Angkasa

Angkasa
Olahraga


__ADS_3

...HELO GUYS!...


...WELCOME BACK TO MY STORY!...


..."ANGKASA"...


...\=\=\=...


...Gapapa sepi, yang penting dapet cuan ye kan😏...


...Γ—Γ—Γ—...


#ANGKASA EPS. 136


...β€’...


...SELAMAT MEMBACA...πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰...


...❀️❀️❀️❀️...


Revi beserta mama papanya kini telah bersiap untuk pergi ke car free day bersama-sama, Revi pun tampak senang karena akhirnya ia bisa pergi ke cfd bersama orangtuanya. Ya ini adalah kali pertama mereka bisa pergi bareng sejak terakhir ketika Revi masih kecil, tentu saja Revi tak mau melewatkan momen ini dan berharap akan terus terjadi nantinya.


Mereka pergi menggunakan mobil yang disetir sendiri oleh Marcel sang papa, ya katanya karena ingin lebih mendapat suasana romantis serta harmonis diantara keluarga. Juliana sang mama duduk di samping Marcel menemani suaminya itu berkendara, sedangkan Revi sendiri duduk di belakang sambil senyum-senyum merasa senang.


"Mah, pah, aku senang banget deh bisa pergi ke cfd bareng papa sama mama! Akhirnya setelah sekian lama kita bisa juga pergi bareng-bareng begini, aku udah gak sabar pengen olahraga bareng mama papa disana nanti! Eh tapi, mama sama papa mau olahraga apa disana?" ucap Revi.


"Eee apa aja sayang, kalau bisa sih yang ringan. Misalnya bersepeda atau jalan kaki aja, supaya gak menguras tenaga!" jawab Marcel.


"Benar itu! Mama juga gak kuat kalau yang terlalu berat mah, jadi yang ringan aja!" sahut Juliana.


"Ohh, iya juga sih mah, pah. Biasanya aku juga cuma olahraga ringan, Minggu kemarin aku sama teman aku tuh naik sepeda keliling-keliling disana, terus abis itu kita juga jalan santai ngeliat pemandangan yang asri disana!" ucap Revi.


"Nah kan, kita juga begitu aja!" ujar Marcel.


"Eee sewa sepeda disana itu berapa sayang? Gak mahal kan, ya? Soalnya ini kan mau lebaran, takut nanti uang mama sama papa malah habis cuma buat sewa sepeda di cfd!" tanya Juliana.

__ADS_1


"Ahaha, murah kok mah! Kemarin sih aku nyewa cuma tiga puluh ribu, ada juga yang bisa buat dua orang sekaligus. Itu sekitar empat puluhan harganya," jawab Revi.


"Oh gitu, ya gapapa sih segitu mah boleh lah. Yang penting badan kita bisa jadi sehat, iya kan mah?" ucap Marcel tersenyum.


"Iya pah, benar!" ucap Juliana.


Revi kembali tersenyum sembari menyandarkan punggungnya pada sandaran kursi mobil, mungkin ia baru kali ini merasakan kebahagiaan bersama mama papanya setelah sekian lama ia menanti momen indah seperti ini, ya Revi pun sangat bersyukur dan senang sekali bisa mendapat momen ini.


Tak lama kemudian, mereka sampai di tempat tujuan yakni car free day. Begitu tiba disana, terlihat sudah ramai sekali orang-orang yang berdatangan untuk berolahraga di hari libur ini. Biarpun sekarang ini bulan puasa dan mayoritas juga tengah melaksanakan ibadah puasa, tetapi tak menghalangi niat mereka untuk menyehatkan badan.


Revi, Juliana serta Marcel turun dari mobil setelah Marcel berhasil menemukan tempat parkir yang sesuai dan dapat ia letakkan mobilnya disana. Ya ketiganya pun berjalan menuju lokasi.


"Mah, pah, aku mau tanya kabar Latifah sama Laras dulu ya? Kayaknya mereka belum sampai deh, abisnya gak keliatan disini. Padahal aku udah bilang lagi otewe dan minta mereka juga berangkat, kok malah kosong ya disini?" ucap Revi heran.


"Sabar sayang! Mungkin teman-teman kamu itu masih di jalan kejebak macet," ujar Juliana.


