SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA

SANG BOSS MAFIA JATUH CINTA
Episode 243


__ADS_3

Pukul 14.05 wib, Eva sedang menunggu kedatangan Lucifer.


“Va, Vicky, kakak mu dan Lucifer mereka sekarang sedang bersama.” Ucap Cleo.


“Apa yang mereka lakukan?” Tanya Eva penasaran.


“Entah lah. Mungkin mereka ingin balas dendam pada Marvel.” Jawab Cleo keceplosan.


“Apa? Balas dendam? Siapa? Apa mereka sedang….


“Maafkan aku, aku keceplosan….


“Cleo, apa yang kau ketahui? Tolong beritahu aku.” Desak Eva.


“Va, maafkan aku. Aku juga tidak terlalu tahu. Vicky tidak memberitahukan ku dengan jelas. Yang aku tahu kalau Marvel yang membunuh semua keluarga Vicky, termasuk……termasuk memperkosa adik dan mama nya.” Ucap Cleo.


“Apa? Memperkosa? Marvel? Bukan kah dia adalah paman mereka?” Tanya Eva.


“Iya, tapi karena Marvel marah, saat Michael memberikan pimpinan jabatan pada Lucifer. Dan dia melampiaskan pada keluarga nya.” Jawab Cleo.


“Jahat sekali. ”Eva merasa sedih mendengar nya.


“Aku juga merasa sedih. Dan ternyata Marvel pernah menyuruh anak buah nya menculik ku waktu di Jakarta.” Ucap Cleo lagi.


“Bagaimana perasaan Vicky sekarang? Pasti dia sangat sedih sekali.” Tanya Eva khawatir.


“Sejujur nya dia sangat sedih. Bahkan berulangkali menangis. Melihat foto keluarga nya. Dia berjanji akan membalaskan dendam.” Jawab Cleo.


“Kenapa tidak di laporkan ke polisi?” Tanya Eva.


Cleo menggelengkan kepala nya.


“Va, sebenar nya kepolisian takut berhubungan dengan mafia atau kelompok *******, apalagi kalau mereka tidak memiliki kekuatan atau senjata. Lagi pula penjara hanya bisa menahan nya beberapa tahun lalu akan melepaskan nya kembali.


“Sebenar nya aku juga tidak suka kalau dia di laporkan ke polisi. Entah kenapa aku ingin dia juga mati secara mengenaskan. Sudah banyak korban yang mati di tangan nya.” Ucap Cleo.


“Dan dia juga yang membunuh mama mu, memisahkan kalian, membuat kakak mu kehilangan salah satu tangan nya. Aku rasa, tidak ada hukuman yang cocok untuk nya  selain kematian.” Ucap Cleo lagi.


TTOKK…TTOKK….TTOOKK….


“Apa aku mengganggu kalian?” Tanya Lucifer membuka pintu tanpa menunggu jawaban dari Eva.


“Tidak, aku baru saja akan keluar.” Jawab Cleo.


“Apa Vicky juga bersama mu?” Tanya Cleo.


“Dia masih bersama Revand.” Jawab Lucifer menjawab sambil melihat Eva.


“Lalu kenapa kau pulang?” Tanya Cleo.


“Karena aku merindukan isteri ku.” Jawab nya singkat.


Cleo melihat sepasang suami isteri itu saling menatap.


“Baiklah kalau begitu, aku tidak akan mengganggu kalian. Aku akan keluar.” Cleo merasa tidak enakkan.


“Kau mau kemana?” Tanya Eva.


“Seperti nya aku akan kembali ke tempat ku dan Vicky. Aku akan menunggu nya di sana." Jawab Cleo.


“Jangan, kau tunggu saja di sini. Audrey masih di sana. Vicky akan menjemputmu dari sini.” Ucap Lucifer.


“Di sini ada beberapa kamar. Kau bisa beristirahat sambil menunggu nya.” Ucap Eva.

__ADS_1


“Hmm….baik lah. Terimakasih ya. Aku permisi dulu.” Cleo berjalan meninggalkan mereka.


*******************


“Apa kau sudah makan?” Tanya Eva.


Lucifer duduk di ranjang dekat dengan Eva, bersandar di bagian kepala ranjang mereka.


“Belum, tapi aku masih belum lapar. Bagaimana keadaan mu?” Tanya Lucifer mengusap rambut Eva.


“Sedikit mual, apalagi tadi pagi. Untung saja ada Cleo dan papa, jadi mereka membantu ku.” Ucap Eva.


Lucifer menganggukkan kepala nya.


“Kemarilah, aku ingin memeluk mu.” Suruh Lucifer merentangkan tangan nya.


Eva dengan senang, menggeserkan tubuh nya dan langsung memeluk suami nya itu.


“Aku juga merasa mual tadi pagi. Aku tahu kalau kau juga sedang merasakan nya.” Ucap Lucifer mengusap kepala Eva yang berada di depan dada nya.


