SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA

SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA
EPISODE 60


__ADS_3

"Jadi, apa kau akan menikahi nya? " tanya Steven.


"Hhhmmm.... ya mau bagaimana lagi. " ucap Lucifer.


"Yakin? " tanya Steven lagi.


Lucifer menatap Steven.


"Kenapa? apa kau tidak percaya pada ku? " tanya Lucifer.


"Iya, aku tidak percaya pada mu. " jawab Steven.


"Seperti yang aku bilang, aku melakukan nya hanya untuk melindungi nya, karena masalah ini sudah semakin membesar. " ucap Lucifer.


"Aku tidak mau terjadi hal buruk lagi pada nya, kalau tidak aku pasti merasa sangat bersalah. " ucap Lucifer.


"Kalau begitu, kapan kalian akan menikah? " tanya Lucifer.


"Entah lah.... biar dia aja yang menentukan" ucap Lucifer.


"Hahahahahaha.... " Steven tertawa.


Lucifer menatap nya keheranan.


"Ada apa dengan mu? " tanya Lucifer.


"Aku... aku hanya tidak menyangka kalau kau akan duluan menikah di bandingkan dengan ku, padahal aku berpikir kalau aku yang akan duluan memberikan kartu undangan pada mu, hahahahaha. " ucap Steven.


"Diam lah..." ucap Lucifer.


"Apa jadi nya dia menikah dengan seorang bos mafia, hehehehehehehe.... " ucap Steven.


"Dia sudah tahu kan kalau kau.....? " tanya Steven.


"Tidak, dia tidak tahu, dan jangan sampai dia tahu siapa aku. " ucap Lucifer.


"Apa??? jadi... dia tidak mengetahui nya? " tanya Steven kaget.


Mereka berdua diam, memikirkan sesuatu.


"Bagaimana kalau dia akan mengetahui nya? " tanya Steven.


"Entah lah.. " ucap Lucifer.


"Aku yakin dia akan takut pada mu, dan rasa takut nya itu pasti sangat berbeda dengan biasa nya. " ucap Steven.


"Dia pasti akan menghindari mu, pergi jauh... "ucap Steven serius.


Lucifer melihat Steven. Lama dia menatap nya.


*****************************


"Apa kamu bilang Lisna, Eva masuk rumah sakit? " tanya mama Lisna.


"Iya ma, dia mengalami kecelakaan. " ucap Lisna.


"Terus bagaiamana keadaan nya, mama mau ngejenguk nya. " ucap mama nya.


"Udah baikkan sih ma, cuma masih harus dalam perawatan lagi. " ucap Lisna.


"Aku juga sudah bertemu dengan bos nya, dan besok aku di terima bekerja di tempat nya. " ucap Lisna.


"Oh ya... bagus donk. " ucap mama nya.

__ADS_1


"Bos nya ganteng banget loh ma. " ucap Lisna.


"Terus? apa kamu menyukai nya? " tanya mama nya.


"Ya enggak lah ma, lagi pula aku merasa kalau Eva dan Lucifer itu berjodoh. " ucap Lisna.


"Tapi, Eva punya banyak teman cowok yang tampan-tampan, hehehehehe. " ucap Lisna.


"Pergunakan kesempatan nya dengan baik, jangan di sia-siakan. " ucap mama nya.


"Oh ya... jangan lupa ucapin terimakasih sama Eva, dia pasti udah bantuin kamu untuk bisa bekerja, mama yakin, kerja di situ gaji nya pasti sangat besar. " ucap mama nya.


"mmmm.... aku tahu ma, udah ah... aku mau tidur, soal nya aku di suruh pagi-pagi kerumah sakit besok. " ucap Lisna.


Oke.. oke.. " jawab mama nya.


********************************



"Bos, gadis ini adalah karyawan si Lucifer, dia yang menggagalkan rencana kita. " ucap anak buah Jefry.


"Hhhmmm.... cantik juga.... " ucap Jefry memainkan bibir nya.


"Di mana dia sekarang? " tanya nya.


"Kami masih mencari informasi nya bos." jawab anak buah nya.


"Cepat kerjakan, semakin cepat semakin bagus buat tuan Richard. " ucap Jefry.


"Baik bos. " ucap anak buah nya.


"Hahahahahaha.... kau cantik juga... akan ku permalukan diri mu, hingga kau tidak mau hidup lagi... " ucap Jefry mencium foto Eva yang di berikan anak buah nya.


*****************************


"Nanti saja, aku belum lapar. " jawab Lucifer yang membuka mata nya saat Steven berbicara pada nya.


