Terjerat Cinta Sang Pembantu

Terjerat Cinta Sang Pembantu
Calandra series 34


__ADS_3

Jangan lupa like sebelum membaca.. Makasih❤🤗


Beberapa saat kemudian ...


Andra dan Nisha resmi menjalin hubungan kali ini. Nisha tak memungkiri, bahwa dirinya begitu terhanyut dalam pesona Andra yang memabukkan. Nisha memang tertarik pada Andra, tapi saat itu Nisha berada dalam pilihan yang sulit. Akhirnya, Nisha telah memantapkan hatinya untuk menjalin kisah dengan Andra.


Nisha tahu, bahwa Andra begitu mencintainya, karena sampai saat ini pun, tak ada wanita lain yang berada didalam hatinya. Waktu yang lama, perpisahan yang menyisakan luka untuk Andra, tapi tak merubah keputusannya untuk tetap mencintai Nisha.


"Nisha, datanglah ke rumahku, kedua orang tuaku pasti sangat bahagia karena kamu telah kembali." ucap Andra tersenyum manis pada Nisha.


Nisha mengangguk, "Iya, aku akan datang ke rumahmu, aku pun merindukan keluargamu. Keluarga yang berbaik hati menerima segala kekuranganku."


"Tak ada kekurangan dalam dirimu, kamu begitu banyak mempunyai kelebihan, sehingga aku terus saja mengingatmu dan mencintaimu." Andra tak henti-hentinya menatap Nisha.


"Maafkan aku yang pergi terlalu lama. Maafkan aku yang tak mengabari mu. Awalnya, aku tak mau mengganggu hubunganmu dengan Sheila, kukira kamu dan dia akan bersatu jika aku menghilang dari kehidupanmu." ujar Nisha.


"Tentu saja tidak, sekalipun dia memaksa untuk menikah denganku, aku tak akan pernah menerimanya. Karena hati dan cintaku sudah terpaut pada dirimu, Nisha. Karena aku yakin akan kekuatan cinta, sejauh apapun dia pergi, jika kita yakin, cinta itu pasti akan kembali untukku. Terima kasih, telah menjaga hatimu selama ini." Andra tersenyum.


Nisha mengangguk, hangat dan nyaman yang ia rasakan ketika Andra berbicara dan menatapnya. Andra sesegera mungkin akan membawa Nisha ke rumahnya, untuk mempertemukan kembali dengan kedua orang tuanya. Andra memang belum memberitahu Arini perihal kepulangan Nisha, karena Andra ingin member kejutan untuk kedua orang tuanya.


...❤❤❤...


Semilir angin berhembus menemani gemerlap bintang yang bertebaran. Hawa dingin yang terasa, menjadi begitu hangat ketika dua insan bersua. Cinta dan kasih sayang mengalahkan segalanya. Deburan ombak yang menjadi saksi, bahwa mereka saling mencinta dan berbahagia.


Malam ini, Andra mengajak Nisha untuk dinner romantis di sebuah pantai di jakarta dengan menggunakan kapal phinisi. Andra telah menyewa sebuah kapal lengkap dengan dekorasi indah didalamnya.


Andra ingin menghabiskan waktu yang berharga dengan Nisha. Nisha tampil begitu cantik dan anggun. Andra akan menyatakan perasaannya secara tulus dan mengungkapkan isi hatinya yang paling dalam.


"Nisha, wanitaku ... aku mencintaimu, walau kata itu sulit untuk aku utarakan padamu, tapi aku begitu bahagia, bisa mendapatkan dirimu." Andra memegang tangan Nisha.


"Makasih, Andra. Aku begitu terharu mendengarnya. Semoga kisah kita akan tetap abadi, selamanya ..."


"Jangan sebut namaku lagi, aku kekasihmu sekarang. Panggil aku, sayang. Nisha sayangku ..." Andra terus menatap Nisha.

__ADS_1


"Ah, i-iya maaf. Aku masih belum terbiasa memanggilmu dengan sebutan sayang." Nisha malu-malu.


"Coba katakan sayang padaku, jika kau memang menyayangiku." tantang Andra.


"Tentu saja, aku menyayangimu. Karena kamu lelakiku, kamu kekasihku, sayangku, Calandra Eizzar Raharsya." ucap Nisha dengan lembut.


"Ah, Nisha ... rasanya aku ingin terbang melayang mendengar kau mengatakan hal itu padaku. Sayang, izinkan aku melakukan sesuatu untukmu." ucap Andra.


"Sesuatu? Apa itu, Ndra? Eh, sayang ..." Nisha masih malu-malu.


"Tunggu sebentar ya," Andra membuka ponselnya.


Andra mengoperasikan ponselnya dengan sebuah alat canggih yang bernama drone. Drone adalah mesin terbang seperti pesawat, namun tanpa awak yang berfungsi dengan kendali jarak jauh, bisanya digunakan di bidang geografi, fotografi, dan videografi yang dilakukan secara bebas dan terbuka.


