
...HELO GUYS!...
...WELCOME BACK TO MY STORY!...
..."ANGKASA"...
...\=\=\=...
Gapapa sepi, yang penting dapet cuan ye kanπ
...ΓΓΓ...
#ANGKASA EPS. 73
...β’...
...SELAMAT MEMBACA...πππ...
...β€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈ...
Oni dan Revi menghentikan langkah mereka begitu sampai di depan pintu rumah Oni, kedua gadis itu tampak berbincang sejenak sambil menatap satu sama lain. Revi sebenarnya penasaran apa yang terjadi dengan Oni sampai gadis itu bisa pucat sekali dan tadi mual-mual, karena tak biasanya Oni terlihat sakit seperti itu padahal dia adalah orang yang sehat.
Oni yang masih berusaha menutup-nutupi rasa sakit yang dialaminya dari Revi itu, semakin bingung harus memberitahu apa pada Revi mengenai kondisi tubuhnya saat ini. Ya Oni sendiri memang tidak yakin apa yang terjadi sebenarnya pada dirinya, ada dugaan hamil dari Syahra dan itu memang masuk akal mengingat Oni tadi sempat pusing mual-mual.
"Kak Oni, sebenarnya kak Oni tuh kenapa sih? Kok bisa tiba-tiba pusing dan mual gitu?" tanya Revi.
"Hah? Eee aku juga gak tahu sih Rev, soalnya tadi tiba-tiba aja kerasa begitu! Aku sendiri juga heran, padahal sebelumnya aku baik-baik aja!" jawab Oni.
"Ohh, emang sebelum ini kak Oni abis ngapain? Misal hujan-hujanan atau kenapa gitu?" tanya Revi.
__ADS_1
"Enggak kok, aku gak pernah hujan-hujanan atau ngelakuin hal yang aneh! Oh mungkin ini karena pengaruh cuaca aja kali, ya? Soalnya kan sekarang cuaca lagi berubah-ubah gak jelas, kadang panas kadang hujan!" ucap Oni tersenyum.
"Iya juga sih, yaudah kak Oni masuk gih istirahat di dalam! Kalau besok masih pusing atau mual, mending kak Oni gausah kuliah dulu jangan dipaksa! Nanti yang ada sakitnya makin parah, kayak tadi tuh pake dipaksa ikut lomba kan jadi kayak gini!" ucap Revi menasehati Oni.
"Iya Rev, tapi tadi kalo gak dipaksain buat ikut kan aku jadi gak dapat sertifikat sama medali nya! Udah lah, kamu tenang aja gausah panik! Lagian aku juga baik-baik aja kok, Rev!" ucap Oni tersenyum.
"Bagus deh!" ucap Revi singkat sambil tersenyum.
Tak lama kemudian, seseorang membuka pintu dan keluar dari dalam rumah Oni menghampiri kedua gadis yang sedang berbincang di depan pintu rumah Oni tersebut. Mereka tampak kaget lantaran mbok Irma alias pekerja disana muncul secara tiba-tiba mengagetkan keduanya, untunglah Oni dan Revi tidak sampai pingsan karena kaget.
"Hadeh, mbok ngagetin kita aja deh! Kalo mau muncul tuh bilang-bilang dulu mbok, jangan kayak gini jadi bikin kaget tau!" ujar Oni kesal.
"Hehe, maaf non! Abisnya mbok tadi dengar ada suara orang ngomong dari luar, karena penasaran ya mbok coba cek aja keluar gitu! Eh ternyata non Oni sama temannya, kenapa gak masuk aja non ke dalam ngobrol di dalam?" ucap mbok Irma.
"Eee iya mbok, ini barusan aku juga mau masuk kok! Rev, ayo kita masuk dulu!" ucap Oni.
"Oh gitu, yah yaudah deh!" ucap Oni.
