Angkasa

Angkasa
Makan sate dulu


__ADS_3

...HELO GUYS!...


...WELCOME BACK TO MY STORY!...


..."ANGKASA"...


...\=\=\=...


Gapapa sepi, yang penting dapet cuan ye kan😏


...Γ—Γ—Γ—...


#ANGKASA EPS. 65


...β€’...


...SELAMAT MEMBACA...πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰...


...❀️❀️❀️❀️...


Setelah puas menikmati beragam wahana bermain serta macam-macam permainan menyenangkan di pasar malam tersebut, dan bahkan Latifah serta Revi sudah berhasil mengumpulkan banyak sekali hadiah yang mereka dapatkan dari mainan pasar malam tersebut, seperti boneka, makanan, uang, dan banyak lainnya tergantung jenis permainan yang mereka mainkan sebelumnya di pasar malam itu.


Kini kedua gadis itu pun telah bersiap untuk pulang ke rumah mereka masing-masing, ya karena hari juga sudah semakin larut malam dan mereka harus segera pulang agar tak dimarahi orang tua. Terlebih Revi yang memang jarang sekali pulang malam seperti ini, ia cukup khawatir jika nantinya kedua orangtuanya akan memarahinya karena ia pulang cukup larut malam dibanding biasanya.


"Fah, pulang yuk!" ucap Revi mengajak pulang.


"Iya Rev, ini kan kita juga udah mau pulang! Abisnya gue udah dapet banyak hadiah nih, eh tapi kayaknya enak deh kalo kita makan sate usus dulu disana sebelum pulang!" ucap Latifah.


"Hah? Boleh juga sih, kebetulan aku emang suka makan sate usus!" ucap Revi tersenyum.


"Nah cakep tuh! Yaudah ayo, kita beli satu usus dua porsi buah kita berdua! Terus abis itu, baru deh kita pulang! Oh ya, kabarin tuh supir lu jangan lupa! Supaya nantinya kita gak perlu nunggu terlalu lama, abis makan sate langsung deh balik!" ujar Latifah.


"Eh iya juga, yaudah aku mau sms supir aku dulu ya? Kamu duluan gih ke tempat satenya, langsung pesan supaya bisa cepat dapet!" ucap Revi sambil mengeluarkan ponsel dari saku bajunya.

__ADS_1


"Oke Rev!" ucap Latifah nyengir.


Latifah pun bergegas pergi menuju tempat penjual sate dan memesan dua porsi sate disana, ia sudah tidak sabar untuk segera memakan sate tersebut bersama Revi. Sedangkan Revi sendiri tetap di tempatnya berada dan mengirimi SMS ke nomor supirnya alias pak Darwin, ya tentu Revi minta dijemput sekarang agar bisa pulang lebih cepat.


"Revi!"


Tiba-tiba saja Muzaki muncul dari belakang Revi dan menyapa gadis itu, sontak Revi menoleh karena terkejut ada yang memanggil namanya dan ia tambah terkejut saat melihat Muzaki disana, apalagi Muzaki saat ini bersama Laras yang juga temannya disana dan mereka berdua tampak mesra dengan saling menggandeng tangan satu sama lain.


"Kamu kok masih disini? Tadi katanya kamu sama Latifah udah mau pulang?" tanya Muzaki heran.


"Eee iya, ini lagi nunggu dijemput!" jawab Revi.


Ya sebelumnya Revi memang berbohong dengan Muzaki mengatakan kalau ia dan Latifah ingin pulang, padahal nyatanya mereka berdua hanya tak mau berdekatan dengan Muzaki. Terlebih Revi yang memang ingin menghindar dari lelaki tersebut, namun naas sekali karena kali ini Revi kembali bertemu dengan Muzaki dan juga Laras disana.


"Oh gitu, daritadi jemputan kamu belum datang juga?" tanya Muzaki penasaran.


"Iya nih, makanya aku bingung banget. Padahal tadi katanya udah di jalan, tapi gak tahu kenapa ini malah belum sampe juga!" jawab Revi.


