
...HELO GUYS!...
...WELCOME BACK TO MY STORY!...
..."ANGKASA"...
...\=\=\=...
...Gapapa sepi, yang penting dapet cuan ye kanπ...
...ΓΓΓ...
#ANGKASA EPS. 139
...β’...
...SELAMAT MEMBACA...πππ...
...β€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈ...
Revi masih tak menyangka dengan apa yang barusan ia dengar dari mulut Muzaki, pasalnya ia heran lantaran Muzaki berani menyatakan perasaannya saat ini di hadapannya langsung. Padahal selama ini Revi mengira jika Muzaki adalah lelaki yang pemalu dan cuek ke setiap wanita, namun kali ini di luar dugaannya Muzaki justru berani bilang begitu.
Sementara Muzaki sendiri masih terdiam dengan wajah menunduk, ia sebenarnya juga amat sangat malu saat mengatakan itu pada Revi. Akan tetapi, ia tak ada pilihan lain karena selama ini hatinya selalu tak tenang memikirkan Revi, ia selalu khawatir jika nantinya Revi akan diambil oleh pria lain karena ia terlambat mengungkapkan perasaan cintanya itu.
"Eee kak Zaki itu serius bilang begitu? Jadi, kak Zaki mau hubungan kita ini gak pura-pura lagi gitu? Atau kak Zaki cuma ingin prank aku aja nih, buat konten di YouTube atau tiktok gitu ya?" tanya Revi.
Muzaki terkejut saat mendengar pertanyaan dari Revi, ia sungguh kesal karena Revi meragukan apa yang ia katakan tadi. Padahal jika seorang Muzaki berkata seperti itu, mustahil rasanya kalau ia sedang berbohong atau ngeprank wanitanya.
"Ya enggak lah, Rev. Aku ini serius dan gak lagi buat konten atau apalah itu!" jawab Muzaki.
"Ah masa?" Revi masih tak percaya.
"Iya Rev, emang kamu lihat aku pegang kamera atau hp gitu? Enggak kan? Dengar Rev, aku ini tulus cinta dan sayang sama kamu!" tegas Muzaki.
__ADS_1
"Ta-tapi kak, aku heran deh sama kak Zaki. Awal waktu aku ketemu kak Zaki, itu aku kagum banget sama sikap kak Zaki ke setiap cewek yang kak Zaki temuin termasuk aku. Waktu itu kak Zaki dingin dan cuek, malah jarang bicara. Terus kenapa sekarang kak Zaki jadi berani kayak gini?" ujar Revi.
"Apa itu sebuah masalah bagi kamu, Rev? Ada kalanya sikap seseorang itu bisa berubah, yang baik tidak selamanya baik dan yang jahat juga tidak selamanya jahat. Aku begini demi memperjuangkan cintaku, yaitu kamu Rev!" ucap Muzaki.
Mendengar kata-kata Muzaki membuat Revi sedikit tersentak dan langsung berkaca-kaca.
"Kayaknya kak Zaki emang beneran deh suka sama aku, terus aku harus jawab apa ya? Aku kan udah janji buat gak pacaran sebelum aku sukses, biarpun itu cuma janji aku sendiri aja!" batin Revi.
Disaat mereka tengah asyik mengobrol, tiba-tiba saja Laras muncul bersama Zian dari arah parkiran. Ya mereka pun menghampiri Revi dan Muzaki disana.
"Revi, kak Zaki!" ucap Laras menyapa mereka.
Sontak keduanya pun langsung menoleh ke asal suara yang memanggilnya itu, baik Revi maupun Muzaki sama-sama terkejut melihat Laras yang akhirnya muncul juga disana. Mereka bertambah kaget saat melihat ada Zian juga yang berdiri di samping Laras saat ini.
"Laras? Ya ampun, akhirnya kamu datang juga Ras! Aku udah nungguin kamu daritadi loh, aku sampe ngira kalau kamu itu gak jadi datang kesini tau Ras!" ucap Revi langsung beranjak dari kursinya.
"Hehe, maaf ya Rev! Ini tadi ada kendala sedikit sewaktu aku mau berangkat," ucap Laras sembari menoleh ke arah Zian.
"Kok kamu noleh ke aku? Maksudnya, kamu anggap aku kendala gitu?" tanya Zian.
