
Vicky melepas paksa genggaman tangan Johan.
Semua tamu undangan melihat kejadian itu. Termasuk pengantin.
"Aku kenal dengan wanita aneh ini. Aku ingin bicara dengan nya. " ucap Johan menunjuk Cleo.
"Wanita aneh? siapa yang anda maksud dengan wanita aneh? " tanya Vicky.
"Tentu saja si Cleo. Cewek lesbian." sindir Johan
"Hohohoho.. tolong anda bicara yang sopan. " Vicky mulai terpancing emosi.
"Memang benar kan... Cleo? " Johan menunjuk pada Cleo yang merasa malu.
Cleo hanya diam.
"Jangan bicara sembarangan. Dia adalah kekasih ku. " Vicky menunjuk Cleo.
"Hahahaha... aku tidak bicara sembarangan. Dan pengantin wanita itu adalah kekasih nya. Benar kan Cleo? jangan diam saja. " Johan mendekatkan diri nya pada Cleo.
"Menyingkir dari nya. " Vicky mendorong tubuh Johan agar menjauh dari Cleo.
"Hey... jangan ikut campur. Apa kau tidak tahu siapa aku? " ucap Johan bernada tinggi.
"Aku tidak mau tahu kau siapa, pergi dan jangan ganggu kekasih ku. " Vicky menarik pelan tangan Cleo, membawa bersama nya.
"Hey Cleo... apa kau lupa kenangan saat kita bersama? Kau adalah bekas ku. Hanya aku yang bisa memberikan mu kenikmatan di ranjang. " teriak Johan.
Semua tamu berbisik, melihat kejadian yang memalukan.
"Dan sekarang kau sudah mencari laki-laki lain setelah pasangan lesbian mu menikah? " teriak Johan.
"Dasar pel***r, perempuan muraha....
PPLAAAKK.....
Eva menampar pipi Johan secara tiba-tiba. Lisna dan semua kaget dengan ulah Eva.
"Berhenti berbicara seperti itu pada teman ku. " ucap Eva.
"Atau aku...
"Atau apa? apa kau mau menamparku lagi? sebelum kau menampar ku, aku akan membawa mu ke ranjang...
Kali ini Lucifer datang dan langsung mencekik leher Johan dengan kuat. Hingga Johan kesulitan bernafas.
"Hhmm.... rasain.. isteri mafia di ganggu. " ucap Steven menyaksikan sambil memakan hidangan pesta itu.
"Le... lepas... kan... si.. a.. pa.. kau... breng.. sek.. " ucap Johan dengan sedikit tenaga.
Lucifer tidak melepas malah semakin memperkuat genggaman nya, hanya dengan satu tangan.
"Kak Lucifer, lepaskan dia. Nanti...
"DIAM KAU..!!!!! " teriak Lucifer sambil menunjuk Vicky.
Memang Lucifer tidak menjalin hubungan baik dengan Vicky.
"Va, sebaik nya sadarkan suami mu sebelum leher orang itu patah. " ucap Lisna menghampiri Eva.
"Sayang... sudah lepaskan.. " Eva Berusaha melepaskan tangan Lucifer dari Johan.
__ADS_1
Lucifer melihat kearah Eva.
"Lepaskan ya... lepaskan. " bujuk Eva sambil mengelus rambut suami nya. Seperti membujuk anak kecil.
Lucifer melepas kan genggaman nya.
"Aris, ingat wajah orang ini, dan hancurkan bisnis nya. " ucap nya memberi tugas pada Aris.
"Baik tuan. " jawab Aris yang tidak jauh dari mereka.
Johan ketakutan melihat Lucifer, tapi dia menatap sinis pada Cleo.
Johan pergi meninggalkan pesta itu. Selain dia merasa malu, juga merasa kesakitan di bagian leher nya.
Vicky menggenggam tangan Cleo. Cleo merasa bersalah.
"Sudah, jangan di pikirkan lagi. " Vicky menghibur Cleo.
Cleo menatap Vicky, yang memberikan nya senyum manis nya.
"Apa kau tahu siapa orang itu? " tanya Cleo.
"Tidak tahu, dan tidak mau tahu. Gak ada guna nya. " jawab Vicky santai.
Cleo menundukkan wajah nya. Tampak dia sangat sedih.
"Dia adalah cinta pertama ku. Sekaligus orang yang menyakiti ku. " ucap Cleo tanpa memandang Vicky.
"Apa kau yakin dia cinta pertama mu? bukan aku? " canda Vicky, berusaha mencairkan suasana.
