SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA

SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA
EPISODE 77


__ADS_3

Eva menggigit bibir nya, mencoba untuk menahan air mata nya.


"Lalu di mana mereka sekarang? " tanya Eva.


"Mereka sudah meninggal ketika aku berumur 20 tahun. " ucap Lucifer.


Eva tanpa sadar memeluk Lucifer, Lucifer merasa kaget, tapi dia membiarkan Eva memeluk nya.


"Hhikkss... hhiikkss... kamu.. kamu ternyata hidup dengan penuh perjuangan. " ucap Eva memeluk Lucifer.


"Kamu harus bersabar, aku janji akan menjadi isteri yang baik, aku tidak akan meminta apa-apa pun dari mu, hhikkkss... hhiikss... " ucap Eva menangis.


"Dia menangisi ku? kenapa? " gumam Lucifer.


"Kau meminta apapun aku pasti bisa memberikan nya, kau tidak usah khawatir. " ucap Lucifer dalam pelukan Eva.


"Tidak... tidak... aku tidak bisa, kamu sudah melewati hidup yang susah. " ucap Eva.


"Itu dulu, sekarang aku hidup berlimpah. " ucap Lucifer.


"Mereka meninggalkan warisan dan perusahaan ini pada ku, jadi kau tenang saja. " ucap Lucifer.


Lucifer melepas pelukan Eva perlahan. Menatap Eva. Melap air mata Eva yang jatuh di pipi nya.


Eva masih menangis sesunggukkan.


"Kenapa dia menangis seperti ini? apa aku menyakiti nya? " gumam Lucifer.


"Berhenti lah menangis, apa kau mau membanjiri ruangan ini? " ucap Lucifer.


"Ppuufftthh.... mana mungkin air mata ku sebanyak itu Adam. " ucap Eva melap air mata nya juga.


Lucifer mengangkat alis nya.


"Adam, aku ingin bertanya padamu, dan tolong kau menjawab nya dengan jujur, aku hanya.... " Eva tidak melanjutkan kalimat nya karena Lucifer memberi kode untuk diam.


Eva kecewa, wajah nya cemberut.


"Hhhhhhhhhmmmmmm..... Baik lah, apa yang ingin kau tanyakan? " tanya Lucifer yang menyerah dengan wajah melas Eva.


Eva tersenyum senang.


" Adam, tolong beri aku jawaban, kenapa kamu mau menikah dengan ku? dan aku janji, aku tidak akan mengubah rencana pernikahan kita. " ucap Eva.


Lucifer diam.


"Aku hanya penasaran, seperti yang kau katakan, aku jelek, bodoh, tidak akan ada laki-laki yang menyukai ku, lalu, kenapa kau mau menikahi ku? " tanya Eva.


Lucifer menatap Eva, dia menggarukkan kening nya, sesekali mengalihkan pandangan nya.


"Itu karena aku ingin kau tinggal dengan ku, dan kau bilang, kau tidak mau tinggal dengan ku tanpa ikatan pernikahan kan? maka nya aku mengajak mu menikah dengan ku. " ucap Lucifer.


"Hah? " jawab Eva.


"Lalu kenapa kau mau aku tinggal dengan mu? bukan kah kamu membenci ku? " tanya Eva lagi.

__ADS_1


Lucifer diam.


"Itu karena... kau sudah mengorbankan nyawa mu untuk ku, dan bahkan hidup mu juga pernah terancam ketika mengetahui kejahatan Edward dan Beny. " ucap Lucifer.


"Aku tidak membenci mu, tapi aku tidak menyukai mu. " jawab Lucifer lagi.


"Kau tidak membenci ku, tapi kau selalu marah-marah pada ku, bahkan sebelum aku bekerja di kantor mu." ucap Eva.


"Ck... itu karena kau yang bodoh dan ceroboh, kau sering melakukan kesalahan." jawab Lucifer.


"Benar juga, aku ceroboh... hhhmmm. " ucap Eva dengan suara pelan.


"Lalu bagaimana dengan Lisna? apa dia akan tetap tinggal di sini? " tanya Eva.


"Dia akan menggantikan mu menjadi asisten ke dua ku. " ucap Lucifer.


"Hhmmm... baiklah, paling tidak dia bisa tetap bekerja. " ucap Eva.


"Tapi jangan galak-galak dengan nya ya Adam" ucap Eva.


"Hhmm... aku rasa Lisna lebih pintar dari pada kau. " ucap Lucifer santai.


"Iya... iya.. aku tahu itu. " jawab Eva menggerutu.


Lucifer melihat reaksi wajah Eva. lalu menggelengkan kepala nya.


"Ayo kita keluar, apa kau lapar? " tanya Lucifer berdiri menawarkan tangan nya.


