Angkasa

Angkasa
Penasaran ya?


__ADS_3

...HELO GUYS!...


...WELCOME BACK TO MY STORY!...


..."ANGKASA"...


...\=\=\=...


...Gapapa sepi, yang penting dapet cuan ye kan😏...


...Γ—Γ—Γ—...


#ANGKASA EPS. 106


...β€’...


...SELAMAT MEMBACA...πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰...


...❀️❀️❀️❀️...


Oni tampak lesu dan terus murung ketika sampai di kampus, ia duduk di kursi dekat lorong kampus sambil terus memperlihatkan wajah cemberut serta menopang dagunya dengan dua tangan. Oni masih saja kepikiran tentang kejadian tadi saat Radian sengaja mengerjai dirinya, Oni tak menyangka ia bisa melakukan itu untuk yang kedua kalinya saat ini.


Mira dan Devi alias teman Oni melihat gadis itu tengah duduk disana, mereka pun tampak penasaran dan ingin tahu apa penyebab Oni murung seperti itu dan terlihat sedang bersedih. Lalu, mereka berdua memilih untuk menghampiri Oni untuk bertanya langsung pada gadis itu agar mereka tidak penasaran lagi, mereka sangat cemas pada Oni.


"Oni, ya ampun lu kenapa lagi sih? Kayaknya lu setiap hari tuh murung terus deh, padahal kan masalah tentang lu hamil duluan itu udah selesai dan si Syahra juga udah klarifikasi!" ujar Mira heran.


"Iya Oni, coba cerita deh sama kita! Siapa tahu kita bisa bantu masalah lu kali ini, jangan dipendam sendiri aja Oni! Kita berdua ini teman lu, cerita aja kalo misal lu ada masalah biar lu lebih tenang Oni!" sahut Devi yang sangat cemas.


Mereka berdua duduk di samping kanan kiri Oni sembari memegang pundak gadis itu.


"Eh kalian, ini gue cuma kesel aja sih. Tapi, gak ada masalah besar kok! Kalian gak perlu cemas gitu sama gue, tenang ya!" ucap Oni tersenyum.

__ADS_1


Tentu Mira dan Devi tak bisa percaya begitu saja.


"Lu gak bisa bohong dari kita, Oni! Udah sih cerita aja kalau ada masalah, gak perlu canggung gitu sama teman sendiri mah! Kita ini kan bestie, gue juga tahu kalau lu lagi ada masalah atau enggak! Ayo dong Oni, cerita aja sama kita dan jangan sedih-sedih begitu lagi Oni cantik!" ucap Mira masih tak percaya.


"Hadeh, gue harus cerita apa sama kalian? Gak ada yang perlu diceritain kok, gue ini cuma lagi kesel aja sama seseorang dan itu bukan masalah besar! Kalian santai aja, gue tuh paling cuma kesel beberapa menit doang!" ucap Oni.


"Serius nih? Yaudah deh gapapa kalo lu gak mau cerita, kita gak maksa kok!" ucap Mira.


"Iya Oni, tapi misal lu butuh teman curhat dateng aja ke kita! Kita ini siap kok denger curhatan lu dua puluh empat jam!" sahut Devi.


"Siap Dev! Makasih ya, kalian udah mau peduli sama gue sekarang!" ucap Oni tersenyum.


"Sama-sama, Oni! Kita itu kan sahabat lu, yaudah jangan murung lagi kayak gitu ya Oni! Ada kita kok yang selalu nemenin lu disini, biarpun lu belum mau dan belum bisa cerita ke kita!" ucap Mira.


Mereka bertiga saling berpelukan disana.


Tak lama kemudian, Alvin alias vokalis band angkasa muncul disana dan penasaran melihat ketiga gadis itu tengah berpelukan sambil tersenyum disana.


"Hey, kalian lagi pada ngapain nih? Kok kayaknya asik banget euy, ajak-ajak aku dong! Boleh kan ya kalau aku gabung disini sama kalian? Kapan lagi bisa ikut pelukan sama cewek cantik?" tanya Alvin.