"Iya, udah kita pemanasan dulu aja disini! Supaya nanti kalau teman kamu udah sampe, kamu gak perlu pemanasan lagi!" usul Marcel.


"Umm, enggak ah pah males!" ujar Revi.


"Iya, aku mau tunggu mereka aja dulu disini. Kalo aku pemanasan sekarang, nanti pas mereka datang kan gak mungkin aku bisa langsung olahraga. Pasti disuruh nungguin mereka dulu!" jawab Revi.


"Oh iya ya, yaudah kamu duduk aja dulu tunggu mereka! Papa sama mama mau pemanasan disini, sekalian nantinya kita mau langsung olahraga! Iya kan mah? Kita jalan santai aja dulu, abis itu baru sewa sepeda disana!" ucap Marcel.


"Iya pah, yaudah yuk papa yang pimpin dong pemanasan nya!" ucap Juliana.


"Oke mah!"


Marcel dan Juliana pun berdiri berdampingan disana, mereka mulai melakukan gerakan pemanasan seperti biasa tentunya. Sedangkan Revi duduk di kursi yang tersedia sembari mengirim sms ke nomor Latifah serta Laras, namun ia juga sesekali melihat ke arah mama papanya dan merasa senang.


β€’


β€’


Setelah menunggu cukup lama, akhirnya Latifah datang ke lokasi tempat Revi berada sesuai janjinya sebelum ini. Ya Latifah pun tersenyum sembari berjalan menghampiri Revi yang sedang duduk di depan sana memandang ke arahnya sambil cemberut tanda kesal, Latifah merasa bersalah karena ia telah terlambat datang kesana.

__ADS_1


Melihat kedatangan Latifah membuat Revi sedikit merasa lega, walau temannya itu datang cukup lama dan ada sekitar sepuluh menit ia menunggu disana sampai Latifah bisa tiba. Revi pun beranjak dari kursinya lalu mendekat ke arah Latifah, ia bertanya pada gadis itu mengenai keberadaan Laras.


"Hai Rev! Sorry ya gue telat, tadi soalnya pas mau berangkat tuh tiba-tiba gue sakit perut. Kan lu tau panggilan alam emang suka gitu," ujar Latifah.


"Iya gapapa. Terus ini Laras kemana? Kamu gak bareng sama dia kesini nya?" tanya Revi bingung.


"Eee enggak tuh, emang dia belum datang? Tadi sih gue chat katanya dia juga mau berangkat, tapi kok malah belum datang juga sampe sekarang? Apa dia bohong kali, ya?" ujar Latifah.


"Umm, gak tahu deh. Mungkin dia juga ada panggilan alam kayak kamu, kita tunggu aja beberapa menit ke depan sampai dia datang! Kalau misal gak datang juga, yaudah kita berdua aja olahraga bareng!" ucap Revi memberi usul.


"Boleh tuh, setuju gue!" ucap Latifah.


"Yaudah, duduk dulu sini!" ucap Revi.


Latifah mengangguk kemudian duduk di kursi itu bersama Revi, ia menaruh tas bawaannya di samping lalu menoleh ke arah Revi.


"Rev, nyokap bokap lu mana? Tadi katanya mau pada ikut olahraga, kok lu sendirian disini?" tanya Latifah kebingungan mencari dimana orang tua Revi.


"Eee iya emang papa mama itu ikut, tapi sekarang papa mama udah olahraga duluan. Mereka mau berduaan aja katanya, lagian aku kan juga harus nungguin kamu disini!" ucap Revi.


"Ohh, asik dong ya olahraga berduaan kayak gitu! Jadi pengen deh gue!" ujar Latifah.


"Heleh ya ini kan kita udah berdua," ucap Revi.


"Ish, ya gak sama lu juga Rev! Maksud gue itu kayak nyokap bokap lu loh, mereka kan pasangan tuh. Nah gue juga mau kayak gitu! Tapi, masalahnya gue kan belum punya pasangan!" ujar Latifah.


"Hahaha, kamu terima aja cintanya kak Digo!" ujar Revi sambil terkekeh kecil.


"Dih, gak mau! Yang ada gue nanti bakal sengsara mulu kalo pacaran sama dia, gue tuh maunya sama cowok baik-baik Rev!" ucap Latifah.


Revi justru tertawa sembari menutupi mulutnya.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

__ADS_1


__ADS_2