SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA

SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA
EPISODE 76


__ADS_3

Tinngg nnnoonnnggg..... Tttiinggg nnooonnngg....


"Biar aku saja yang membuka nya. " Eva berdiri menuju pintu.


CCEEKKLLEKEKK.....


"Kalian sudah pulang ya, hehehehe. " ucap Eva meledek melipat tangan di depan dada nya.


"Cie elah... senang banget nih di tinggal berdua, hahahaha. " ledek Lisna juga.


"Gak kok, kami juga baru pulang. " jawab Eva.


"Emang nya kalian dari mana? " tanya Lisna masuk ke dalam. Di susul Aris dan Hendra.


"Habis jalan-jalan saja, kalian dari mana? " tanya Eva balik.


"Jalan-jalan juga sih, sekalian pulang sebentar ke rumah, ngabarin orang tua ku. " jelas Lisna.


"Oouu. " jawab Eva.


"Aris, Hendra, ikut aku. " suruh Lucifer.


"Baik tuan. " jawab mereka.


"Mama dan papa kirim salam sama kamu, kangen kata nya. " ucap Lisna menuju dapur.


"Oh ya, aku juga kangen sama mereka, hehehehe. " ucap Eva.


Lisna kembali dari dapur membawa minuman di tangan nya.


"Eh.. kalian habis dari mana sih? " tanya Lisna.


"Sebenar nya kami ke butik baju pengantin. " jawab Eva.


"Apa? vitting baju gitu? " tanya Lisna.


"Tadi nya sih, tapi gatot. " ucap Eva.


"Maksud nya gimana? " tanya Lisna.


"Jadi aku udah mencoba beberapa gaun pengantin nya, tapi gak ada yang di sukai Adam. " ucap Eva.


"Adam? siapa tuh? " tanya Lisna.


"Ih... itu nama asli Lucifer loh, Adam Caesarius Rameses " ucap Eva.


"Oh ya... keren ya.. " jawab Lisna.


"Apalagi di tambah tingkah pemilik butik nya, si Betty nama nya, laki-laki yang ganteng banget, tapi ngondek, alias banci. Dia ganjen banget sama Adam, nempelin dia terus, jadi Adam nya bad mood deh." ucap Eva.


"Hahahahaha.... bukan cuma cewek aja yang suka sama si tuan Lucifer, cowok pun klepek-klepek, hahahhaha. " ucap Lisna.


"Besok aku mau bertemu dengan orang tua angkat ku. " ucap Eva.


"Hah? terus kau mau gitu? " tanya Lisna kaget.


"Iya, lagi pula Adam akan menemaniku kok, walaupun dia datang agak terlambat. " ucap Eva.


"Hhmmm.... bagus lah, aku gak terlalu khawatir jadi nya. " ucap Lisna meminum minuman nya.


"Pasti pesta nya akan mewah banget ya. " ucap Lisna.


"Gak, kata Adam acara nya gak perlu di pestain, yang penting sah aja dulu. " jawab Eva.


"Loh, kan ini pernikahan loh, sekali seumur hidup. " ucap Lisna.


"Gak apa-apa kok, aku juga gak keberatan, yang penting, di akui di agama dan negara, aku dah senang. " jawab Eva.


"Hhmmm... terserah mu lah, aku juga yakin, tuan Lucifer itu pasti bisa bertanggung jawab dengan mu. " jawab Lisna.

__ADS_1


"Aku juga, hehehehehe. " ucap Eva.


"Ada apa tuan? " tanya Aris.


"Besok, Eva akan bertemu dengan orang tua angkat nya. " ucap Lucifer.


"Apa tuan? lalu apa yang harus kami lakukan? " tanya Hendra.


"Aku yakin dia tidak bertemu dengan orang tua nya, pasti dia akan di jebak. " ucap Lucifer.


"Biarkan Eva bertemu sendiri, kalian awasi saja pergerakan mereka. " ucap Lucifer.


"Jangan ada yang bergerak tanpa perintah dari ku, mengerti? " tanya Lucifer.


"Kami mengerti tuan. " ucap mereka.


"Mengenai pernikahan nya bagimana tuan, siapa saja yang akan kami kirimin kartu undangan nya. " tanya Hendra.


"Kau, Aris, Steven, dan William jadi perwakilan ku. " ucap Lucifer.


"Hah? ma... maksud nya tuan? " tanya Hendra kaget.


"Sebaik nya pernikahan ini jangan terlalu ramai, dan jangan banyak yang tahu. " ucap Lucifer.


"Lalu bagaimana dengan Eva? " tanya Aris.


"Aku akan memberitahukan nya, " jawab Lucifer.


"Baik tuan, kami mengerti. " jawab mereka.


"Bagus, keluar lah." ucap Lucifer.