"Eh eee gausah, kak! Lagian aku juga masih ditemenin Latifah kok, kita juga mau sekalian makan sate disana! Udah kak Zaki pulang aja duluan, kasian tuh Laras nya nungguin!" ucap Revi.


"Aku gapapa kok Rev," ucap Laras.


"Yaudah, aku temenin makan sate juga ya? Laras, kamu mau gak makan sate dulu sebelum pulang?" ucap Muzaki.


"Boleh deh, ayo Rev kita makan bareng!" ucap Laras.


"Eee iya...."


Akhirnya Revi setuju saja dan membiarkan kedua manusia itu ikut dengannya, ya walau Revi masih tidak mau jika ada Muzaki serta Laras di warung sate nantinya. Padahal ia sudah bersusah payah untuk menjauh dari Muzaki, namun sekarang ia malah bertemu kembali dengan pria tersebut ketika ia baru hendak senang-senang bersama Latifah dengan makan sate berdua tanpa ada Muzaki dan Laras.


"Huft, terpaksa deh aku iyain aja! Gak mungkin juga kan aku larang mereka buat makan, lagian itu bukan warung punyaku!" batin Revi.


β€’

__ADS_1


β€’


Sesampainya di warung sate, terlihat Latifah sudah duduk santai disana menantikan pesanannya dan juga Revi yang sudah dibuatkan oleh si penjual karena disana cukup ramai. Latifah masih belum menyadari kehadiran Revi disana, karena ia masih fokus memegang ponsel dan mengarahkan pandangan ke arah ponselnya tersebut.


Revi bersama Muzaki dan juga Laras pun berdiri di samping Latifah, Revi langsung menegur temannya yang masih asyik bermain ponsel itu dengan cara menepuk punggungnya. Seketika Latifah terkejut dan menoleh ke arah Revi di sampingnya, ia kaget lantaran Revi sudah ada disana bersama juga dengan Muzaki dan Laras yang tengah berduaan.


"Loh Rev, kok lu udah disini aja sih? Kapan datangnya? Terus kenapa lu bisa sama kak Zaki lagi, bukannya tadi kita berdua udah pamit pulang kan ke kak Zaki?" tanya Latifah terheran-heran.


"Haish, makanya kamu jangan main hp aja Ifah! Bisa-bisanya teman datang kamu gak tau, aku sama kak Zaki baru datang kok barusan! Jadi, tadi aku ketemu sama kak Zaki dan Laras di depan pas lagi nunggu supir. Terus mereka bilang katanya mau ikut makan sate juga disini sama kita, yaudah jadinya aku bareng sama mereka deh kesini nya!" jelas Revi.


"Ohh, yaudah duduk-duduk sini jangan berdiri aja nanti ambeien loh!" ucap Latifah.


"Lah gak kebalik? Bukannya kalo ambeien tuh karena duduk kelamaan?" tanya Revi terheran-heran.


"Enggak, itu udah bener! Sini duduk!" ucap Latifah.


"Oh gitu, iya deh,"


Revi menurut dan kemudian duduk tepat di samping sahabatnya tersebut, sedangkan Muzaki serta Laras ada di depan mereka dan masih saling menggandeng serta senyum manis. Revi berusaha keras menahan dirinya untuk tidak menoleh ke arah depan dan melihat Muzaki, ya karena ia sungguh malas sekali menyaksikan momen seperti itu.


"Eh ya, kamu udah pesen kan Fah tadi?" tanya Revi sembari menoleh ke arah Latifah.


"Udah kok, lagi dibikin tuh! Mungkin sebentar lagi juga jadi, sabar aja gausah buru-buru! Lagian supir lu juga belum sampai kan?" ucap Latifah.


"Iya sih, aku juga udah bilang ke pak Darwin kalau aku mau makan sate usus dulu disini sama kamu!" ucap Revi tersenyum.


"Yaudah santai aja! Kita rileks dulu makan sate disini, enak loh kelihatannya!" ucap Latifah.


Revi manggut-manggut saja sambil melihat ke sekeliling warung tersebut, terlihat memang banyak sekali pelanggan disana yang tampak menikmati sate usus tersebut membuat Revi makin lapar.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

__ADS_1


__ADS_2