Angkasa

Angkasa
Dicemooh


__ADS_3

...HELO GUYS!...


...WELCOME BACK TO MY STORY!...


..."ANGKASA"...


...\=\=\=...


Gapapa sepi, yang penting dapet cuan ye kan😏


...Γ—Γ—Γ—...


#ANGKASA EPS. 74


...β€’...


...SELAMAT MEMBACA...πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰...


...❀️❀️❀️❀️...


Oni yang baru sampai di kampus langsung terkejut lantaran banyak orang yang menghujatnya, ya mereka semua mengatakan jika Oni adalah wanita kotor karena hamil di luar nikah. Tentu saja Oni tak mengerti dengan apa yang mereka maksud itu karena ia tidak merasa sedang hamil, namun semua orang itu tetap kekeuh menyoraki Oni disana.


"Woo dasar cewek gak bener!"


"Belum nikah udah hamil aja!"


"Anak siapa sih itu?!"


"Pindah aja lu dari kampus ini, dasar aib!"


Seperti itulah kata-kata yang dilontarkan oleh orang disana pada Oni, ya sungguh menyakiti hati Oni dan bahkan gadis itu sampai menangis dibuatnya karena memang itu sangat menyakitkan. Oni sungguh tak mengerti siapa yang tega menyebarkan berita tersebut di kampusnya, namun ia curiga kalau pelaku dari semua ini adalah Syahra dan teman-temannya.

__ADS_1


Beruntung bagi Oni, karena Alvin si vokalis band angkasa muncul disaat yang tepat dan melindungi Oni dari sorakan orang-orang disana sambil juga membantu menenangkan Oni. Ya Alvin memang cukup kecewa mendengar berita kalau Oni hamil anak Radian, namun rasa cintanya pada gadis itu membuat ia tak tega melihat Oni dihujat begitu.


"Cukup, cukup! Kalian ini apa-apaan sih, ha?! Kenapa kalian nyorakin Oni kayak gitu? Dia ini baru datang setelah semalam menang lomba dance, harusnya kalian sambut dia bukan begini!" teriak Alvin.


"Halah! Buat apaan kita sambut wanita kotor yang gak tahu diri itu?! Dia tuh hamil di luar nikah bro, udah lu jangan belain dia!" ujar orang disana.


"Ya gue tau, tapi emang udah terbukti kalau itu semua benar? Ingat, yang kalian lihat itu belum tentu benar karena cuma foto dan video! Bisa aja saat itu Oni sedang sakit, muntah-muntah gak semestinya hamil kan? Kecuali ada bukti lain yang benar-benar akurat menyatakan kalau Oni hamil, kalian gak boleh main percaya gitu aja!" ujar Alvin kesal.


Seketika semua orang disana terdiam, mereka berpikir benar juga apa yang dikatakan Alvin.


"Lagipun, kalau Oni emang hamil beneran apa urusannya sama kalian? Emang kalian mau tanggung jawab atau biayain bayinya Oni, ha? Enggak kan? Kalo gitu gausah pada ikut campur dan mending kalian pergi deh!" bentak Alvin.


Akhirnya orang-orang itu pun pergi dari sana dengan perasaan sedikit jengkel, ya tentu karena Alvin lebih membela Oni dibanding mereka yang sudah terlalu emosi pada gadis tersebut. Sedangkan Alvin sendiri kini mendekati Oni dan mendekap tubuh gadis itu dengan erat, Alvin ingin menenangkan Oni agar tidak terlalu sedih memikirkan perkataan orang-orang tadi.


"Oni, kamu yang sabar ya! Sekarang kan mereka udah pada pergi, kamu jangan mikirin kata-kata mereka lagi ya! Aku disini selalu berusaha lindungin kamu, jangan takut Oni!" ucap Alvin.


"Makasih ya!" ucap Oni singkat.


"Ikut kemana?" tanya Oni penasaran.


"Eee kita ke kantin aja, nanti aku traktir kamu disana makan sama minum supaya kamu bisa tenang dan enggak sedih terus kayak gini! Aku yakin kamu pasti bisa lupain semua itu!" ucap Alvin.