"Suruh Eva ke ruangan ku. " perintah Lucifer.


"Baik tuan. " jawab Aris.


"Hehehehehe. " tawa Hendra.


"Eva, tuan Lucifer menyuruh mu ke ruangan nya, dia sedang menunggu. " ucap Aris.


"Di ruangan nya? ada apa? " tanya Eva.


"Udah.. gak usah banyak tanya, pergilah, mungkin dia risih dengan kehadiran kami" ucap Lisna.


Eva melihat Lisna, berdiri dan menuju ruangan yang di suruh.


"Eh.. Lisna, siapin makan malam kita. " suruh Eva.


"Hhhmm.... siap nyonya besar. " jawab Lisna memberi hormat.


Tok... tok... tok...


"Masuk. " ucap Lucifer dari dalam.


Eva masuk dengan perlahan.


"Ada apa Adam? " tanya Eva.


"Duduk lah. " ucap Lucifer.


Eva duduk di sofa, di susul Lucifer yang duduk di samping nya.


"Kau pilih siapa yang akan menjadi perwakilan mu di acara pernikahan kita. " ucap Lucifer.


Eva sedang berpikir.


"Berapa banyak? " tanya Eva.


" Emat atau lima. " jawab Lucifer.

__ADS_1


"Hhmm... kedua orang tua ku, Lisna, dan... Aldo. " ucap Eva.


"Baik. " ucap Lucifer.


"Beberapa hari lagi kita akan menikah di salah satu gereja, persiapkan diri mu. " ucap Lucifer.


"Apa kau punya kartu keluarga? " tanya Lucifer.


"Punya, tapi di kost an, Ktp ku juga ada di sana. " ucap Eva.


"Jam berapa besok kalian bertemu? " tanya Lucifer lagi.


"Jam 4 sore. " jawab Eva.


Sejenak Lucifer diam berpikir.


"Besok pagi kita ke kost an mu, dan ambil barang-barang mu yang kau anggap penting, jangan terlalu banyak. " ucap Lucifer.


"Terus yang lain nya, seperti motor dan pakaian ku? " tanya Eva.


"Buang saja. " Jawab Lucifer santai.


"Hah? " Eva kaget.


"Kau bisa membeli yang baru nanti. " ucap Lucifer.


"Pengen protes takut di bilang keras kepala, ribet kalau dia nanti marah. " gumam Eva.


"Lalu Adam, bagaimana dengan keluarga mu? apa kau tidak memperkenalkan ku pada mereka? calon mertua, hehehehe." ucap Eva.


Lucifer menatap nya.


"Aku tidak punya keluarga, aku anak yatim piatu. " ucap Lucifer serius.


Eva kaget, ada perasaan sedih di dalam hati nya.


"Dia... yatim piatu? " gumam Eva.


"Tapi aku tidak di besarkan di panti asuhan, ada seseorang yang mengadopsi ku dan merawat ku. " ucap Lucifer.


"Tidak tinggal di panti asuhan, lalu di mana anda tinggal sebelum di adopsi? " tanya Eva.


"Di jalanan. " jawab Lucifer serius tidak memandang Eva.


Eva merasa sedih, mencoba menahan air mata nya.


"Umur berapa tahun Adam di adopsi? " tanya Eva lagi.


"umur 12 tahun. " jawab Lucifer.


"Ya ampun, aku umur 2 tahun sudah di adopsi oleh orang tua angkat ku, sebelum di adopsi aku di besarkan di panti asuhan. " gumam Eva.


"Dan dia.....selama 12 tahun hidup di jalanan tanpa ada yang merawat nya? " gumam nya lagi.


"Selama 12 tahun, bagaimana anda bisa hidup? " tanya Eva.


Lucifer menatap Eva yang mencoba menahan kesedihan nya.


"Ada apa dengan mata nya? apa dia kelilipan? " gumam Lucifer.


"Aku menghidupi diri ku dengan mengamen, semir sepatu, cuci mobil, apa pun aku lakukan, yang penting bisa makan. " ucap nya.


"Tidur nya? " tanya Eva.


"Di mana aja ada tempat kosong, di depan toko orang, di bawah jembatan, yah.. di mana aja, yang penting bisa memejamkan mata. " jawab Lucifer.


Eva menggigit bibir nya, mencoba untuk menahan air mata nya.


JANGAN PELIT LIKE DAN VOTE NYA DONK... SALING MEMBERI SEMANGAT.... AUTHOR NYA INI NGETIK PAKE HP, BELUM ADA LAPTOP, JADI TOLONG, BERI SEMANGAT DENGAN LIKE DAN VOTE. JANGAN HANYA MINTA UP, TAPI PELIT LIKE NYA... 😢😢😢😢

__ADS_1


__ADS_2