Andra sengaja menggunakan drone yang dihubungkan dengan ponselnya. Ketika Andra menepuk tangannya, drone itu mwndekat, seseorang telah mengoperasikannya dan terhubung dengan ponsel yang dipegang Andra. Selain ia ingin mengabadikan momen indah ini, ia pun menyimpan sesuatu di drone tersebut. Perlahan-lahan, setelah ia menyetel pengaturan di ponselnya, drone pun datang dan mengarah pada mereka berdua. Nisha melihat perlahan drone itu mengarah ke tempatnya duduk.


"Sayang, untuk apa drone itu?" tanya Nisha.


Setelah Drone itu dekat dan berhenti tepat di atas meja mereka, Andra berdiri dan mengambil sebuah kotak mewah nan cantik yang berada di atas drone tersebut. Nisha terpaku melihat Andra yang begitu romantis malam ini. Pada saat drone membawa cincin berlian tersebut, diiringi dengan alunan lagu yang sangat romantis, sehingga hal ini membuat Nisha begitu terharu.


Andra mengambil cincin tersebut, seketika itu pula ia berjalan kearah Nisha dan ia berlutut dengan satu kaki, yang menjadi suatu hal umum ketika akan melamar kekasih. Nisha pun begitu terharu, karena tak pernah menyangka Andra akan se-romantis ini. Andra membuka kotak mewah itu, dan menunjukkannya pada Nisha.


Seketika itu pula, ada layar besar yang berada di ujung kapal phinisi, layar besar itu terbuka secara perlahan. Memperlihatkan sebuah tulisan yang mengandung banyak arti. Tulisan yang setiap insan sedang jatuh cinta, pasti menginginkannya. Di sana tertulis,


...~KANISHA INDIRA, WILL YOU MARRY ME?~...


Nisha menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Ia tak menyangka, sungguh tak percaya, karena Andra akan secepat ini melamarnya. Andra pun menatap Nisha sambil berlutut.


"Sayang, lihatlah tulisan itu. Aku ulangi sekali lagi ...


Kanisha Indira, maukah kau menikah denganku? Maukah kau menua bersamaku? Please, answer me ... Will you marry me, my Kanisha?"


Nisha berkaca-kaca. Ia menggigit bibirnya karena ia sangat terharu oleh perlakuan Andra malam ini. Tanpa banyak bicara, Nisha pun mengangguk-angguk penuh haru. Lelaki yang gentle dengan segala kasih sayangnya, melamar Nisha dengan cara yang tak biasa.

__ADS_1


"Yes, I want to marry you, Calandra ... Thank u so much," Nisha begitu bahagia malam ini.


Andra memegang tangan Nisha, dan memasukan cincin berlian yang baru saja ia ambil dari drone nya. Dua cincin telah Andra berikan pada Nisha. Namun, cincin kali ini lah yang menjadi tanda bukti keseriusan Andra dalam mencintai Nisha.


Lagu yang diputar mengalun lembut, seperti perasaan mereka berdua saat ini, irama demi irama yang terdengar, menambah hangat suasana malam di tengah-tengah pantai ini. Andra pun berdiri, ia mengajak Nisha berdiri dan Andra segera memeluknya dengan penuh cinta.


...🎶Jadilah pasangan hidupku...


...Jadilah ibu dari anak-anakku...


...Membuka mata dan tertidur di sampingku...


...Aku tak main-main...


...Seperti lelaki yang lain...


...Satu yang kutahu...


...Kuingin melamar mu🎶...


Andra masih memeluk Nisha dengan hangat. Ia pun membisikkan sesuatu di telinga Nisha,


"Thanks for completing my life. All the hardship is past. From now we are together till we’re old. I love u so much Nisha, thanks for your love all this time." Bisik Andra pada Nisha.


(Terima kasih, telah melengkapi hidupku. Semua kesulitan kita telah berlalu. Mulai dari sekarang, kita akan bersama sampai kita tua nanti. Aku sangat mencintaimu, Nisha, terima kasih atas cintamu selama ini.)


"Sure, I'll be with you forever. I'll be a part of your life everytime. I love you too Calandra, and thank you for make me be the woman you love. You're the best man in the world for me ..." Nisha membalas ucapan Andra.


(Tentu, aku akan bersamamu selamanya. Aku pun akan menjadi bagian dari hidupmu setiap waktu. Aku mencintaimu juga Calandra, dan terima kasih karena kamu menjadikanku wanita yang kamu cintai. Kamu adalah lelaki terbaik di dunia ini, untukku ..."


Andra tersenyum penuh kebahagiaan. Begitu pun dengan Nisha. Terlihat pancaran kebahagiaan dari keduanya. Malam ini, milik mereka berdua seutuhnya. Perlahan, Andra mendekatkan wajahnya pada wajah cantik Nisha. Andra pun mencium kening Nisha dengan lembut dan hangat. Kecupan yang menjadi saksi bisu, percintaan mereka berdua.


__________

__ADS_1


__ADS_2