"Aku lapar, tapi Lisna sedang menyiapkan makan malam. " ucap Eva menyambut tangan Lucifer.


Lucifer memegang telapak tangan Eva dan menuntun nya ke ruangan depan.


"Tuan, besok aku akan membawa gadis itu pada anda. " ucap James pada Richrad.


"Bagus, aku sudah tidak sabar ingin bertemu dengan gadis itu, Eva, hahahahahha. " ucap Richard.


"Apa yang akan anda lakukan pada nya? " tanya James.


"Menghancurkan nya, lalu membunuh nya, mayat nya akan aku kirim pada Lucifer, aku akan membuat di menangis dan menderita. " ucap Richard.


"Tapi tuan, apa mungkin Lucifer jatuh cinta pada gadis ini? " tanya Jefry.


"Tentu, aku tahu sifat Lucifer, dia tidak pernah perduli dengan siapapun. " ucap Richard membuang asap rokok nya.


"Kalau boleh tahu, kenapa anda membenci Lucifer? " tanya James penasaran.


"Karena dia berani menantang ku, menutup jalan bisnis ku. " ucap Richard.


Richard dan Lucifer memiliki dendam 4 tahun yang lalu, di saat kelompok Lucifer, menggagalkan perdagangan organ-organ dalam manusia , obat-obatan terlarang dan senjata nuklir.


Karena Lucifer juga, lawan Richard semakin banyak, dan mengucilkan kelompok Tiger Blood.


Dengan ambisi besar yang di miliki Richard, dia mengumpulkan orang-orang dan membentuk kelompok mafia nya.


****************************

__ADS_1


"Lisna, terimakasih atas makanan nya, enak banget. " ucap Hendra.


"Sama-sama, asal bahan-bahan dan peralatan nya sudah lengkap, aku bisa memasak makanan yang enak. " ucap Lisna.


"Biar aku bantu membereskan piring-piring nya." ucap Aris.


"Terimakasih Aris. " ucap Lisna.


"Kalian beristirahat lah. " suruh Lucifer pada Eva dan Lisna.


"Oke... aku juga sudah sangat lelah sekali. " ucap Lisna.


Eva masih duduk, sementara Lisna sudah pergi ke kamar.


"Apa kamu akan tidur di sofa lagi? " tanya Eva.


Lucifer hanya menganggukkan kepala nya.


"Tenang saja Eva, nanti kalau kalian sudah menikah, kalian akan tidur satu ranjang kok, hehehehe." ucap Hendra.


Eva dan Lucifer melirik Hendra, membuat Hendra berhenti tertawa.


"Pergi lah istirahat, besok pagi kita akan ke kost an mu." suruh nya lagi.


"Baiklah kalau begitu. " ucap Eva berdiri.


"Selamat malam Adam. " ucap Eva dengan senyum.


Lucifer mengabaikan nya, membuat Eva memonyongkan bibir nya kecewa.


"Adam? apa tuan Lucifer tidak keberatan di panggil Adam? " gumam Hendra.


"Ada apa Hendra? apa yang sedang kau pikirkan? apa kau sedang mengatur rencana menyerang ku?" tanya Lucifer bercanda.


"Ti.... tidak tuan, hanya saja Eva memanggil anda dengan nama anda sendiri, Adam? " ucap Hendra.


"Tidak apa-apa, lagi pula nama ku kan Adam. " ucap Lucifer santai.


"Benar tuan, tuan besar Michael Lee lah yang memberikan nama panggilan buat anda, Lucifer. " ucap Hendra.


Lucifer menatap tajam Hendra, Hendra jadi salah tingkah.


"Ingat, jangan sampai Eva tahu siapa aku, aku tidak mau dia menjauh karena ketakutan. " ucap Lucifer.


"Berarti anda ingin dia dekat dengan anda ya tuan, hehehehehe. " ledek Hendra.


Lucifer melempar bantal sofa pada Hendra. Hendra menghentikan tawa nya.


"Lis, besok pagi aku akan ke kost an. " ucap Eva di ranjang.


"Apa? apa tuan Lucifer sudah mengijinkan nya? " tanya Lisna.


"Iya, Adam akan menemaniku ke sana, hehehehe. " ucap Eva senang.


"Duh senang nya yah... " ucap Lisna.

__ADS_1


"Iya donk, hehehehe. " ucap Eva.


JANGAN PELIT LIKE DAN VOTE NYA DONK... SALING MEMBERI SEMANGAT.... AUTHOR NYA INI NGETIK PAKE HP, BELUM ADA LAPTOP, JADI TOLONG, BERI SEMANGAT DENGAN LIKE DAN VOTE. JANGAN HANYA MINTA UP, TAPI PELIT LIKE NYA... 😢😢😢😢


__ADS_2