"Kau sudah di sini tiga jam, apa kau tidak lelah? beristirahat lah, biar aku yang jaga dia di sini." ucap Steven yang kasihan pada sahabat nya.


"Gak apa-apa, hhoooaammmm.... " ucap Lucifer sambil menguap.


"Kau masih mengatakan kalau kau tidak menyukai Eva, tapi kau sudah berkorban seperti ini... aku harap kau akan membuka hati mu yang kosong itu. " gumam Steven.


"Dengar, kau juga harus menjaga kesehatan mu, kalau kau sakit, kau tidak akan bisa menjaga gadis itu. " ucap Steven.


Lucifer mengerti maksud Steven.


"Tapi tidak ada yang menjaga nya di sini? " ucap Lucifer.


"Biar aku yang menjaga nya.... asalkan.... " ucap Steven menatap Lucifer.


"Apa? " tanya Lucifer curiga.


"Kau jangan lama, karena kerjaan ku juga masih ada, hahahahaha. " ucap Steven tertawa memegang kepala nya.


"Hhhmmm... Baiklah." ucap Lucifer.


"Aku akan pergi sebentar. " ucap Lucifer.


Steven melihat Lucifer pergi meninggalkan Steven.


"Hhmmm... kalau aku wanita, udah aku ajak nikah kau, hahahahaha. " ucap Steven bercanda.

__ADS_1


Steven masuk ruangan Eva, mengecek kesehatan nya, Eva masih tertidur.


"Kau harus bisa mengubah Lucifer, aku yakin kau tercipta untuk nya. " gumam Steven.


Lucifer pergi ke minimarket hanya membeli beberapa roti dan kopi untuk mengatasi ngantuk nya, kemudian kembali kerumah sakit lagi. Saat dia berjalan, seseorang melihat nya.


"Hei, bukan kah itu si Lucifer? " tanya nya pada teman nya di dalam mobil.


Teman nya melihat orang yang di tunjuk.


"Kau benar." jawab nya.


"Ke mana dia? " tanya nya lagi.


"Itu kan arah mau kerumah sakit" jawab rekan nya.


"Ngapain dia kesana? " tanya teman nya lagi.


"Apa mungkin wanita itu di rawat di rumah sakit itu? " tanya teman satu nya lagi.


"Seperti nya kau benar. " jawab rekan nya.


"Apa yang harus kita lakukan? " tanya teman nya.


"Apa kita menyerang nya, siapa tahu bos akan memberikan kita hadiah yang besar." ucap nya.


"Apa kau bodoh? Anton saja yang di atas kita bisa mati tersiksa di bikin, apalagi kita yang cuma berdua ini. " ucap rekan nya.


"Sebaik nya kita memberitahukan bos Jefry. " saran nya.


Dua orang itu segera melaju menemui Jefry untuk memberitahukan informasi itu.


Lucifer masuk dan melihat Steven di dalam ruangan Eva.


"Apa dia bangun? " tanya Lucifer sambil menggigit roti di tangan nya.


"Tidak, hanya saja dia mengigau. " ucap Steven.


"Ngigau? ngigau apa? " tanya Lucifer penasaran.


"Dia bilang, 'Lucifer, aku mencintai mu, aku menyukai mu, cepat, kita harus menikah' , begitu kata nya. " ucap Steven bercanda.


Lucifer menghentikan memakan roti nya. Dan menatap diam sahabat nya.


"Hhhmmm..... Steven... Steven.... dia itu tidak pernah memanggil ku tanpa kata ' tuan' " ucap Lucifer.


"Kau hanya mengarang saja." ucap Lucifer melanjutkan memakan roti nya dengan lahap.


"Hahahahahahahaha..... kau benar, mana mungkin Eva berbicara seperti itu." ucap Steven mengaku kalah.


"Main tebak-tebakan yuk. " ucap Steven.


"Aku tidak punya waktu. " ucap Lucifer mengambil posisi duduk di samping Eva.


Steven melihat nya, dan hanya tersenyum sedikit.


"Hhmm... bilang aja kau takut kalah. " tantang Steven.


Lucifer tidak mendengar kan perkataan Steven, mata nya hanya memandang wajah Eva yang masih tidur sambil meminum kopi nya.


"Lucifer.... Lucifer... woy.... " panggil Steven.


HAI.... HAI.... JANGAN LUPA LIKE VOTE NYA DONK... SEPI AMAT....

__ADS_1


TERIMAKASIH...


__ADS_2