Angkasa

Angkasa
Suka kak Zaki


__ADS_3

...HELO GUYS!...


...WELCOME BACK TO MY STORY!...


..."ANGKASA"...


...\=\=\=...


...Gapapa sepi, yang penting dapet cuan ye kan😏...


...Γ—Γ—Γ—...


#ANGKASA EPS. 125


...β€’...


...SELAMAT MEMBACA...πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰...


...❀️❀️❀️❀️...


Arsyan masih tetap ngeyel dan kekeuh ingin berada bersama Revi disana, padahal baik Revi atau Latifah sudah berkali-kali meminta Arsyan untuk pergi dan menjauhi Revi. Ya Arsyan memang tipe orang yang sulit dibilangi dan lebih mementingkan egonya dibanding ketenangan orang lain, jadi Arsyan tak akan berhenti sebelum ia berhasil mendekati Revi.


Untunglah tak lama kemudian Muzaki muncul dan menjadi malaikat penyelamat bagi Revi, ya pria yang sedang kebetulan lewat disana itu merasa heran melihat Revi tengah bersama seorang pria. Tentu Muzaki masih kenal betul siapa pria yang bersama Revi disana, karena sebelum ini ia sudah pernah bertemu dengan pria tersebut di kampus itu juga.


"Rev, ayolah kamu jangan begini terus! Aku disini kan ada buat kamu, harusnya kamu lihat ke arah aku dong jangan malah ke depan terus kayak gitu! Emang kamu gak anggap aku?" ucap Arsyan.


"Syan, mau kamu itu apa sih? Aku udah capek tau bicara sama kamu, mending sekarang kamu diem dan jangan gangguin aku!" bentak Revi kesal.


"Tau ih, lu tuh jangan batu deh jadi orang! Gue bakal jagain Revi dan belain dia mati-matian dari orang jahat kayak lu, awas ya kalo lu sampe berani sentuh atau bikin Revi takut! Jaga jarak sana lu, jangan terlalu dekat sama yang bukan mahram! Ini bulan puasa, harusnya lu ngerti!" ujar Latifah.


"Heh! Lu jangan ikut campur ya, ini urusan gue sama Revi!" bentak Arsyan.


"Ya suka-suka gue dong, Revi itu teman gue! Jadi, gue berhak buat belain dia sebagai seorang sahabat yang baik! Lu ini kan udah bukan siapa-siapanya Revi lagi, harusnya lu nyadar dong!" ucap Latifah.

__ADS_1


Melihat suasana semakin tegang disana, Muzaki pun bergerak mendekat ke arah mereka karena tak ingin terjadi keributan di kampus itu.


"Astaghfirullah, Latifah!" ucap Muzaki.


Sontak Latifah dan Revi pun menoleh ke arah Muzaki, mereka terkejut melihat Muzaki sudah ada di dekat mereka. Namun, Latifah sedikit merasa lega karena akhirnya ada orang yang bisa membantu Revi menghadapi pria seperti Arsyan.


"Kak Zaki?" ucap Latifah tersenyum.


"Iya Fah, ini ada apa sih? Kenapa kalian ribut-ribut begini? Ini di kampus loh, gak baik kayak gitu! Apalagi sekarang bulan puasa," tanya Muzaki.


"Eee maaf kak! Tapi, ini ada orang ngeselin yang terus-terusan deketin Revi. Padahal kan udah jelas kalau Revi tuh sekarang pacarnya kak Zaki, masa dia masih gak ngerti sih?!" jelas Latifah.


Muzaki pun mengalihkan pandangannya ke arah Arsyan dan tersenyum tipis.


"Ohh, jadi kamu lagi? Kita bukannya udah pernah ketemu sebelum ini? Dan saat itu saya juga sudah bilang sama kamu, kalau saya ini pacarnya Revi. Kenapa kamu masih aja deketin pacar saya? Mau cari gara-gara sama saya?" ucap Muzaki.


"Lu ngapain sih kesini? Bikin mood gue ilang aja tau gak?! Harusnya lu tuh gak disini, gue juga gak percaya kalo lu itu pacarnya Revi! Gue butuh bukti, bukan cuma sekedar omongan!" ucap Arsyan.


