The Mafia Bride

The Mafia Bride
BONUS CHAPTER -PENGUMUMAN


__ADS_3

Hari selasa pukul 7,30 ketika dunia berputar pada porosnya.


Semua di mulai dengan awal kata- "Siena, kau di mana..."


Entah kapan Kenzi tersadar dari tidur panjangnya. Saat ia terbangun, yang di rasakan hanyalah perasaan seperti tendangan di ulu hatinya.


"Kau sudah sadar?" Suara wanita muda menyapa di samping ranjang. Kenzi menoleh ke arah wanita berambut panjang, tengah tersenyum menatapnya.


"Kau siapa?" tanya Kenzi, lalu ia bangun dan duduk di atas tempat tidur.


"Namaku Laila wang, panggil aku Laila. Aku menemukanmu terbawa arus ombak laut."


"Laut?" Kenzi tercenung sesaat. "Jiro? Miko? apa kau menemukan mereka?" tanya Kenzi balik.


"Aku tidak tahu," Laila mengangkat bahunya.


"Terima kasih, kau telah menyelamatkanku." Kenzi turun dari atas tempat tidur, namun apa yang terjadi. Kakinya sama sekali tidak bisa di gerakkan.


"Apa yang terjadi?" Kenzi berkali kali menggerakkan kakinya, tapi usahanya sia sia.


"Kau tenang saja, ini bukan masalah besar. Dokter bilang, butuh beberapa hari atau minggu supaya kakimu bisa di gerakkan lagi." wanita itu menyentuh bahu Kenzi dan merebahkannya kembali di atas ranjang.


"Tapi aku harus mencari anak istriku." Kenzi tetap bersikeras.


"Kau tenanglah, dengan kondisi seperti ini. Kau tidak bisa melakukan apa apa." Laila terus membujuk Kenzi untuk beristirahat sampai kondisinya pulih kembali.


"Aku pergi dulu sebentar, nanti kukembali lagi." Laila tersenyum menatap wajah Kenzi cukup lama. Lalu ia melangkahkan kakinya meninggalkan ruangan

__ADS_1


***


Setelah kondisi Kenzi pulih, ia di izinkan pulang. Laila membawa Kenzi ke rumahnya. Namun baru saja sehari, Kenzi meminta Laila untuk mengantarkannya ke rumah Adelfo. Ia berpikir jika Siena dan Ryu ada di rumah Adelfo. Namun apa yang Kenzi lihat tidak seperti yang ia bayangkan. Rumah Adelfo sudah hancur, rata dengan tanah. Kenzi sangat terpukul, lalu ia meminta Laila untuk mencari tahu keberadaan Siena dan putranya. Namun sayang, usahanya tidak membuahkan hasil. Laila coba mencari tahu lewat kepolisian dan sejumlah media, hasil yang di dapatkan oleh Laila adalah. Siena dan keluarganya di nyatakan mati saat rumah Adelfo kebakaran dan di ledakkan oleh orang tak di kenal.


Informasi yang di dapatkan Laila tidak membuat Kenzi percaya begitu saja. Ia terus berusaha meminta Laila membantunya. Namun hasilnya tetap nihil.


Dalam keterpurukan, kesedihan. Laila berusaha keras untuk membangun kembali kepercayaan Kenzi dan memberikannya semangat hidup.


Bulan berganti, tahunpun berlalu.


Mata terpejam hanya untuk menghilangkan rasa cemas dan semua kenangan yang enggan beranjak dari pikiran bagaikan candu nikotin bagi penikmatnya. Kemana kaki di hentakkan, diam seribu bahasa sejauh mana berlari dan sembunyi, semua kenangan itu setiap detik menyapa bagaikan kekasih 'apa kabar'


Keputusan harus di ambil, pilihan harus secepatnya di tentukan. Meski satu pilihan akan membawa pilihan lain dalam hidup.


Ketika semua telah hilang dan pergi terampas oleh sang waktu yang tak pernah berhenti berjalan. Hingga rambut memutih oleh sang waktu.


"Inikah hidupku?"


"Di mana kau Siena, sayang..."


"Di mana putraku..."


"Aku rindu kalian, sangat merindukan kalian. Aku berharap, suatu hari nanti kita bisa berkumpul lagi, meski dunia kita telah berbeda. Meski takdir terus mempermainkan hidupku. Aku tidak akan berhenti berharap."


Harapan.


Harapan.

__ADS_1


Usia semakin dewasa.


Pria itu terus melanjutkan hidupnya, berjuang, berharap, meski kenyataan berkali kali menghempaskan semua harapannya untuk bertemu lagi dengan keluarganya.


17 tahun berlalu, tidak ada yang berubah. Semua masih tetap sama. Luka, duka, kenangan masih tersimpan rapi di relung hatinya yang paling dalam.


Penyesalan, rasa bersalah dan rasa rindu, semua kenangan yang tak lagi bisa di ucapkan dengan kata.


Kesepian, membawa luka dan kenangan masuk ke dalam sanubari, kenangan yang berusaha untuk di lupakan tapi sekaligus di inginkan.


17 tahun berlalu sudah, masih tidak ada yang berubah. Perasaan yang mencoba untuk di kuatkan dan berpijak pada satu harapan, kembali runtuh oleh kenyataan.


****


Buat reader semua, sebelumnya aku mau mengucapkan terima kasih sudah ikuti novel ini sampai saat ini. Terima kasih buat vote, like dan komentarnya. Di karenakan episodenya sudah terlalu panjang, seperti tukang bubur naik haji 😌😌😌. Jadi, aku memutuskan untuk membuat novel ke dua The Mafia Bride sebagai lanjutan dari Mafia Bride pertama. Jika berkenan kakak semua untuk mengikuti episode selanjutnya silahkan ikuti kisah selanjutnya di buku ke dua.



Tanpa kakak kakak semua, karyaku bukan apa apa. Dengan hadirnya kalian di karyaku ini menjadi penyemangatku untuk terus menulis dan memberikan bacaan yang lebih baik lagi dari sebelumnya. Jika ada salah kata dalam penulisan harap di maklumi.


Aku juga minta maaf jika ada kepeleset penulisan nama atau kesalahan satu kata atau dua kata. Karena sewaktu aku menulis selalu di gangguin kucing kucing kesayangan ku. Yang paling membahagiakan buatku adalah kakak semua sangat antusias menunggu up selanjutnya. Kehadiran kakak sangat berarti buat aku meneruskan karya ini. 😍😍😍😍.


Novel ini bergenre romantis tapi jika kurang mendayu atau kurang romantis aku menuliskannya, saya minta maaf. Novel ini terinspirasi dari film film mafia kesukaanku, tapi lupa judulnya 😌😌😌.


kakak semua bisa ikuti dan temani aku dalam menyelesaikan karya baru ini. 😋😋😋😋 jika berkenan tinggalkan like, komentar and rate 5 ya kak.


Kakak bisa klik profilku langsung.

__ADS_1


Sudah ada 46 chapter di novel ke dua.



__ADS_2