“Apa kau baik-baik saja?” Tanya Eva.


“Hhhmmm… ya, aku senang. Aku jadi tahu rasa nya bagaimana.” Jawab Lucifer.


“Tapi, ngomong-ngomong aku belum mandi loh. Pasti badan ku bau.” Ucap Lucifer.


Eva mengangkat kepala nya. Melihat Lucifer.


“Tapi aku menyukai bau mu, hahahahaha.” Tawa Eva.


“Benarlakah? Kau bohong, kau hanya ingin agar aku tidak tersinggung kan.” Ucap Lucifer.


“Kenapa kau berkata seperti itu. kau sangat sensitive.” Eva menyentuh ujung hidung Lucifer.


Eva menganggukkan kepala nya.


“Aku benar-benar menyukai bau mu suami ku sayang.” Eva kembali memeluk Lucifer.


“Baik lah, aku percaya.” Lucifer mengeratkan pelukan nya.


“Sayang..?” panggil Eva yang masih bersandar di dada Lucifer.


“Hhhmm…?” Tanya Lucifer mengusap kepala Eva.


“Kapan kau akan berulang tahun?” Tanya Eva.


“Mmmm…… aku tidak tahu sayang.” Jawab nya berpikir beberapa saat.


“Tidak tahu? Sama sekali? Bulan dan tanggal nya?” Tanya Eva mengangkat kepala.


Lucifer menggelengkan kepala nya.


Eva sedikit kecewa.


Lucifer tersenyum, dia membelai pipi Eva.


“Tapi, apakah kau sudah di baptis?” Tanya Eva.


“Baptis?” Tanya nya sambil berpikir.


Eva menganggukkan kepala nya.


“Sudah. Waktu itu di gereja katolik waktu kita menikah di Bandung.” Jawab nya.

__ADS_1


“Kapan? Dan tanggal berapa?” Tanya nya lagi.


“Sekitar….mmmmmm… 11 Novemver.” Jawab nya.


“11 November? Berarti belum lewat kan?” Tanya nya.


“Belum, kenapa?” Tanya Lucifer.


“Baik lah, karena kau tidak tahu kapan kau lahir, bagaimana kita tetap kan 11 November adalah waktu kamu lahir baru?” saran Eva.


“Lahir baru?” Tanya Lucifer.


“Iya, lahir baru ketika kamu di baptis.” Ucap Eva.


‘Baik, aku tidak masalah sayang. Terserah mu saja.” Lucifer setuju dengan saran isteri nya.


Eva kembali memeluk suami nya.


“Kau mau hadiah apa di hari ulang tahun mu?” Tanya Eva.


“Hadiah? Aku tidak menginginkan hadiah apapun sayang. Kau dan kedua anak kita adalah hadiah terbesar dan terindah yang di berikan pada ku.” Jawab Lucifer mengusap kepala Eva yang bersandar di dada nya.


“Ucapan mu seperti di tv-tv.” Ucap Eva.


“Tapi itu adalah ucapan ku yang sejujur nya. Lagi pula apa lagi yang aku ingin kan? Aku sudah memiliki semua nya. Terlalu serakah aku meminta lebih lagi.” Ucap Lucifer.


“Aku hanya ingin hidup tenang, menjaga mu dan anak-anak kita. Tidak kekurangan apapun. Aku akan memberikan kalian cinta dan kasih sayang ku.” Ucap nya mempererat pelukan nya.


“Kau berbicara seperti itu, seperti mau meninggalkan kami.” Ucap Eva merasa sedih.


“Kita tidak tahu sampai kapan kita bisa hidup bersama sayang. Selama aku hidup dan memiliki orang-orang yang aku sayangi dan cintai, aku akan berusaha membuat mereka bahagia. Aku bukan orang yang baik, dosa ku


sudah banyak karena membunuh. Tentu aku tidak lepas dari sumpah dan kutuk


mereka.” Ucap nya serius.


Tiba-tiba Eva merasa sedih mendengar itu.


“Kau kenapa? Apa aku salah bicara? Kenapa menangis?” Tanya Lucifer khawatir.


Di usap air mata yang jatuh di pipi Eva.


“Aku sangat senang menikah dan memiliki suami seperti mu. Aku mau Tuhan tetap menjodohkan kita di setiap kehidupan kita.” Ucap Eva menangis.


“Kalau di kehidupan mendatang aku adalah orang jahat lagi, apa kau mau?” Tanya Lucifer.


“Kalau di kehidupan ini saja kau adalah bos mafia dan memiliki hati yang lembut, itu berarti di kehidupan mendatang kau sama seperti di kehidupan ini,” jawab Eva serius.


Lucifer senang dengan jawaban isteri nya..


.


.


.


HALLO READER YANG TERSAYANG...


JANGAN LUPA LIKE N VOTE YA.


DI SINI AKU TIDAK MEMBUAT LUCIFER MENJADI BERINGAS SEKALI.


TERIMAKASIH

__ADS_1


__ADS_2