
...HELO GUYS!...
...WELCOME BACK TO MY STORY!...
..."ANGKASA"...
...\=\=\=...
Gapapa sepi, yang penting dapet cuan ye kanπ
...ΓΓΓ...
#ANGKASA EPS. 54
...β’...
...SELAMAT MEMBACA...πππ...
...β€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈ...
Radian kembali ke markas alligator menemui teman-temannya disana dengan wajah sedih, Radian tentunya belum bisa melupakan kejadian semalam yang sudah ia perbuat pada Oni. Radian tampak sangat sedih dan duduk sembari menutupi wajahnya dengan telapak tangan, ia benar-benar menyesal telah melakukan itu semalam pada Oni yang sebenarnya sudah baik dan mau membantunya.
Zian serta yang lain disana tampak kebingungan melihat Radian bersedih seperti itu, mereka pun menghampiri Radian dan duduk tepat di dekat pria tersebut karena rasa penasaran mereka. Zian baru kali ini memang melihat Radian sangat terpukul seperti itu, ia pun berpikir mungkin saja Radian tengah memikirkan Revi si gadis yang dicintainya dan sekarang tidak mau dekat lagi dengannya.
"Oi bro! Lu kenapa sih? Ada masalah apa lagi sama lu dan si Revi itu? Lu gagal deketin dia ha?" tanya Zian penasaran sekali.
"Iya bro, kayaknya sedih banget lu hari ini. Kenapa lagi sih emang?" sahut Azim.
"Ah lu mah kebiasaan sih bro! Masih aja mikirin si Revi yang udah jelas-jelas gak mau sama lu, kan gue bilang semalam lu cicipin dulu tuh cewek di bar!" ucap Digo.
"Apaan sih? Gue bukan mikirin Revi!" ucap Radian.
__ADS_1
"Hah? Terus apa dong bro?" tanya Zian semakin penasaran dengan apa yang terjadi pada Radian saat ini sampai membuatnya bersedih seperti itu.
"Ini tentang gue sama Oni semalam," jawab Radian.
"Hah? Emang semalem lu ketemu sama si Oni? Bukannya lu abis dari bar pamit mau pulang ya? Kok malah ketemuan sama Oni sih?" tanya Zian.
"Ya bagus dong, artinya Radian udah bisa lupain Revi dan dia pengen balikan sama Oni. Gimana bro lu berhasil kan ajak dia balikan? Terus sekarang kalian udah pacaran lagi kan?" ucap Digo.
"Bapak lu! Sekarang aja Oni malah marah dan benci banget sama gue!" ujar Radian.
"Lah kok bisa? Emang kenapa?" tanya Azim.
"Apa karena lu ajak dia balikan, terus dianya udah gak mau sama lu gitu?" Zian coba menebak-nebak.
"Atau karena dia lebih milih si Alvin?" sahut Digo.
"Bukan! Gue gak ngajak dia balikan, boro-boro mau ngajak balikan orang sekarang aja dia marah banget sama gue! Ini tuh karena semalam gue mabok berat setelah pulang dari kumpul sama kalian, gue hampir tabrakan sama mobilnya si Oni, terus gue minta tolong sama Oni buat anterin gue." jelas Radian.
"Ya bukanlah!" tegas Radian.
"Terus karena apa?" tanya Digo kebingungan.
"Jadi, pas sampe di depan rumah gue tuh gue udah gak bisa ngapa-ngapain lagi, udah lemes banget dah pokoknya gara-gara mabok. Nah akhirnya Oni bantuin gue masuk ke dalam sampe kamar, baru deh dia tidurin gue di ranjang. Tapi, entah kenapa gue disitu ngeliat Oni tuh bikin bergairah gitu. Dan akhirnya gue cegat dia dan gue dorong dia ke atas ranjang, gue perkosa gue disana." jelas Radian.
