SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA

SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA
Episode 265


__ADS_3

“Dia adalah kekasih ku, jadi aku berhak melindungi nya.” Teriak Aris.


“Hahahahaha…..bohong…. dia hanya mencintai ku. Rihana, cepat kemari sayang. Aku minta maaf pada mu. Kemarilah.” Bujuk Anton agar Rihana mendekat pada nya.


“Tidak Anton, kita tidak ada hubungan apa-apa lagi. Pergilah dan jangan mengganggu ku lagi.” Rihana menolak sambil menggelengkan kepala nya.


Anton kembali menjadi marah lagi.


“Kurang ajar, kau…..


Aris memukul Anton lagi yang berusaha ingin menyerang Rihana yang berjalan mundur.


“Apa kau tuli? Aku sudah bilang jangan ganggu kekasih ku lagi. Atau aku akan membunuh mu.” Ancam Aris berbisik di telinga Anton.


“Aris, jangan lakukan itu, nanti kalau orang itu mati, hantu nya akan bergentayangan.” Ledek William.


“Apa kau berani membunuh ku?” Tanya Anton.


Aris memberi senyum sinis nya. Segera di keluarkan pistol yang sudah di selipkan di pinggang nya. Dia sudah mengambil dari dalam mobil saat melihat Anton yang memukul Rihana.


Anton mulai takut. Mata nya sampai melotot melihat senjata yang di dekat kan pada nya.


“Apa kau mau peluru ini bersarang di otak mu?” ancam Aris.


“Kau tidak akan berani membunuh ku. Kau akan masuk penjara kalau kau membunuh ku.” Gertak Anton yang sebenar nya sudah sangat ketakutan.


DDOORRR……


Aris sengaja menembakkan senjata nya ke langit. Semua terkejut mendengar suara tembakan itu, termasuk Anton yang masih dalam genggaman Aris.


Pistol segera di tempelkan di kening Anton yang sudah mengeluarkan keringat.


“Jangan Aris, tolong jangan lakukan itu.” bujuk Rihana.


Aris melihat Rihana.


“Aku tidak mau kau terlibat dengan polisi karena ku.” Mohon nya.


Anton melihat dan tersenyum jahat.


Dia melepaskan genggaman Aris secara paksa.


“Kau lihat kan? Wanita itu masih mencintai ku. Dan kau hanya lah sebagai pelampiasan nya saja. Hahahahahha…” tawa Anton.


“Aku akan pergi, tapi aku akan kembali untuk membalaskan kalian berdua. Lihat saja.” Anton segera pergi meninggalkan mereka dengan masuk kedalam mobil nya.


Aris melihat Rihana dan menghampiri nya.


“Kau tidak apa-apa?” Tanya Aris  merapikan rambut Rihana yang berantakan.


“Aku…aku tidak apa-apa.” Jawab Rihana.


“Aris, sebaik nya kau bawa dia kerumah sakit Steven, pipi nya sudah bengkak tuh.” Suruh William.


“Tidak, tidak usah. Sebentar lagi ini akan sembuh kok.” Tolak Rihana pelan.


“Sebaik nya aku antar kau kerumah sakit.” Ajak Aris.


“Tapi…


“William apa kau bisa mengantarkan kami dulu?” Tanya Aris.


“Tentu, aku akan mengantar kan kalian.”jawab William senang.


Rihana segera pamit dengan Amel yang masih penasaran dengan ucapan pria yang menolong Rihana.


“Rihana, apa…


“Nanti aku jelaskan ya. Sekarang aku pergi dulu.” Ucap Rihana yang dibalas anggukan dari Amel.


Mau tidak mau Rihana menuruti ajakan Aris. William yang bertugas mengemudi mobil, sementara Rihana sendiri duduk di kursi belakang.


William beberapa kali melirik Aris yang diam pura-pura tidak tahu dengan kejadian itu. Dia tersenyum melihat Aris.

__ADS_1


“Fokus mengemudi nya William.” Ucap Aris yang risih di lihat.


“Hahahahaha…” tawa William.


*************


Di dalam perusahaan Adam Company, Lucifer sudah berhadapan dengan karyawan yang melakukan kecurangan. Mereka takut melihat Lucifer yang sedang menahan amarah.


“Kalian tahu kan kenapa aku memanggil kalian?” Tanya Lucifer mulai bersuara.


Mereka menggelengkan kepala.


“Tidak tahu? Lalu apa kalian tahu tentang masalah perusahaan?” Tanya nya lagi.


“Ta…tahu tuan.” Jawab mereka serentak.


Lucifer berdiri melihat karyawan nya yang melakukan penyelewengan keuangan.


Ada 8 orang termasuk Yoga yang berdebat dengan Novel beberapa waktu yang lalu.


“Aku rasa gaji yang kalian terima itu sudah sangat besar di bandingkan dengan perusahaan lain. Tapi kenapa kalian masih rakus? Mengambil yang bukan milik kalian? Kalian itu pencuri.” Ucap Lucifer pelan tapi serius.


“Kenapa kalian lakukan itu? hhhmm..?” Tanya Lucifer.


Mereka diam, tidak memberi jawaban. Tapi mereka ketakutan.


“Kalian sudah tahu kan kalau perusahaan ku ini sering menghadapi masalah yang sama, kalian juga tahu tentang kasus Edward dan Beny, tapi kenapa kalian tidak jera? Harus nya mereka bisa kalian jadikan contoh seberapa marah nya aku.” Lucifer mulai kesal.


“Maafkan kami tuan Adam….


“Aku tidak menerima kata maaf. Sudah lama aku tidak memberlakukan kalimat itu lagi.” Lucifer memotong kalimat Yoga.