"Iya kak, maaf ya! Lain kali deh aku mampir ke rumah kak Oni kalau gak sibuk, sekarang aku pamit pulang dulu ya kak? Maaf banget sekali lagi aku gak bisa mampir kali ini!" ucap Revi.
"Iya Rev, makasih ya udah bantu aku sampe ke depan pintu begini!" ucap Oni tersenyum.
"Sama-sama kak, aku pergi ya? Permisi, malam kak!" ucap Revi pamit sembari berbalik badan lalu pergi dari rumah Oni bersama supirnya.
Setelahnya, Oni pun masuk ke dalam rumahnya bersama mbok Irma.
...β’β’β’...
Keesokan paginya, berita mengenai kehamilan Oni sudah tersebar di seluruh kampus akibat rencana busuk Syahra yang dengan sengaja menyebarkan video Oni tengah mual-mual pada sosial media. Bahkan Syahra juga memasang kembali banyak foto tentang Oni di Mading kampus, hal itu membuat seluruh orang di kampus percaya kalau Oni hamil.
__ADS_1
Radian dan Zian juga sudah mengetahui tentang semua itu, mereka kebetulan melewati jalan dekat Mading dan menyaksikan semua yang terpampang di dalam Mading tersebut. Kedua pria itu terkejut bukan main ketika banyak foto tengah muntah-muntah di toilet, apalagi mereka juga sudah melihat video dari sosial media tentang Oni.
"An, apa benar si Oni hamil? Kok gue khawatir ya, ini bisa bahaya loh buat Oni sama lu juga!" ucap Zian.
"Gue juga gak tahu, Oni gak ada cerita apa-apa ke gue tentang semua ini! Sekarang gue bingung banget harus ngapain, apalagi semuanya udah kesebar di kampus dan sosial media! Pasti banyak orang yang udah tahu tentang ini," ucap Radian.
"Itu sih pasti, An! Apalagi sosial media itu kan ramai penggunanya dan video Oni itu sedang trending, kasihan banget sih Oni! Dia harus nanggung semua ini, karena perbuatan lu!" ucap Zian.
"Iya iya gue tau, makanya sekarang gue mau cari cara buat hapus semua foto dan video tentang Oni itu dari Mading dan sosial media! Gue juga pengen tahu siapa sebenarnya yang udah lakuin ini, lu bisa kan bantu gue buat temuin pelakunya?" ucap Radian.
"Lu tenang aja! Gue sama yang lain pasti bakal bantu lu kok sebisa kita, emang semua ini gak adil sih buat Oni karena dia kan korban!" ucap Zian.
"Itu dia, gue takut kalau Oni nantinya bakalan depresi gara-gara hujatan atau segala macam! Gue bakal jadi orang yang paling ngerasa bersalah atas itu, karena emang gue yang udah perkosa dia!" ucap Radian.
"Pelan-pelan aja bro ngomongnya! Emang lu mau nanti warga kampus pada denger?" ujar Zian.
"Iya juga ya, untung masih sepi!" ucap Radian.
"Yaudah, kita lanjut bahas ini di markas aja supaya aman dan gak akan ada yang denger kecuali kita sendiri! Disini terlalu bahaya, yang ada mereka bisa hujat lu juga kalo denger dan tau lu emang orang yang udah perkosa Oni!" ucap Zian.
"Iya iya, ayo kita cabut dari sini sebelum ada yang dengar!" ucap Radian panik.
Zian mengangguk pelan lalu jalan bersama Radian menuju markas alligator tempat mereka biasa kumpul di kampus, tentu hal itu untuk mengurangi resiko akan ada yang mendengar pembicaraan sensitif mereka. Radian sendiri juga tidak mau banyak orang tahu kalau ialah yang sudah memperkosa Oni bahkan sampai gadis itu hamil.
"Kalau emang Oni hamil, gue berarti harus tanggung jawab dong sama dia! Terus pupus deh harapan gue buat jadian sama Revi, aaarrgghh sial!" batin Radian.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1