SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA

SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA
EPISODE 131


__ADS_3

Vicky menatap Eva dengan senyuman.


"Nih cewek masih jual mahal pada ku ternyata. " gumam Vicky.


"Kamu udah punya anak Va? " tanya Vicky.


"Belum, kami masih baru menikah, hehehehehe. " jawab Eva.


"Pengantin baru donk. " ledek Vicky.


Eva menganggukkan kepala nya.


Beberapa saat mereka tiba di depan perusahaan Adam Company, milik Lucifer.


"Udah sampai, berhenti di sini aja. " pinta Eva.


"Okey.... " Steven turun hendak membuka pintu untuk Eva.


"Boleh aku antar sampai kedalam? " pinta Vicky.


"Tidak usah. " tolak Eva halus.


"Soal nya aku juga ingin bertemu dengan seseorang di sini. " jelas Vicky.


"Oohhh... ya udah. " Eva berjalan duluan.


TTUUTTT... TTTUUUTTT.... TTTUUTT....


"Hallo, ada apa? " tanya Vicky menerima panggilan telepon.


"Bos, kami punya beberapa informasi tentang nya. " jawab anak buah Vicky.


"Apa itu? " tanya Vicky lagi.


"Bagaimana kalau kita bertemu saja bos. " pinta anak buah nya.


"Okey... di tempat biasa. " jawab Vicky.


Mereka mengakhiri panggilan. Melihat Eva yang sudah duluan meninggalkan nya.


.


.


.


Eva hendak masuk lift khusus bos besar.


"Masuk lift ini jadi teringat waktu dulu bekerja di sini, satu lift dengan Adam, hehehe. " gumam Eva.


"Sekarang datang lagi, sebagai isteri nya, hihihihi. " tawa Eva geli.


Beberapa karyawan melihat kedatangan Eva.


"Eh lihat... ngapain tuh cewek kesini? " bisik beberapa karyawan.


"Ih... gak tahu malu banget ya. " bisik rekan nya lagi.


"Biarin aja, biar dia ketemu dengan cewek baru nya bos kita. " balas rekan nya lagi.


Eva mendengar itu, tapi dia mengabaikan nya.


"Sebentar lagi juga akan ada pertengkaran, hahahaha. " bisik mereka lagi.


"Siang Lisna. " sapa Eva ketika berada di hadapan Lisna yang sibuk dengan berkas.


"Hai Va. Ada apa? " tanya Lisna.


"Aku mau antar makan siang Adam. " jawab Eva sambil menujukkan makan kotak makan siang nya.


"Wah gawat... cewek genit itu kan lagi ada di ruangan nya tuan, jangan sampai Eva tahu. " gumam Lisna.


"Woy... melamun aja, kenapa? " tanya Eva.


"Gak apa-apa kok. " jawab Lisna salah tingkah.

__ADS_1


"Adam nya ada di dalam kan? " tanya Eva.


"Ada... eh... " jawab Lisna gugup.


"Ya udah aku kesana dulu ya. " Eva langsung melangkah ke arah tempat Lucifer.


"Aduh Va... " Lisna terlambat memangggil nya.


CCCEEKKLLLEEKKK....


Eva melihat ada seorang wanita yang sedang duduk dekat dengan nya. Tidak ada yang kaget dengan kehadiran Eva, kecuali Aris.


"Siang Adam. " Eva dengan santai nya masuk sambil membawa kotak makanan.


"Siang sayang, kamu sudah datang? " jawab Lucifer berdiri menghampiri Eva.


"Kenapa lutut kamu? " tanya Lucifer panik.


"Ohh... gak apa-apa kok, hanya kecelakaan kecil saja. " jawab Eva.


"Sini duduk dulu, biar aku obati. " Lucifer mengajak nya untuk duduk di sofa, depan Cleo.


"Siapa gadis cantik ini sayang? " Cleo pindah duduk di samping Eva.


"Harus nya aku yang bertanya kau ini siapa? " gumam Eva merasa tidak senang.


Lucifer mengabaikan dan sudah membawa kotak P3K.


"Sini, biar aku yang mengobati nya. " Cleo berusaha merampas kotak obat dari Lucifer.


Sebenar nya Eva tidak suka, dia mau suami nya yang mengobati nya.


"Tidak usah, sebaik nya kamu pergi dari sini. " Lucifer mencoba menahan kemarahan.


"Jangan keras kepala, sini... " Cleo berhasil mendapatkan nya.


Cleo sedang mempersiapkan pengobatan Eva. Eva dan Lucifer saling bertatapan.