Oni mengangguk pelan kemudian pergi mengikuti Alvin menuju kantin, mereka jalan berduaan sambil bergandengan tangan dan sesekali saling menatap satu sama lain lalu tersenyum. Namun, Oni masih belum bisa melupakan kata-kata orang tadi yang membuatnya kepikiran dan mengira kalau ia memang hamil anak dari Radian.


β€’


β€’


Saat di kantin, keduanya langsung duduk berdekatan pada kursi yang tersedia tanpa melepaskan genggaman tangannya. Alvin juga terus menatap Oni sembari mengusap wajah gadis itu, ia senang bisa kembali berduaan dengan Oni seperti itu setelah sekian lama mereka jarang sekali bertemu karena kesibukan masing-masing.


Oni masih terus menunduk memikirkan mengenai kejadian malam itu dengan Radian, ia sungguh tak ingin mengandung anak dari pria yang sudah memperkosa dirinya itu. Namun, kalau memang benar ia hamil setelah diperkosa oleh Radian tentu saja Oni akan sangat kebingungan harus melakukan apa demi kebaikan anaknya nanti.

__ADS_1


"Vin, makasih ya kamu udah mau bantu aku tadi dan bawa aku kesini!" ucap Oni pelan.


"Sama-sama, jangan takut lagi ya!" ucap Alvin.


"Oh ya, emang kamu gak percaya sama bukti foto dan video yang udah beredar dimana-mana itu? Padahal orang-orang kampus juga udah pada percaya dan hujat aku," tanya Oni.


"Aku sih belum terlalu yakin, mual dan muntah itu kan gak melulu karena hamil! Bisa aja kamu cuma kecapekan kemarin, atau apa gitu!" jawab Alvin.


"Iya sih, tapi kenapa ya mereka semua pada percaya gitu aja sama bukti begituan? Padahal aku gak pernah sama sekali berhubungan badan, gimana caranya coba aku bisa hamil? Terus kenapa mereka pada nyangka aku ini hamil anaknya Radian, darimana mereka punya pikiran begitu?" ucap Oni.


"Aku juga gak tau, tapi kamu harus banyak-banyak sabar ya Oni! Ini pasti perbuatan orang yang gak suka sama kamu, aku yakin banget dia mau hancurin karir kamu di kampus yang lagi menanjak!" ucap Alvin dengan nada tegas.


"Kamu benar, dan aku tahu banget siapa orangnya yang udah lakuin ini semua!" ucap Oni.


"Oh ya? Siapa?" tanya Alvin penasaran.


Oni menoleh sekilas ke arah Alvin dan menatap wajahnya, ia ragu untuk mengatakan jika semua ini adalah perbuatan Syahra kepada Alvin, karena ia khawatir Alvin akan berbuat yang tidak-tidak. Oni pun memutuskan untuk tetap diam dan tak mengatakan semua itu pada Alvin, karena ia ingin mengurus masalah ini semua seorang diri.


"Oni? Kamu kenapa diem aja? Siapa orang yang udah lakuin ini semua ke kamu? Ayo bilang aja Oni, aku pasti bakal bantu kamu buat kasih pelajaran itu orangnya!" ujar Alvin sangat penasaran.


"Eee aku...." ucapan Oni menggantung lantaran Revi tiba-tiba muncul disana memotong ucapannya, ya hal itu juga membuat Oni senang.


"Kak Oni, kak Alvin!" ucap Revi menyapa dua manusia yang sedang duduk bertatapan dengan serius di kantin itu, Revi menatap mereka berdua secara bergantian sambil tersenyum.


"Eh Revi, sini sini duduk gabung!" ucap Oni.


"Iya kak, makasih! Ini lagi pada bicarain apa sih? Kok kayaknya daritadi serius banget? Aku ganggu apa enggak nih ikut disini?" tanya Revi penasaran sambil duduk di kursi dekat Oni dan Alvin.


"Enggak kok," jawab Oni tersenyum sambil melirik sekilas ke arah Alvin yang nampak kecewa.


...~Bersambung~...

__ADS_1


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2