Laras pun beralih menatap Revi, lalu maju mendekat ke arah gadis itu. Zian tak diam begitu saja melihat Laras bergerak, ya pria itu pun mengikuti Laras dan bersalaman dengan Muzaki disana.
"Hey bro! Apa kabar?" ujar Zian sok akrab.
"Ba-baik!" jawab Muzaki masih gugup karena hal tadi.
Akhirnya keempat manusia itu duduk bersama disana dan saling mengobrol.
...β’β’β’...
Disisi lain, sepasang pengantin baru yakni Radian serta Oni juga tengah menikmati indahnya hari pertama mereka sebagai suami-istri dengan cara berjalan-jalan ria. Mereka berkeliling ke seluruh tempat wisata yang ada di kota, tentunya demi kebahagiaan Radian serta Oni dan juga calon anak mereka yang sedang dikandung oleh Oni saat ini.
Keduanya kini masih berada di dalam mobil dan tengah menuju ke tempat wisata disana, yakni Taman mini yang merupakan tempat paling banyak dikunjungi saat ini oleh warga kota. Memang bukan kali pertama Radian dan Oni datang ke tempat itu, namun tentunya saat ini berbeda karena mereka sudah menjadi sepasang suami-istri yang bahagia.
__ADS_1
"Oni, nanti pas nyampe sana kamu mau mampir kemana dulu nih? Disana kan ada banyak tempat yang bisa didatangi, kamu pilih aja mau yang mana dulu buat kita kunjungi?!" tanya Radian.
"Eee aku pengen deh ke dalam keong mas, soalnya dulu waktu pertama kali kesana sama mama papa tuh aku belum sempat masuk kesana. Aku pengen lihat aja ada apa sih disana, kamu setuju kan mas?" jawab Oni sambil tersenyum.
"Ohh, ya pasti setuju dong! Nanti kita langsung masuk kesana, oke?!" ucap Radian.
Oni manggut-manggut sambil tersenyum.
"Aduh, kalau lihat senyuman kamu itu bikin aku selalu merasa bahagia deh! Apalagi kamu manis banget sayang, bikin tambah cinta!" ucap Radian.
"Apaan sih? Kamu kok hobinya ngegombal mulu sih, mas? Tapi gapapa deh, aku juga seneng digombalin sama suami aku yang ganteng dan perhatian ini!" ucap Oni sembari mencolek bahu suaminya.
"Hahaha, kamu kalo colak-colek aku begitu artinya kamu ajakin aku buat berhubungan ya?" ujar Radian.
"Dih, tobat mas tobat! Masa aku sentuh tubuh suami aku sendiri diartikan kayak gitu? Lagian emang kamu gak puas apa semalaman udah begituan sampe pagi? Aku aja masih ngerasa nyeri sedikit, gara-gara kamu terlalu bersemangat!" ujar Oni.
"Ya abisnya kamu enak banget! Sekarang aku jadi sadar kenapa waktu itu aku perkosa kamu pas lagi mabuk, karena kamu emang menggoda!" ujar Radian sambil nyengir.
"Ish, udah ah jangan bahas soal itu!" ucap Oni.
"Iya iya sayang, gak aku bahas lagi kok. Aku jadi makin gak sabar deh nunggu anak kita lahir nanti, pasti bakal seru banget! Kalau dia laki-laki, aku yakin dia bakal seganteng aku!" ucap Radian.
"Hah? Emang kamu ngerasa ganteng, mas?" tanya Oni sedikit meledek.
"Maksudnya apa nih? Kamu gak anggap suami kamu ini ganteng, ha? Terus siapa yang kamu anggap ganteng, Alvin?" ujar Radian cemburu.
"Ya ampun, kamu baperan banget sih mas! Aku cuma bercanda loh suamiku sayang," goda Oni sembari mencolek pipi suaminya sambil tersenyum.
"Yeh mainnya kayak gitu, kan aku jadi kepancing nih langsung berdiri!" ucap Radian.
Oni geleng-geleng kepala mendengar perkataan suaminya, lalu memalingkan wajah karena tak mau ada kejadian selanjutnya yang terjadi.
...~Bersambung~...
__ADS_1
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...