"Apakah kamu fans berat nya Lucifer? " tanya Cleo.


"Lalu kau siapa? " tanya Cleo lagi.


"Anda sendiri siapa? " tanya balik Eva.


"Aku... aku orang yang di cintai Lucifer. " jawab Cleo santai.


Eva kaget, tapi berusaha menenangkan emosi nya.


"Apa tuan tidak membela Eva? " gumam Aris.


"Tutup mulut mu Cleo, aku tidak mencintai mu. " Lucifer mengambil posisi duduk di depan Eva.


"Aku hanya mencintai isteri ku, wanita yang sedang kau obati itu. " tunjuk Lucifer.


Tampak terlihat Eva senang dan bangga.


"Dia? dia isteri mu? jadi kau sudah menikah? " tanya Cleo kaget.


"Akhir nya tuan mengatakan nya juga. " gumam Aris.


"Aku sudah menikah. " jawab nya santai.


Cleo sangat lembut mengobati Eva. Sesekali dia memijit pelan betis sampai telapak kaki.


"Sudah... sudah cukup.. " Lucifer tidak senang dengan perlakuan Cleo.


"Ada apa dengan mu? aku hanya mencoba mengobati isteri mu ini. " jawab Cleo.


"Sebaik nya kau pergi. Aris, antarkan Cleo keluar dari ruangan. " perintah Lucifer.


"Baik tuan. " Aris dengan semangat berdiri melaksanakan tugas nya.


"Gak usah repot-repot, aku bisa pergi sendiri. " Cleo mengambil tas nya.


"Oh ya, siapa nama kamu? " tanya Cleo pada Eva.

__ADS_1


"Eva, nama saya Eva. " jawab nya.


"Aku cleosandra, panggil saja.. Cleo. " Cleo mengulurkan tangan nya, dan di sambut langsung oleh Eva.


"Baik lah kalau begitu, nikmati waktu kalian, aku akan pergi. Sampai jumpa. " Cleo pergi sendiri tanpa di antar Aris.


Eva menatap Lucifer, berharap akan ada penjelasan dari suami nya.


Lucifer hanya menatap nya tanpa berkata.


"Apa kau tidak ingin membicarakan sesuatu pada ku Adam? " ledek Eva.


"Apa yang ingin kau tahu sayang? " tanya Lucifer meledek.


"Ck... siapa dia? " tanya Eva sudah mulai kesal.


"Dia Cleo, sudah kenalan kan? " ledek Lucifer lagi.


"Aku tahu nama nya, maksud ku, apa dia mantan mu? " tanya Eva kilat.


"Hahahaahaha... bukan sayang. " Lucifer pindah duduk di samping Eva, merangkul nya.


"Aris, sudah waktu nya makan siang, pergilah. " suruh Lucifer.


"Ba... baik tuan. " Aris sebenar nya merasa canggung di antara mereka.


"Katakan pada ku, kenapa lutut mu ini. " Lucifer mengalihkan topik pembicaraan.


"Aku tadi naik ojek online, terus terjatuh karena mobil di depan yang tiba-tiba berbelok arah tanpa petunjuk." jawab Eva yang lupa dengan rasa ingin tahu sebelum nya.


"Apa masih sakit, ayo kita kerumah sakit saja. " Lucifer jongkok di bawah melihat lutut Eva yang sudah di obati Cleo.


"Tidak apa-apa kok. " jawab nya santai.


"Ya udah kita makan saja, kamu masak apa hari ini? " Lucifer melihat kotak makan.


"lihat aja, tapi mungkin kamu gak suka. " Eva membuka kotak makan nya.


"Apa kamu lupa, apa pun yang.... "


"Isteri ku masak, aku akan makan. " ucap Eva memotong kalimat suami nya.


"Hahahahaha. " mereka tertawa bersama.


"Aku ambil air minum dulu ya. " Eva bergegas keluar.


.


.


.


"Lisna, kau tidak makan siang?" tanya Eva.


"Ini lagi siap-siap. " ucap Lisna.


"Kau mau makan di mana? " tanya Eva.


"Mmm.... Steven mengajak ku makan siang." ucap Lisna sedikit malu.


"Steven? dokter itu kan? " tanya Eva.


"Iya. " jawab nya menganggukkan kepala.


"Apa kalian sedang menjalin hubungan? " tanya Eva penasaran.


Lisna melirik nya.


"Nanti aku ceritain ya, aku siap-siap dulu. " jawab Lisna terburu-buru.


"Okey.... " jawab nya santai.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2