Angkasa

Angkasa
Nikah


__ADS_3

...HELO GUYS!...


...WELCOME BACK TO MY STORY!...


..."ANGKASA"...


...\=\=\=...


Gapapa sepi, yang penting dapet cuan ye kan😏


...Γ—Γ—Γ—...


#ANGKASA EPS. 63


...β€’...


...SELAMAT MEMBACA...πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰...


...❀️❀️❀️❀️...


Tiba-tiba saja mbok Irma muncul dari dapur dan tak sengaja mendengar percakapan antara Radian dengan Oni mengenai mahkota.


"Hah? Mahkota apa yang dicuri non?" tanya mbok Irma dengan wajah terkejut.


Sontak baik Oni maupun Radian terkejut bukan main mendengar suara mbok Irma disana, mereka kompak menoleh ke arah mbok Irma itu berdiri dan saling kebingungan harus menjawab apa.


Oni pun menunduk tak tau harus menjawab apa dan menjelaskan bagaimana pada mbok Irma, tak mungkin tentu jika ia menjawab jujur dan mengatakan kalau ia habis diperkosa oleh Radian. Pastinya mbok Irma akan sangat marah pada pria tersebut dan bisa saja mengadukan hal itu ke orang tua Oni yang saat ini sedang sibuk di luar negeri.


Radian sendiri juga tak kalah bingungnya dengan Ini saat ini, ya ia hanya bisa garuk-garuk kepala berpikir harus menjawab apa kepada mbok Irma yang masih terus saja memandang ke arahnya. Radian tak tahu harus bagaimana lagi menjelaskan pada mbok Irma tentang semuanya, tentu jika ia jujur akan lahir masalah baru di dalam hidupnya dan juga Oni.


"Non, den, mahkota apa sih yang dicuri itu? Mbok bingung loh gak ngerti, emang ini masih jaman kerajaan ya pake segala nyuri nyuri mahkota?" tanya mbok Irma masih kebingungan disana.


"Ah iya mbok Irma, tadi kita tuh lagi bahas tentang drama yang mau kita mainkan di kampus nanti! Itu tuh ceritanya tentang putri kerajaan gitu dan ayahnya alias sang raja tuh mahkotanya dicuri, makanya tadi kita lagi latihan aja!" jelas Radian.

__ADS_1


"Oalah, pantesan saya bingung den. Ternyata lagi latihan drama toh!" ujar mbok Irma.


"Iya mbok, makanya mbok jangan salah kaprah dulu! Tujuan saya datang kesini kan juga buat bahas drama ini supaya chemistry diantara saya sama Oni itu semakin bagus, jadinya kan pas lomba nanti kita berdua bisa menang mbok!" ucap Radian.


"Ohh iya iya den, kalo gitu ini minuman sama ada sedikit cemilan buat nemenin latihan dramanya! Silahkan non, den, diminum dulu!" ucap mbok Irma sembari menaruh gelas di atas meja.


"Makasih mbok!" ucap Radian tersenyum.


"Sama-sama den, yaudah mbok mau balik ke dapur dulu ya?" ucap mbok Irma.


"Eh bentar mbok!" ucap Radian menahan mbok Irma.


"Ada apa den?" tanya mbok Irma bingung.


"Ini mbok, tadi saya bawa seblak buat Oni. Tolong sekalian dituang ke mangkuk ya mbok, supaya Oni bisa langsung makan sekarang!" ucap Radian.


"Ohh, iya iya den siap!" ucap mbok Irma.


"Makasih mbok!"


Setelah kepergian mbok Irma, Radian kembali menggeser posisi duduknya mendekati Oni sehingga jarak antara mereka hanya beberapa senti saja dan Radian pun menatap wajah gadis itu sambil tersenyum manis. Perlahan Radian menggerakkan tangannya untuk meraih dua tangan milik Oni dan menggenggamnya disana, ia berharap gadis itu mau berbicara kembali dengannya seperti tadi.


"Cantik, jangan diem aja dong!" ucap Radian.


