
...HELO GUYS!...
...WELCOME BACK TO MY STORY!...
..."ANGKASA"...
...\=\=\=...
Gapapa sepi, yang penting dapet cuan ye kan😏
...×××...
#ANGKASA EPS. 77
...•...
...SELAMAT MEMBACA...🎉🎉🎉...
...❤️❤️❤️❤️...
Setelah Oni pergi bersama Radian menuju taman kampus berduaan saja, Revi pun kini berjalan sendirian menyusuri kampus karena memang tidak ada Latifah disana. Ya Latifah alias sahabatnya itu tak datang ke kampus sehingga Revi hanya sendiri tak memiliki teman, memang selama ini Revi jarang sekali akrab dengan orang lain selain Latifah disana.
Tak disangka tak diduga, Revi yang tengah sendiri itu justru bertemu dengan Muzaki dan mereka terdiam sejenak di lorong kampus sambil saling menatap lalu tersenyum manis. Muzaki sangat senang bisa kembali melihat Revi dari jarak dekat seperti ini setelah sekian lama, namun tentunya sangat berbeda dengan Revi yang tak menyukai hal itu.
"Hai Rev! Kamu sendirian aja nih? Biasanya sama teman kamu si Latifah itu, kemana dia?" tanya Muzaki penasaran sambil celingak-celinguk mencari keberadaan Latifah alias sahabat Revi.
"Eee iya nih kak, soalnya Latifah gak datang ke kampus hari ini. Makanya aku sendirian deh, tapi ya gapapa lah gak ngaruh juga!" jawab Revi.
__ADS_1
"Ohh, kalau kamu butuh teman atau orang buat ngobrol dan curhat gitu, panggil aku aja! Aku siap kok buat temenin kamu sambil gantiin posisi Latifah buat satu hari ini, ya tapi aku gak maksa sih itu terserah kamu aja mau atau enggak! Aku cuma kasih saran aja buat kamu, gapapa kan?" ucap Muzaki.
"Iya kak, makasih sarannya! Nanti biar aku pikir-pikir lagi, kalau emang aku butuh teman buat ngobrol! Tapi, sekarang sih enggak ya karena aku juga cuma mau keliling kampus aja!" ucap Revi tersenyum.
"Oh iya iya, kalo gitu aku pergi!" ucap Muzaki.
"Umm, iya kak." ucap Revi singkat dengan kepala terus menunduk tak berani menatap Muzaki.
"Bye!" ucap Muzaki sembari melambaikan tangan.
Muzaki pun langsung pergi melewati Revi disana dan melanjutkan langkahnya, sebenarnya Muzaki ingin sekali tetap disana menemani Revi selagi Latifah tidak ada. Namun, Muzaki sadar kalau Revi sedang tidak ingin diganggu olehnya dan sebagai seorang lelaki ia juga tidak mau memaksa Revi dan lebih memilih pergi agar tak membuat Revi terganggu.
"Rev, sampai kapan sih kamu mau terus cuek kayak gini ke aku? Aku rindu loh sifat kamu yang dulu, kenapa ini semua bisa terjadi?" batin Muzaki.
Sementara Revi sendiri masih tetap berdiri disana walau Muzaki telah pergi jauh, bahkan Revi masih menunduk sembari menyatukan dua telapak tangan miliknya. Sejujurnya Revi merasa bersalah dan tidak enak juga karena terus bersikap cuek pada Muzaki seperti tadi, apalagi Revi melihat sendiri kalau Muzaki seperti tak suka dengan sikapnya saat ini.
Revi akhirnya pergi dari sana untuk melanjutkan langkahnya, ya walau Revi juga belum tahu ingin pergi kemana saat ini karena ia hanya sendiri dan tak ada orang yang menemani. Revi sangat merasa kehilangan Latifah karena biasanya gadis itu selalu saja menemaninya kemanapun ia pergi sehingga Revi tak merasa bosan atau bingung ingin kemana.
...•••...
