
...HELO GUYS!...
...WELCOME BACK TO MY STORY!...
..."ANGKASA"...
...\=\=\=...
Gapapa sepi, yang penting dapet cuan ye kanπ
...ΓΓΓ...
#ANGKASA EPS. 79
...β’...
...SELAMAT MEMBACA...πππ...
...β€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈ...
Radian sampai di rumah Oni untuk mengantar pulang gadis tersebut, karena Radian tak mau jika Oni nantinya akan kecapekan dan jatuh sakit kalau tetap berada di kampus. Ya Oni juga terpaksa menurut pada Radian dan mau diajak pulang ke rumahnya, walau sebenarnya ia tidak ingin pulang dan masih ingin membantu Radian di kampus.
Namun, paksaan dari Radian membuat Oni tak bisa berbuat banyak selain menurut saja dengan kemauan Radian itu, apalagi tadi di kampus Radian juga terus saja menggodanya dan menciumi wajah serta keningnya. Ya hingga kini saja Oni masih kepikiran dengan perkataan Radian yang ingin mengajaknya balikan alias berpacaran lagi.
"Oni, kita udah sampe nih! Kamu sekarang turun dan istirahat di dalam sana, jangan kemana-mana dulu kalau kondisi kamu belum cukup sehat! Aku kan gak mau kamu kenapa-napa cantik!" ucap Radian.
"Kamu kenapa jadi peduli banget sih sama aku? Perasaan sebelumnya kamu biasa-biasa aja tuh, apa karena isu hamil itu?" tanya Oni penasaran.
"Eee ya enggak juga sih, aku emang khawatir aja sama mantan pacar aku yang cantik ini! Tapi, aku juga cemas sih kalau misal kamu emang beneran hamil dan itu adalah anak aku! Pasti aku bakal ngerasa bersalah banget, makanya aku pengen lebih perhatiin kamu sayang!" jawab Radian tersenyum.
"Haish, gausah panggil aku sayang!" ujar Oni tegas.
__ADS_1
"Hahaha, gapapa dong! Kan aku emang masih sayang dan cinta sama kamu," ucap Radian.
"Ya tapi aku enggak, lagian aku juga gak suka dipanggil kayak gitu sama kamu! Inget ya, ini udah kali kedua kami nyakitin hati aku! Apalagi yang kedua ini kamu udah bener-bener kelewatan, aku gak bisa maafin kamu gitu aja ya Radian!" ujar Oni.
"Iya aku tau, tapi aku bakal terus berusaha buat ambil hati kamu lagi dan bisa balikan sama kamu sayang! Lagian emang kenapa sih kalo aku panggil kamu dengan sebutan sayang? Apa ada yang cemburu?" tanya Radian penasaran sembari menatap wajah Oni.
"Hah? Ya enggak sih, tapi aku cuma gak suka aja dipanggil sayang sama pemerkosa kayak kamu! Lebih baik aku ngobrol sama tembok, dibanding harus sama kamu!" ucap Oni.
Cupp...
Radian justru mengecup pipi Oni sekilas dan tersenyum ke arahnya, hal itu membuat Oni tampak terkejut dan reflek memegangi pipinya yang bekas dicium Radian. Entah mengapa Oni semakin merasa gugup setelah dicium seperti itu oleh Radian, apalagi Radian masih memandangnya dari jarak dekat yang membuat Oni salah tingkah tak karuan.
"Ka-kamu apaan sih? Berani banget ya kamu cium aku kayak gitu, kan udah aku bilang aku tuh gak mau disentuh sama kamu!" ucap Oni kesal.
"Sabar sayang! Aku tuh gak tahan pengen cium pipi kamu yang gemesin banget, maaf ya!" ujar Radian.
"Haish, kalo gitu aku turun duluan. Kamu langsung balik gih ke kampus! Kalau ada apa-apa kabarin, awas aja gak kasih kabar dan malah diem aja!" ucap Oni mengingatkan Radian sambil membuka pintu mobil dan berniat turun dari sana.