Oni pun menoleh dengan tatapan tajamnya, ia menarik dua tangannya itu dengan kasar dari genggaman tangan Radian. Ia memang kesal sekali pada Radian yang masih berani menyentuh tubuhnya, padahal ia sudah meminta pada pria tersebut untuk tidak melakukan itu karena ia masih belum bisa melupakan kejadian malam itu.


"Maaf ya! Aku cuma mau kamu ngobrol aja sama aku kayak tadi, jangan diem begini!" ucap Radian.


"Ngobrol apa sih?" tanya Oni sewot.


"Ya soal kejadian malam itu, aku masih belum bisa maafin diri aku kalau kamu gak mau terima maaf aku Oni! Please, maafin aku ya cantik! Aku janji kok aku akan bertanggung jawab apapun yang terjadi sama kamu nanti, jangan khawatir ya!" ucap Radian.


"Hah? Emang maksud kamu terjadi sesuatu apa? Gausah ngada-ngada deh!" ucap Oni.

__ADS_1


"Oni, apapun kan bisa terjadi! Kita gak tau ke depannya bakal kaya apa? Bisa aja benih yang aku tumpahin ke rahim kamu itu berbuah, terus nanti kamu hamil ya kan?" ucap Radian.


Plaaakk...


Oni menampar wajah Radian dengan sangat keras dan penuh emosi, ia geram sekali mendengar perkataan yang dilontarkan Radian barusan dan rasanya ingin sekali ia memukul Radian.


"Dasar kurang ajar kamu ya! Emang kamu pikir aku mau punya anak dari laki-laki kayak kamu?" bentak Oni penuh emosi.


"Oni, sabar dulu! Aku kan cuma mau jaga-jaga aja, ya aku juga gak pengen itu terjadi karena aku masih mau lanjutin kuliah aku! Tapi, kalau memang harus terjadi ya aku mau enggak mau pasti bakal nikahin kamu lah Oni!" ucap Radian.


"Asal kamu tau Oni, aku baru pertama kali begituan sama cewek dan kamu cewek pertama yang berhasil ambil keperjakaan aku! Artinya aku gak mungkin tega biarin kamu sudah sendiri, aku pasti tanggung jawab kok sama kesalahan aku!" sambung Radian.


"Cih! Aku mah najis harus nikah sama kamu, aku gak sudi ya nikah sama pemerkosa!" ujar Oni.


Tak lama kemudian, mbok Irma muncul kembali kesana membawa satu mangkuk berisi seblak yang tadi diberikan oleh Radian untuk Oni, ya mbok Irma pun meletakkan mangkuk itu si meja.


"Silahkan non, ini seblaknya!" ucap mbok Irma.


"Makasih ya mbok!" ucap Oni tersenyum tipis.


"Sama-sama non, yasudah mbok mau balik ke dapur dulu ya? Monggo dilanjut latihan dramanya, dan semoga menang yo!" ucap mbok Irma.


"Iya mbok,"


Oni pun mengambil mangkuk berisi seblak itu dan mulai memakannya setelah mbok Irma pergi, ia tak perduli lagi pada Radian dan asyik saja memakan seblak itu sambil memalingkan wajahnya. Oni sungguh tak mengerti apa yang ada di pikiran Radian saat ini, bisa-bisanya pria itu justru berharap kalau ia akan hamil anaknya nanti.


"Oni, ayolah jangan cuekin aku gitu! Kita ngobrol lagi sebentar ya cantik, please!" ucap Radian memohon.


"Kamu apaan sih? Aku lagi makan, jangan ganggu aku dulu deh! Mending kamu pulang atau ngapain kek gitu, lagian aku juga males ngobrol sama cowok aneh kayak kamu! Dan perlu kamu ingat ya, aku gak akan pernah mau nikah sama kamu!" ucap Oni.


Radian terdiam tak berkutik saat mendengar ucapan Oni barusan, ia bingung harus sedih atau senang mendengarnya.


...~Bersambung~...

__ADS_1


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2