“Apa kalian tidak takut dengan gossip yang mengatakan aku bagian dari anggota mafia?” Tanya Lucifer.


Mereka semua melihat Lucifer yang melihat mereka dengan sinis.


Lucifer di temani Hendra, sementara yang lain nya melakukan pekerjaan nya sendiri.


“Kembalikan semua uang yang kalian curi dan pergi ke kantor polisi.” Suruh Lucifer.


“Tuan tolong jangan bawa kami kekantor polisi.” Pinta Yoga takut.


Lucifer melihat Yoga yang panik itu.


“Apa kau mau memberikan nyawa mu saja?” Tanya Lucifer.


“Ambil nyawa nya saja tuan, kalau tidak biar saya saja yang melakukan nya.” Celoteh Hendra.


Yoga dan lain nya menjadi sangat takut.


Lucifer melihat Hendra marah karena celoteh nya.


Hendra langsung menutup mulut nya.


“Aku Kasih kalian waktu 1 minggu untuk segera mengembalikan uang perusahaan. Dan Hendra bawa mereka ke kantor polisi dalam 1 minggu. Suruh Suryo yang menjemput mereka.” Ucap Lucifer.


“Siap tuan.” Jawab Hendra semangat.


Seseorang mengetuk pintu. Dan Hendra yang membuka nya. Dan ternyata Lisna yang ingin masuk ke ruangan.


“Tuan Adam, mereka sudah ada di luar.” Ucap Lisna.


“Suruh mereka masuk.” Jawab Lucifer.


“Baik tuan.” Lisna menutup kembali pintu nya.


“Bawa parasit ini keluar Hendra, dan ikuti perkembangan mereka mengembalikan uang perusahaan.” Suruh nya lagi.


Hendra segera membawa mereka.


“Ayo cepat parasit-parasit yang tidak tahu diri. Di kasih enak minta lebih. Rakus banget jadi manusia.” Ucap Hendra.


“Jangan berisik Hendraaaaaaa..…” ucap Lucifer dengan pelan namun nadanya panjang.

__ADS_1


Hendra tersenyum tanpa membalas kata.


Lucifer kembali duduk di sofa menunggu kedatangan karyawan yang di pecat itu.


Lisna masuk dengan membawa mereka.


“Tuan, ini mereka.” Ucap Lisna.


“Baik, kau kembali bekerja lagi Lisna.” Ucap Lucifer.


Setelah mengiyakan suruhan Lucifer, Lisna menutup pintu dan kembali ke ruangan nya.


“Tuan.” Ucap mereka.


“Kalian duduk lah.” Suruh Lucifer. Dan mereka pun duduk di sofa panjang.


Ada lebih dari 10 orang yang di pecat.


“Sudah berapa bulan kalian tidak mendapatkan gaji?” Tanya Lucifer.


“Tiga bulan tuan.” Jawab salah satu dari mereka di ikuti anggukan dari rekan-rekan nya.


“Tiga bulan? Sudah di tanyakan dengan William atau Lisna?” Tanya nya lagi.


“Tuan Yoga mengatakan perusahaan sedang mengalami kerugian, dan dia menyuruh kami untuk menunggu tuan.” Jawab Rudi, salah satu dari mereka.


“Benar tuan, kami ingin mempertanyakan kebenaran nya dengan tuan William tapi mereka malah memecat kami.” Ucap rekan nya Rudi.


.


.


.


.


.


.


HALLO…..MAAFKAN CERITA NYA YANG BERPINDAH-PINDAH YA…


EPISODE NYA MEMANG BANYAK, TAPI AKU MENGGABUNGKAN CERITA SEMUA YANG BERKAITAN DENGAN LUCIFER SEPERTI SAHABAT-SAHABAT NYA DAN KELUARGA


EVA.


SEBAGIAN MEMANG MENYUKAI CERITA EVA DAN LUCIFER, SEBAGIAN ADA YANG MENYUKAI CERITA YANG LAINYA, DAN AKU BERUSAHA UNTUK MEMBAGI RATA.


AKU MEMANG BERUSAHA UNTUK SEMUA NYA DAPAT PASANGAN. KARENA AKU MERASA KASIHAN DENGAN KARAKTER NYA.


DAN UNTUK PEMBACA YANG TIDAK SUKA DENGAN NOVEL KU, BOLEH DI SKIP AKU TIDAK MARAH DAN TIDAK MEMAKSA KALIAN UNTUK MEMBACA KARYA KU. AKU


SADAR, KALAU NOVEL KU MASIH BANYAK KURANG NYA DI BANDINGKAN NOVEL-NOVEL LAIN. DAN AKU AKAN TERUS BELAJAR UNTUK LEBIH BAIK LAGI.


SETIAP HARI AKU SELALU MEMBACA KOMENTAR DARI PEMBACA, AKU SENANG KALIAN MENYUKAI NYA.


DAN AKUJUGA SENANG DENGAN MASUKAN YANG KALIAN BERIKAN.


JUJUR SAJA, AKU MERASA KECEWA DENGAN KOMENTAR INI. AKU BERUSAHA UNTUK MENGABAIKAN NYA, TAPI YANG NAMA NYA MANUSIA BIASA, SELALU


TERINGAT SAJA.



KALAU SAYANG PAKET INTERNET NYA HABIS KARENA MEMBACA NOVEL


KU, TINGGALKAN SAJA.


AKU MINTA MAAF KALAU ADA YANG KURANG DALAM KALIMAT ATAU CERITA NYA YANG ENGGAK MENARIK. SEPERTI YANG AKU BILANG SEBELUM NYA, AKU MASIH BELAJAR.


SEMOGA PARA PEMBACA DI BERI KESEHATAN DAN REJEKI.


TERIMAKASIH

__ADS_1


__ADS_2