"Aku akan bikin kamu suka lagi sama aku, Oni! Karena aku masih ngerasa bersalah udah bikin kamu menderita kayak gini!" batin Radian.
...β’β’β’...
Disisi lain, Revi dan Laras baru selesai membaca buku dan mereka keluar dari perpustakaan bersamaan karena sebelumnya mereka memang membaca buku berdua disana. Revi pun tampak terpaksa harus jalan bersama Laras karena tak ada pilihan lain untuk saat ini, walau sebenarnya Revi sangat malas berduaan seperti itu dengan Laras.
Disaat mereka hendak pergi dari perpustakaan itu karena sudah selesai membaca, tiba-tiba Muzaki justru muncul disana dan menyapa kedua gadis itu secara bergantian. Tentu saja Revi semakin merasa malas dengan kehadiran Muzaki juga disana yang dekat dengan Laras, rasanya ingin sekali Revi untuk segera pergi dari sana menjauhi mereka berdua.
"Hai Rev, hai Ras!" ucap Muzaki menyapa dua gadis yang sedang berdampingan itu.
"Eh kak Zaki, hai juga!" ucap Laras tersenyum.
"Iya kak, hai!" ucap Revi singkat tanpa ekspresi.
__ADS_1
Muzaki langsung berjalan mendekati Laras dan membelai rambut gadis itu, ia berdiri tepat di samping Laras sambil tersenyum memandangi wajah gadis itu. Revi yang melihatnya tampak sudah tidak tahan lagi dan ingin segera pergi jauh karena kelakuan Muzaki, namun sayang Revi terlalu takut untuk melakukan itu karena ia tidak enakkan.
"Kamu darimana aja sih? Daritadi aku cariin loh, eh ternyata malah lagi disini sama Revi. Padahal aku udah chat sama telpon kamu berkali-kali, tapi gak diangkat-angkat sama kamu!" ucap Muzaki.
"Hah? Yang bener kak? Ohh, mungkin karena aku silent kali hp nya kan aku lagi di perpus baca buku sama Revi!" ucap Laras.
"Oh gitu, yaudah kita pergi yuk! Aku mau bahas rencana kita buat bantu-bantu ke pelosok negeri sana, kan sebentar lagi waktunya udah tiba! Jadi, aku mau kamu ikut buat bantu mikir atau kasih saran gitu ke aku dan anak-anak disana!" ucap Muzaki.
"Umm, iya deh kak. Rev, kamu ikut aja yuk! Ini seru loh, daripada kamu sendirian kan?" ujar Laras.
"Hah? Eee kayaknya enggak dulu deh Ras, kamu aja sama kak Zaki! Soalnya aku masih ada urusan lain, maaf banget ya!" ucap Revi menolak ajakan Laras.
"Yah sayang banget!" ucap Laras manyun.
"Gapapa Ras, kita aja yang pergi sekarang! Mungkin Revi masih sibuk dan banyak urusan, aku juga gak enak lah kalau maksa-maksa dia buat ikut program aku!" ucap Muzaki sambil mengusap wajah Laras.
"Iya juga sih, yaudah Rev aku sama kak Zaki pergi duluan ya? Bye!" ucap Laras pamitan.
"Iya Ras, bye juga!" ucap Revi tersenyum tipis.
Muzaki menyempatkan diri untuk menatap wajah Revi yang sudah lama tak ia pandangi, jujur Muzaki sangat sedih karena sikap Revi masih belum berubah dan tetap saja cuek padanya.
"Rev, aku pergi dulu ya? Sampai ketemu nanti!" ucap Muzaki pamit pada Revi.
"Iya kak," ucap Revi singkat.
Setelahnya, Muzaki pun menggandeng tangan Laras dan membawa gadis itu pergi dari sana untuk menuju tempat berkumpulnya para anggota tim pecinta alam kampus angkasa. Sedangkan Revi tetap disana terdiam memandangi punggung Muzaki serta Laras yang semakin lama semakin menghilang tak bisa lagi dilihat olehnya.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1