"Hah? Lu perkosa Oni??" ujar Zian dan yang lainnya bersamaan terkejut sambil menganga lebar.
Radian menunduk setelah selesai menceritakan semua yang ia lakukan semalam, sungguh sedih sekali baginya karena ia telah lancang melakukan itu pada Oni yang merupakan mantannya. Radian pun tak mampu mengangkat kepalanya melihat reaksi dari teman-temannya itu, mereka semua tampak terkejut mendengar pengakuan dari Radian.
...β’β’β’...
Disisi lain, Revi dan Latifah yang tengah makan di kantin tak sengaja melihat sosok Oni berada disana juga sendirian sedang menikmati makan di tempat yang tak jauh dari mereka. Kedua gadis itu pun penasaran lantaran Oni masih terlihat murung dan bersedih seperti tadi pagi, terlebih Revi yang memang belum tahu apa penyebab Oni menjadi seperti itu hari ini dan bahkan sulit untuk tersenyum.
__ADS_1
Latifah pun juga tak kalah penasaran dari Revi sahabatnya tersebut, ya penyakit kepo nya juga telah kambuh saat ini dan ia ingin sekali mengetahui apa penyebab Oni menjadi lebih murung saat ini. Namun, Latifah tidak berani jika harus bertanya langsung pada Oni di depan sana, ia beralasan kalau ia tak terlalu akrab dengan Oni sehingga ia inginnya Revi saja yang menghampiri Oni dan bertanya padanya.
"Itu kak Oni sebenarnya kenapa, ya? Dari tadi pagi kayaknya sedih mulu, aku khawatir deh terjadi sesuatu sama kak Oni." ucap Revi.
"Iya sama, gue juga penasaran plus pengen tahu banget kak Oni tuh kenapa?" ucap Latifah.
"Yaudah, kamu samperin gih kak Oni disana! Terus kamu tanya ke kak Oni, dia itu kenapa sedih mulu dari tadi pagi?! Abis itu baru deh kamu balik kesini buat cerita ke aku, ayo cepet!" usul Revi.
"Haish, kok jadi gue?" protes Latifah.
"Ya iya dong, kan kamu si tukang kepo! Udah sana samperin kak Oni terus kamu tanya langsung ke dia, aku tunggu disini deh!" ucap Revi.
"Dih, gak mau ah! Lu aja sana yang tanya ke kak Oni! Kan lu tuh lumayan deket sama dia, lah kalo gue ini kan cuma sekedar tau aja gak kenal-kenal banget sama kak Oni." ucap latifah.
"Masalahnya aku gak enak tau, kalo kamu kan gak punya malu tuh!" ujar Revi.
"Heh! Sembarangan aja kalo ngomong! Gue gini-gini juga masih punya rasa malu tau, apalagi kalo sama kak Oni yang usianya di atas gue!" ujar Latifah.
"Hehehe, yaudah kita berdua aja yang samperin kak Oni disana!" ucap Revi tersenyum.
"Umm, boleh deh! Gue setuju kalo itu, nanti kita tanyanya juga bareng-bareng ya?" ucap Latifah menyetujui saran Revi.
"Oke!" ucap Revi.
Setelahnya, mereka pun sama-sama bangkit sembari membawa gelas minuman yang mereka pesan serta nasi goreng yang masih tersisa cukup banyak itu, ya mereka akan melanjutkan makan dan minum di meja yang sama dengan Oni, karena mereka berdua sama-sama penasaran apa yang menjadi penyebab Oni bersedih seperti itu dan selalu sendirian.
"Kak Oni!" ucap Revi menyapa ketua tim dance-nya itu sambil berhenti tepat di sampingnya.
Sontak Oni pun menoleh dan terkejut saat melihat Revi bersama Latifah ada disana, ia sebenarnya sedang tak ingin berbicara dengan siapapun karena saat ini ia sedang merasa sangat sedih.
...~Bersambung~...
__ADS_1
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...