Disisi lain, Oni tampak sangat terkejut mendengar perkataan Radian yang menyatakan bahwa Syahra adalah pelaku yang menyebarkan foto serta video dirinya di sosial media. Ya Oni memang sudah menerka kalau Syahra pelaku dibalik semua isu yang beredar itu, namun ia tak menyangka jika semuanya memang benar dan bahkan Radian sudah tau itu.
Oni pun coba bertanya pada Radian untuk kepastian semuanya tentang Syahra, tentunya Oni perlu bukti yang cukup kuat untuk melaporkan Syahra ke dekan atas segala perbuatannya itu. Apalagi Syahra adalah tipe orang yang licik dan selalu bisa mengelak tak mau mengakui perbuatannya, itulah sebabnya Oni merasa khawatir dan bingung untuk lapor ke dekan.
"Radian, kamu yakin pelakunya itu Syahra? Apa kamu punya bukti yang bisa aku gunakan untuk laporin si Syahra itu ke dekan? Gak mungkin kan kalau cuma asal tuduh atau tebak-tebak," tanya Oni.
"Iya sih cantik, tadi tuh Syahra ngaku sendiri ke aku kalau dia emang pelaku dibalik semua isu yang sedang beredar ini! Tapi, masalahnya aku lupa buat rekam ucapan dia itu dan sekarang aku gak punya bukti apa-apa!" jawab Radian tampak menyesal.
__ADS_1
"Yah kamu gimana sih? Terus sekarang cara kita buat kasih pelajaran ke Syahra tuh kayak gimana? Kan kita gak punya bukti yang cukup, gak mungkin juga Syahra mau ngaku nanti!" ucap Oni bingung.
"Sabar ya cantik! Aku bakal usaha terus kok buat cari bukti kalau emang Syahra pelakunya dan bikin dia kapok, tapi sekarang kamu tenang dulu ya jangan terlalu memikirkan masalah ini! Aku kan ada disini buat bantu kamu, lagian kamu juga gak beneran hamil kan cantik? Jadi, kamu gak perlu lah panik berlebihan gitu!" ucap Radian menenangkan Oni.
Radian pun menggeser posisi duduknya mendekati Oni kemudian memegang wajah gadis itu.
"Tenang cantik! Aku disini bakal bertanggung jawab atas semua kesalahan yang udah aku lakuin ke kamu, kamu gak perlu takut lagi!" ucap Radian tegas.
"Iya, makasih Radian! Aku cuma—"
"Ssshhh! Udah gausah dipikirin lagi soal itu, biar masalah ini aku yang urus dan biar aku juga yang kasih pelajaran ke Syahra atas perbuatannya itu! Kamu cukup tenang aja rileks, aku yakin kamu butuh istirahat kan cantik!" potong Radian.
"Gapapa kok, aku juga harus bantu kamu! Ini kan menyangkut aku Radian, gak mungkin aku diam aja setelah Syahra jelek-jelekin nama aku di sosial media dan kampus ini!" ucap Oni kesal.
"Iya aku tau, tapi kan kondisi kamu lagi gak memungkinkan untuk melakukan itu! Kamu lebih baik istirahat aja duduk diem disini, biar aku yang usaha cari bukti buat balas perbuatan Syahra! Aku gak mau terjadi sesuatu sama kamu cantik, kan gimanapun juga aku ini masih sayang dan cinta sama kamu!" ucap Radian tersenyum.
Mendengar kata-kata Radian membuat Oni salah tingkah dan tak dapat berkata-kata, apalagi pria itu juga menatapnya tajam dari jarak dekat.
"Aku antar kamu pulang, ya? Kamu udah gak ada kelas lagi kan hari ini?" tanya Radian.
"Umm, iya sih. Tapi, aku belum mau pulang! Biarin aku disini dulu, aku juga mau bantu kamu buat cari bukti itu Radian! Please, jangan suruh aku pulang atau istirahat!" ucap Oni.
Radian tersenyum lalu mengecup kening Oni.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1