Cleo mengangkat kepala nya. Melihat Vicky.
"Apa kau ingin bercerita? silahkan, aku akan mendengarkan mu. " ucap Vicky berusaha menjadi pendengar baik.
"Kalau kau tidak keberatan." jawab Vicky.
Vicky membawa Cleo duduk berdua, jauh dari kerumunan orang-orang.
Cleo melihat, Vicky belum melepas genggaman nya.
"Aku... aku sudah.. tidak perawan lagi. " ucap Cleo menundukan kepala nya merasa malu.
Vicky melihat kejujuran bicara nya.
"Dan aku juga sudah tidak perjaka lagi. " balas Vicky santai.
"Sama kan? " tambah nya.
"Tapi aku... aku pernah hamil. Dan laki-laki itu tidak mau bertanggung jawab. Dia meninggalkan ku bahkan menyuruh ku untuk menggugurkan kandungan ku. " ucap Cleo dengan meneteskan air mata nya.
"Dia bilang, kalau dia sangat mencintai ku dan akan bertanggung jawab. Tapi ternyata dia malah membuang ku. Dia.. dia malah mengatakan pada keluarga nya kalau aku adalah perempuan penghibur." ucap Cleo menahan tangis.
Vicky masih diam menjadi pendengar.
"Setelah kehamilan ku empat bulan, dia malah memukul perut ku, memukul sampai banyak darah, aku... aku sangat marah... aku sangat kesakitan. Aku sangat membenci nya.. aku.....
Vicky langsung menarik Cleo dalam pelukan nya. Membiarkan wanita yang di cintai itu menangis dalam pelukan nya.
"Aku membenci nya.. aku sangat membenci nya.. " tangis Cleo.
Vicky mengusap lembut kepala Cleo.
__ADS_1
"Aku membenci semua laki-laki. Aku benci...
"Eehhh... jangan bilang gitu donk. Aku jadi sedih nih. " ucap Vicky mengangkat dagu Cleo.
"Kau juga pasti sama dengan dia. Kau juga akan meninggalkan aku. " ucap Cleo berurai air mata.
"Ckckckck... aku pasti meninggalkan mu dari dulu." ucap Vicky.
"Aku sudah bilang, kalau aku mencintai mu. Dan tidak akan pernah berubah. "ucap Vicky.
Dia mengusap air mata Cleo. Mencium kening Cleo dengan pelan.
"Tapi aku...
"Aku tidak perduli dengan masa lalu mu. Semua orang punya masa lalu masing-masing. " ucap Vicky memotong kalimat Cleo.
"Yang penting, apa kah kau mau mengubah nya dan menata kembali masa depan mu bersama ku. " ucap Vicky.
"Apa kau serius? tolong jangan mempermainkan ku lagi, ku mohon. " pinta Cleo berharap.
"Aku serius, dan tolong terima aku. " balas Vicky.
Vicky mengusap air mata Cleo yang masih mengalir.
"Bagaimana? apa kau mau menerima ku menjadi kekasih mu? " tanya Vicky menatap wajah Cleo.
"Kenapa kau masih mempertanyakan itu. Bukan kah kita... kita sudah jadi sepasang kekasih. " ucap Cleo mengalihkan pandangan karena gugup dan malu.
"Oh ya? berarti kau setuju ya. Tidak ada paksaan. " ucap Vicky.
Cleo menganggukkan kepala nya dan tersenyum.
"Sudah, jangan menangis lagi. Mata nya udah jadi bengkak nih. " Vicky mengusap pipi kekasih nya itu.
"Tapi, kata dokter, kemungkinan aku tidak bisa memiliki anak lagi. " ucap Cleo.
"Lalu? " tanya Vicky.
"Kalau kita menikah, aku tidak bisa memberikan mu anak. " ucap Cleo sedih.
"Kita bisa adopsi anak kan? gak usah terlalu pusing memikirkan sesuatu yang belum tentu terjadi. " Vicky memeluk erat Cleo.
Akhir nya Cleo membuka hati nya kembali. Menemukan pengobat luka hati yang lama di pendam nya.
*******************
"Bagus" ucap Marvel, setelah menerima kiriman foto dari anak buah nya.
"Kalian segera lakukan rencana berikut nya. " perintah nya pada beberapa anak buah nya.
***********************
Eva memakan ice krim dengan duduk di pangkuan Lucifer yang duduk di atas sofa.
"Mau? " tawar Eva pada suami nya.
Lucifer menggelengkan kepala nya.
.
.
__ADS_1
.