"Mau bukti apa lagi sih? Saya dan Revi ini memang sudah berpacaran, kamu sebaiknya menjauh dari Revi kalau tidak ingin mencari masalah dengan saya! Asalkan kamu tau, saya bisa berbuat apapun untuk menjaga pacar saya ini! Kalau sekali lagi saya lihat kamu deketin Revi, maka jangan salahin saya kalo saya akan kasih pelajaran ke kamu!" ancam Muzaki.


Muzaki pun menggelengkan kepala mendengar ucapan Arsyan, sedangkan Arsyan sendiri berbalik badan lalu pergi dari sana meninggalkan mereka.


Revi merasa lega, ia menghela nafas sembari mengelus dada dan beralih menatap wajah Muzaki untuk mengucapkan terima kasih karena berkat Muzaki, ia bisa terhindar dari Arsyan.


"Kak Zaki, makasih banyak ya! Alhamdulillah akhirnya Arsyan mau pergi juga!" ucap Revi.


"Iya, sama-sama Rev. Aku ikut senang kalau kamu bisa ngerasa aman, tapi maaf ya tadi aku lancang udah ngaku jadi pacar kamu!" ucap Muzaki.


"Gapapa lah kak, kan aku yang awalnya mulai sandiwara ini. Ya semoga aja Arsyan bisa ngerti deh ya dan gak coba buat deketin aku lagi! Jujur kak, aku tuh bete banget karena dia terus aja ajak aku balikan sama dia!" ucap Revi cemberut.


"Iya tuh, emang gak tau malu dia!" sahut Latifah.


"Sabar Rev! Ini cobaan buat kamu, semoga kamu kuat ya menjalaninya! Dan semoga juga Arsyan diberi hidayah supaya enggak ngejar-ngejar kamu lagi!" ucap Muzaki tersenyum.

__ADS_1


"Aamiin! Sekali lagi makasih ya kak, kalau gak ada kak Zaki gak tahu deh bakal gimana!" ujar Revi.


"Udah lah Rev, gak perlu banyak ucapin terimakasih ke saya! Lagian aku kan cuma perantara Tuhan aja, supaya aku bisa bantu kamu!" ucap Muzaki.


"Iya kak," ucap Revi singkat.


"Eee yaudah ya Rev, aku harus pergi dulu masih ada urusan tentang tim pecinta alam. Kalau kamu butuh bantuan atau apalah itu, kamu tinggal bilang aja sama aku gak perlu ragu!" ucap Muzaki.


"Iya kak, makasih ya!" ucap Revi tersenyum.


"Sama-sama, yasudah aku pergi dulu. Assalamualaikum Rev, Fah. Sampai ketemu lagi nanti!" ucap Muzaki pamitan.


"Waalaikumsallam, hati-hati kak Zaki!" ucap Revi dan Latifah bersamaan.


Setelahnya, Muzaki pun berbalik badan lalu pergi dari sana meninggalkan Revi serta Latifah. Sedangkan kedua gadis itu masih tetap disana memandangi punggung Muzaki yang mulai menjauh, tanpa sadar Revi tersenyum dan membuat Latifah merasa curiga pada sikap gadis itu.


"Cie cie, yang mulai senyum sendiri nih ye sambil ngeliatin kak Zaki! Ihiw emang dah kalian itu cocok banget tau, kenapa sih gak pacaran beneran aja?!" ledek Latifah sambil tertawa kecil.


"Hah? Apaan sih kamu?" ujar Revi salah tingkah.


"Hahaha, aduh ada yang salting nih! Emang ya kalo yang namanya cinta itu suka bikin salah tingkah, tapi gapapa Rev gue dukung sepenuhnya kalo lu beneran mau sama kak Zaki!" ucap Latifah.


"Ngomong apa sih kamu? Mana ada aku suka sama kak Zaki? Jangan nyebar fitnah ya!" ucap Revi.


"Gak nyebar fitnah loh, ketahuan kok dari reaksi kamu pas mandangin kak Zaki tadi! Kalau kamu gak ada rasa sama kak Zaki, mana mungkin kamu senyum-senyum begitu?" ujar Latifah.


"Enggak, aku gak senyum kok! Udah ah aku mau lanjut pergi!" ujar Revi.


Revi pun pergi begitu saja meninggalkan Latifah.


"Eh Rev, tunggu!" teriak Latifah kemudian mengejar Revi yang pergi.


...~Bersambung~...

__ADS_1


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2