SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA

SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA
Episode 238


__ADS_3

Vicky dan Cleo sudah kembali ke tempat mereka.


Eva dan Lucifer sedang tidur siang di dalam kamar. Lucifer memluk Eva sehingga membuat nya tertidur dengan pulas.


Lucifer terbangun, di lihat nya wajah Eva yang masih tertidur, di usap nya dan membelai pipi isteri nya.


TTOKK…TTOKK…TTOOKK…


Seseorang mengetuk pintu nya.


Lucifer turun dengan perlahan. Melepaskan pelukan nya agar Eva tidak terganggu.


Dia membuka pintu, dan ternyata Revand yang sudah berada di depan pintu nya.


“Ada apa?” Tanya Lucifer menguap.


“Apa dia sedang tidur?” Tanya Revand mencoba mengintip.


“Jangan mengintip nya. Dia sedang tidur.” Lucifer mengahalangi pandangan Revand yang mencoba melihat nya.


“Aku tidak mengintip nya, aku hanya ingin memastikan keadaan adik ku.” Jawab Revand ketus.


“Maksud mu? Apa kau curiga aku tidak bisa menjaga nya? Apa kau lupa kalau aku yang selama ini yang sudah menjaga nya?” Tanya Lucifer kesal.


“Ck… sudah lah. Aku ingin berbicara dengan mu di luar.” Ucap Revand.


“Tidak mau, aku mau tidur.” Lucifer ingin menutup pintu namun di tahan Revand.


“Ayo lah, ada yang ingin aku bicarakan dengan mu.” Tahan Revand.


Lucifer melihat nya dengan sangat kesal.


“Revand, aku sangat lelah. Karena ulah mu ini. Pergilah.” Suruh Lucifer.


“Aku tidak mau pergi, aku akan membangunkan Eva kalau kau tidak mau ikut dengan ku.” Ancam Revand.


“What?? Apa kau berani membangun kan nya? Kakak macam apa kau?” Tanya Lucifer.


Revand hanya membalas nya dengan tersenyum.


“Kakak dan adik sama-sama keras kepala.” Ucap nya pelan.


Lucifer mengikuti keinginan Revand, dengan pelan dia menutup pintu, sebelum nya di pastikan dulu kalau Eva masih tertidur.


*************


“Apa yang ingin kau tanyakan? Cepat bicara nya.” Tanya Lucifer.


Lucifer dan Revand bebicara di teras atas. Seorang pelayan mengantar kan dua gelas kopi untuk mereka.


“Sebelum nya aku mengucapkan terimakasih pada mu. Sudah menjaga adik ku.” Revand membuka obrolan nya.

__ADS_1


Lucifer diam mengabaikan.


“Aku juga minta maaf karena salah paham pada mu dan Eva.” Ucap nya lagi dengan serius dan suara gugup nya.


Lucifer masih diam. Meminum kopi nya.


Revand membuang nafas kesal nya.


“Aku sedang berbicara dengan mu, kenapa malah mengabaikan ku?” Tanya Revand kesal.


“Bicara ya bicara saja. Apa yang harus aku jawab?” Tanya Lucifer santai.


Revand melihat nya dengan tatapan kesal.


“Jangan lupa, aku adalah kakak ipar mu.” Ancam Revand.


“Lalu?” Tanya Lucifer ketus.


Revand berusaha untuk bersabar.


“Untung kau adik ipar ku, kalau tidak…..


“Seandai nya kau bukan kakak ipar ku, aku tidak takut pada mu. Kau tahu apa rencana ku sebelum Eva menghubungi ku?” Tanya Lucifer sinis.


“Aku ingin membunuh mu dan papa mu. Aku ingin mencincang kalian. Aku tidak akan membuatkan kalian mati dengan begitu muda nya.” Ucap Lucifer sangat serius.


Revand bisa meraskan keseriusan kalimat Lucifer. Bahkan suasana terasa mencekam.


Tentu saja Revand sangat mengingat nya. Dia juga merasa bersalah dan malu pada Eva dan diri nya sendiri.


“Jadi kau jangan meminta imbalan atau balasan di balik hubungan darah kau dan Eva. Aku hanya perduli dan khawatir pada Eva dan


anak-anak ku. Tidak untuk mu dan papa mu itu.” Ucap Lucifer.


