
...HELO GUYS!...
...WELCOME BACK TO MY STORY!...
..."ANGKASA"...
...\=\=\=...
Gapapa sepi, yang penting dapet cuan ye kanπ
...ΓΓΓ...
#ANGKASA EPS. 60
...β’...
...SELAMAT MEMBACA...πππ...
...β€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈ...
Saat malam tiba, Revi sudah berpakaian rapih serta wangi bersiap untuk pergi ke pasar malam bersama sahabatnya yakni Latifah sesuai janjinya tadi siang pada gadis itu. Ya Revi pun membawa tas tenteng favoritnya untuk menaruh berbagai macam barang miliknya disana, ia berkaca sejenak di cermin untuk melihat dirinya apakah sudah rapih atau belum.
Setelah dirasa cukup rapih dan sudah cantik layaknya gadis pada umumnya, Revi pun berjalan keluar menenteng tasnya sambil tersenyum menuju ke arah pintu kamarnya. Ia membuka pintu lalu menutupnya kembali dan tak lupa menguncinya, ia tak mau ada orang yang sembarangan masuk ke kamarnya dan mengacak-acak barang miliknya.
"Akhirnya siap juga aku! Sekarang saatnya kasih kabar ke Latifah kalau aku udah on the way ke kampus, supaya dia juga bisa langsung berangkat dan aku gak nunggu lama!" batin Revi.
Revi berhenti sejenak saat di depan kamar untuk mengambil ponselnya dari dalam tas, ya Revi ingin mengabari Latifah alias temannya itu kalau ia sudah siap dan sedang dalam perjalanan. Padahal nyatanya, Revi saja baru keluar kamar dan belum bilang pada supirnya kalau ia ingin berangkat ke pasar malam bersama Latifah dan sudah janji.
"Nah udah, tinggal kirim deh!" ucap Revi tersenyum sembari menekan tombol kirim di hp nya.
Setelahnya, Revi kembali melanjutkan langkahnya menuruni tangga untuk segera pergi keluar menemui sang supir dan meminta tolong padanya untuk mengantar ia pergi ke pasar malam. Revi memang belum izin pada kedua orangtuanya, karena ia rasa itu juga tak perlu dan pastinya ia tak mau mengganggu mama papanya yang sedang sibuk.
__ADS_1
Saat sampai di bawah, Revi berpapasan dengan Munaroh yang baru muncul dari dapur membawa kopi serta goreng yang mungkin untuk diberikan kepada satpam dan supirnya. Revi pun menemui sejenak bibiknya itu untuk meminta izin kalau ia ingin pergi keluar bersama temannya, ya Revi memang sudah menganggap Munaroh seperti ibunya sendiri.
"Bik, kebetulan aku ketemu sama bibik disini. Aku mau izin pergi keluar sebentar ya bik, sama temen aku yang udah nunggu di kampus?" ucap Revi tersenyum menghampiri bibiknya di depan sana.
"Eh non Revi, emang non Revi mau pergi kemana sih malam-malam begini non?" tanya Munaroh dengan wajah cemasnya.
"Umm, aku mau ke pasar malam bik. Gapapa lah sekali-sekali, soalnya aku bosen kalau diem di rumah terus setiap hari bik! Lagian aku juga udah ada janji sama teman aku itu disana, gak enak lah kalo tiba-tiba aku batalin dan gak jadi pergi sama dia! Nanti dia marah," jawab Revi menjelaskan.
"Ohh, non Revi udah izin sama nyonya dan tuan?" tanya Munaroh.
"Eee belum sih bik, tapi nanti bibik aja ya yang tolong bilang ke mereka kalau aku pergi dan mereka udah pulang juga! Kalau belum pulang ya gausah hilang bik, paling aku juga gak lama kok!" ucap Revi.
"Aduh non, kenapa enggak izin dulu sih sama nyonya dan tuan? Nanti kalau non Revi dimarahin gimana non?" tanya Munaroh cemas.
