman kami pergi dulu.” Ucap Vicky.
“Kalian mau kemana nak? Kenapa tidak tinggal di sini saja? Ini juga kan rumah mu.” Pinta Marvel.
“Tidak paman, kami akan menginap di rumah papa yang lain saja.” Jawab Vicky.
“Tapi nak….
Vicky mengabaikan dan membawa Cleo pergi bersama nya.
“Si*al…. setelah aku menghabisi Lucifer dan keturunan nya, maka aku akan membunuh mu Vicky.”Gumam nya.
******************************
“Kau tidak apa-apa kan kalau kita tidak tinggal di rumah paman mu?” Tanya Cleo merasa tidak enak.
__ADS_1
“Tidak apa-apa sayang. Aku juga dari dulu tidak suka tinggal di sana. Keluarga ku memiliki beberapa rumah di sini. Jadi kita akan ke sana.” Jawab Vicky.
“Aku sangat kasihan terhadap Eva dan Lucifer. Tidak bisa hidup dengan tenang.” Ucap Cleo.
“Kau benar. Tapi aku yakin mereka suatu saat akan bisa hidup dengan tenang. Aku harap mereka baik-baik saja.” Ucap Vicky.
“Lalu? Apa kau tidak membantu Lucifer?” Tanya Cleo.
“Aku harus membantu nya. Walaupun dia membenci ku, dia adalah satu-satu nya keluarga yang perduli pada ku.” Ucap nya serius.
“Black Dragon, aku tidak akan membiarkan kalian mengganggu kehidupan kakak dan kakak ipar ku.” Gumam nya.
***********************
Eva memakan bubur ayam setelah di suapi Mahesha dengan bujukan. Dan dia juga memberikan beberapa helai rambut nya untuk melakukan test DNA.
“Apa bubur nya enak?” Tanya Mahesha.
“Mmm….tidak terlalu. Masih lebih enak buatan Adam.” Jawab nya jujur.
Revand sedikit tidak suka mendengar jawaban dari Eva.
“Hahahahaha….. tapi kau adalah orang yang kedua yang di bikinin bubur, setelah mama nya.” Ucap Mahesha.
“Apa kau sangat mencintai Lucifer? Apa dia memaksa mu untuk menikah dengan nya?” Tanya Mahesha.
“Tidak. Dia tidak memaksa ku menikah dengan nya. Aku mau menikah dengan nya karena dia sudah beberapa kali menyelamatkan dan melindungi
aku sudah mulai terbiasa dan menerima nya.” Jawab nya jujur.
“Apa kau tidak takut dengan nya?” Tanya Mahesha lagi.
“Tentu saja aku sangat takut. Aku tahu siapa dia saat dia menggergaji musuh nya di depan mata ku sendiri. Darah di mana-mana. Dan karena itulah aku ingin pergi dari nya. Aku takut di bunuh. Tapi aku baru sadar, dia
melakukan itu karena dia marah mereka menculik dan menyakiti ku. Tubuh nya
gemetaran dan menangis saat dia mengatakan kalau dia mencintai ku. Saat itulah aku baru sadar aku salah menilai nya. Dan aku tidak ingin berpisah dari nya.
Begitu lah cerita nya.” Ucap Eva.
Mahesha dan Revand merasa tersentuh dengan ucapan Eva. Mereka seperti tidak percaya apa yang di katakana tentang Lucifer.
“Jadi dia sangat mencintai mu ya. Aku tidak menyangka dia akan seperti itu.” Ucap Mahesha.
“Iya, dan aku juga sangat mencintai nya. Dan sekarang kami sudah memiliki buah cinta kami.” Ucap nya memegang perut nya.
“Bagaimana kalau kalian mati?” Tanya Revand dengan mengucapkan tiba-tiba.
“Revand!! Apa yang kau katakan?” teriak Mahesha.
Eva melihat sinis Revand. Seperti tidak suka.
“Kalau pun kami mati, paling tidak kami tidak berpisah. Tidak ada penyesalan.” Jawab nya sinis.
__ADS_1
“Kau tidak bisa bahagia, hanya karena kau memiliki dendam pada orang yang salah. Mama mu akan semakin sedih melihat sifat mu ini…
“DIAM!!!!” teriak Revand marah.
Eva diam secara mendadak.
“Aku bisa membunuh mu saat ini.” Revand mendekati Eva yang mulai tidak terlalu takut.
“Hentikan Revand!” Mahesha berusaha menjauhkan Revand dari Eva yang masih menatap tajam pada Revand.
Mahesha menarik Revand keluar dari kamar secara paksa.
“Sifat nya hampir sama dengan Adam. Pemarah sekali.” Ucap nya.
Di ambil nya ponsel yang sudah mati kehabisan baterai.
“Aku harus mencarger di mana? Tidak ada carger di sini.” Gumam nya melihat sekitar nya.
**********************
“Lepaskan aku!” Revan berontak.
Mahesha melepaskan genggaman nya.
“Jangan kasar pada nya. Sebelum kau menyesal.” Suruh papa nya.
“Menyesal? Justru aku lebih menyesal kalau aku tidak membunuh mereka.” Jawab Revand.
“Revand, aku tahu apa yang papa pikirkan sama dengan apa yang kau pikirkan saat ini kan?” Tanya Mahesha.
“Apa maksud mu?” Tanya Revand.
Mahesha melihat nya dengan serius.
“Kau juga penasaran kan? Apakah Eva itu adik mu atau bukan?” Tanya Mahesha pada inti nya.
Revand tidak menjawab nya. Dia diam. Karena memang dia bertanya seperti itu di dalam hati nya.
“Papa juga berpikir seperti itu nak. Tapi kamu akan menyesali perbuatan mu, kalau ternyata dia adalah adik kandung mu yang sudah
berpisah dengan kita lebih dari 20 tahun. Di tambah lagi dia sedang hamil. Kau tidak akan bisa menebus kesalahan mu kalau itu terjadi." ucap papa nya pelan namun serius.
.
.
.
.
VOTE N LIKE NYA DONK...
TERIMAKASIH...
__ADS_1