“Omongan nya kasar sekali.” Gumam Revand.


“Hahahahaha…. Jujur saja aku sangat senang melihat kepedulian mu terhadap Eva. Mungkin kalau aku wanita, aku pasti akan cemburu pada nya.” Jawab Revand.


“Kau tenang saja. Aku tidak meminta imbalan apapun pada mu. Seperti yang ku bilang tadi, aku justru sangat berterima kasih pada mu karena menjaga dan khawatir pada nya.” Jawab Revand meminum kopi nya.


“Aku mengajak mu berbicara seperti ini layak nya sebagai kakak ipar dan adik ipar. Kita sama-sama laki-laki kan. Jadi hanya mengobrol saja.” Revand meletakkan kopi nya lagi.


“Nanti malam aku dan Maurer akan ke lapangan.  Aku….


“Kau tenang saja. Seperti janji ku, aku akan membawa Marvel di hadapan kalian.” Lucifer memotong kalimat Revand.


“Apa kau akan ke sana juga?” Tanya Revand.


“Iya, aku ingin mengambil kedua jari tengah nya.” Ucap Lucifer santai.


“Selebih nya, terserah pada kalian.” Ucap nya lagi.

__ADS_1


“ja…jari tengah? Apa yang akan kau lakukan dengan jari itu? Jangan bilang sebagai hadiah untuk anak mu?” Tanya Revand khawatir.


Lucifer melihat Revand dengan kesal.


“Itu rahasia ku. Tidak usah tahu.” Jawab nya ketus.


Revand menggelengkan kepala nya.


“Sementara ini bilang dengan anak buah mu untuk pura-pura menyerang kami. Dan kami akan pura-pura kalah. Saat itu anak buah MaLee dan ketua nya akan datang. Baru kita melakukan perlawanan.” Ucap Lucifer.


“Ingat, hanya berpura-pura menyerang kami. Pastikan itu! Jangan sampai kita benar-benar bertarung.” Ucap Lucifer.


Revand menganggukkan kepala nya. Dia mengerti.


“Aku akan suruh Cleo untuk tinggal disini, dan menjaga Eva. Agar dia tidak khawatir.” Ucap Lucifer.


“Apa Mahesha akan turun juga?” Tanya Lucifer.


“Tidak. Dia akan tinggal di sini bersama dengan Eva.” Jawab Revand.


“Baik lah.” Jawab Lucifer.


Lucifer berdiri.


“Aku akan kembali ke kamar. Aku takut Eva bangun dan mencari ku. Kau tahu kan? Batin ku dan batin nya sudah terikat dan terhubung?” ledek Lucifer menunjuk dada nya dan arah Eva di depan Revand.


Setelah menyindir adik ipar nya, Lucifer pergi meninggalkan Revand yang masih melihat kepergian nya.


“Sombong sekali. Apa aku nanti akan seperti itu kalau menikah?” gumam nya dalam hati.


“Menikah? Hmm… aku tidak mau menikah. Merepotkan.” Gumam nya lagi.


************


Lucifer masuk kekamar nya. Di lihat nya Eva masih tertidur dengan memeluk bantal dan posisi yang masih sama. Perlahan dia naik ke ranjang dan menyingkirkan bantal itu.


“Sekarang tugas mu sudah selesai. Pergi lah.” Ucap nya pelan menyingkirkan bantal dalam pelukan Eva.


Lucifer tidur, memeluk Eva. Sebelum nya dia mengusap perut Eva.


********************


“Jadi, Eva adalah anak kandung Black Dragon?” Tanya Aris.


“Iya. Dan mereka terpisah karena ulah Marvel. Bahkan yang ternyata membunuh tuan Michael dan keluarga nya adalah Marvel, lalu menuduh Black Dragon yang melakukan nya.” Ucap Hendra lagi.


“Ckckckck…aku tidak menyangka Marvel sekejam itu.” Ucap Aris.


“Dan dia pedofil, memperkosa adik nya Vicky. Lalu memperkosa mama nya Eva dan Vicky.” Ucap Hendra lagi.


“Breng**k si Marvel itu. Aku yakin tuan Lucifer sangat marah pada nya.” Ucap Aris.

__ADS_1


“Tidak. Dia tidak terlalu marah. Yang lebih marah nya adalah tuan Vicky. Bahkan dia menangis dengan keras.


__ADS_2