"Gapapa bik, gak bakal dimarahin kok! Udah bibik tenang aja ya jangan panik gitu, aku pasti pulangnya gak akan lama kok cuma sebentar aja!" ucap Revi membujuk bibiknya.
"Huft, yaudah iya bibik kasih izin buat non Revi! Tapi ingat, beneran ya pulangnya gak kemalaman? Nanti bibik takut kalau nyonya marah," ujar Munaroh.
"Iya non, waalaikumsallam. Hati-hati non, jangan kemalaman ya pulangnya!" ucap Munaroh.
"Iya bik!" teriak Revi sembari berjalan keluar.
Munaroh hanya bisa geleng-geleng kepala, ia senang memang kalau Revi memiliki teman dan bisa pergi keluar rumah bersama temannya itu, namun ia juga khawatir Revi akan mengalami salah pergaulan jika pergi malam-malam begini. Ya sebagai seorang pengasuh yang sudah mengurus Revi sejak bayi, tentunya Munaroh juga sangat menyayangi Revi.
β’
β’
Tak butuh waktu lama bagi Revi untuk sampai di depan kampus bersama supirnya, ya Revi pun melihat kalau Latifah sudah berdiri disana dengan wajah jengkelnya. Mungkin saja Latifah sudah menunggu Revi sangat lama disana sehingga ia kesal, ya sebelumnya Revi memang sempat mampir ke pom bensin lebih dulu karena mobilnya butuh asupan bensin setelah stoknya habis.
"Pak Darwin, bapak tunggu disini dulu ya! Aku turun sebentar aja samperin temen aku, gapapa kan?" ucap Revi pamit pada supirnya.
__ADS_1
"Ah siap non! Pasti gapapa lah, saya kan supirnya non Revi!" jawab Darwin sambil nyengir.
Revi tersenyum lalu membuka pintu mobilnya dan turun dari dalam sana, ia berjalan keluar menemui Latifah yang sudah menunggu lumayan lama di depan kampus angkasa itu. Bahkan ketika melihat Revi datang kesana, wajahnya terlihat jengkel dan kesal pada sahabatnya yang baru datang tersebut karena lama sekali munculnya.
"Ifah!" ucap Revi menyapa dan mendekati Latifah sahabatnya itu sambil tersenyum.
Latifah justru membuang muka.
"Ifah? Kamu kenapa sih? Kamu marah ya sama aku, karena aku datangnya lama tadi?" tanya Revi dengan muka cemasnya.
"Gak marah, cuma kesel aja! Abisnya lu bilang tadi udah di jalan, tapi lama banget gak nyampe nyampe kesini! Sebenarnya lu beneran udah di jalan atau belum sih Rev?" ujar Latifah kesal.
"Hehe ya belum sih, tadi aku sms begitu pas baru keluar dari kamar. Itu maksudnya kan biar kamu juga langsung jalan gitu, jadi aku gak perlu nunggu lama disini! Oh ya, lagian tadi aku lama di jalan karena mobilku bensinnya habis dan perlu diisi dulu di pom bensin makanya lama deh!" jelas Revi.
"Oh gitu, bagus ya lu sekarang udah mulai bisa bohongin sahabat lu sendiri!" cibir Latifah.
"Hehe, jangan marah dong Ifah!" bujuk Revi.
"Yaudah iya, gue gak marah kok! Mana bisa gue marah sama sohib gue yang baik dan suka traktir gue ini? Nanti di pasar malam, lu traktir gue lagi ya sebagai permintaan maaf lu!" ucap Latifah nyengir.
"Yeh dasar nyari kesempatan dalam kesempitan! Yaudah deh gapapa, yuk ah jalan!" ucap Revi.
"Nah gitu dong, baru namanya teman sejati! Oke, ayo kita jalan sekarang ke pasar malam mumpung belum terlalu malam!" ucap Latifah nyengir.
"Hooh..."
Revi dan Latifah pun melangkah pergi dari depan kampus itu menuju ke arah mobil Revi yang masih berdiam disana.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1