"Yeh galak amat sih! Tapi, kalo gue ikut duduk disini boleh dong ya? Gausah dipeluk juga gapapa, yang penting bisa gabung sama kalian!" ucap Alvin.


"Eee kalo gitu gue ke toilet dulu ya guys?" ucap Oni.


"Eh eh, kok malah pergi sih? Aku baru datang loh Oni, masa kamu udah mau pergi aja?" ujar Alvin.


"Eee aku kebelet, Vin!" ucap Oni.


Alvin pun merasa kalau Oni memang sengaja ingin menghindarinya saat ini, sehingga ia memilih untuk mengejar Oni ke kamar mandi.


...β€’β€’β€’...

__ADS_1


Disisi lain, Zian serta yang lainnya tampak penasaran apa yang hendak dibicarakan oleh Radian pada mereka saat ini di markas alligator. Masih ada juga Laras yang sedari tadi didekap erat oleh Zian seakan tak boleh pergi kemanapun, ya gadis itu hanya bisa pasrah karena ia tak memiliki tenaga yang sebanding dengan tenaga dari Zian saat ini dan juga beda jenis.


Radian awalnya ingin menceritakan kejadian ia dan Oni semalam di hotel, ketika akhirnya ia berhasil mengajak Oni enak-enak lagi walau harus dengan cara licik yakni menaruh obat perangsangg pada makanan Oni. Namun, melihat Laras ada disana membuat Radian agak ragu untuk bercerita karena ia khawatir Laras akan menyebarkan berita tersebut.


"Woi An! Lu katanya mau cerita, kenapa malah diem aja coba?!" tegur Digo yang penasaran.


"Tau lu An, bikin kita semua penasaran aja! Sebenarnya emang lu mau bicara apa sih sama kita? Udah lah cerita aja An, jangan bikin kita penasaran kayak gitu lah!" sahut Azim.


"Eee nanti aja gue ceritanya, karena ini sangat sensitif dan gue gak bisa ceritain ke kalian sekarang!" ucap Radian tersenyum.


"Oh gitu, pasti karena ada Laras ya? Lu tenang aja kali An, Laras ini kan cewek gue, dia itu gak bakal kok mulutnya ember kemana-mana dan ceritain tentang apa yang lu bicarain nanti! Udah lah ya, cepetan lu cerita aja sama kita sekarang!" ucap Zian.


"Gabisa Zian, gue jaga-jaga aja! Barangkali nanti cewek lu cerita-cerita ke temennya kan? Kan Laras itu juga seorang wanita, dan kebiasaan wanita itu ya suka ghibah sama teman-temannya!" ucap Radian.


Zian pun garuk-garuk kepala dan menatap wajah Laras, ia mencengkram rahang Laras dengan kuat.


"Sayang, kita keluar dulu yuk! Aku bawa kamu ke tempat yang lain deh, biar Radian bisa cerita sama yang lain disini! Jadi, nanti gue denger ceritanya dari kalian semua ya guys? Gue mau ajak cewek gue jalan-jalan dulu keliling kampus," ucap Zian.


"Iya iya, siap!" ucap mereka kompak.


"Yaudah yuk, kita pergi dulu sayang!" ucap Zian berdiri sembari menggenggam tangan Laras dengan erat dan tersenyum manis.


Gadis itu pun diam saja tak bisa berkata-kata, ia mengikuti langkah Zian keluar dari sana.


Setelah Laras dan Zian pergi, kini Azim meminta pada Radian untuk segera berbicara karena ia serta yang lainnya sudah sangat penasaran dan ingin tahu apa sebenarnya yang hendak diceritakan oleh Radian.


"An, si Laras udah gak ada tuh. Yuk lah cepet, kita udah gak sabar nih buat denger cerita dari lu!" ucap Azim memaksa Radian segera cerita.


"Penasaran ya? Cie penasaran, hahaha!" ledek Radian sambil tertawa terbahak-bahak.


Sontak Azim serta yang lainnya pun tampak jengkel melihat reaksi Radian seperti itu, mereka semakin dibuat penasaran dan ingin tahu apa sebenarnya yang ingin diceritakan Radian itu.

__ADS_1


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2