Angkasa

Angkasa
Radian jengkel


__ADS_3

...HELO GUYS!...


...WELCOME BACK TO MY STORY!...


..."ANGKASA"...


...\=\=\=...


...Gapapa sepi, yang penting dapet cuan ye kan😏...


...Γ—Γ—Γ—...


#ANGKASA EPS. 158


...β€’...


...SELAMAT MEMBACA...πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰...


...❀️❀️❀️❀️...


Juliana masih sangat penasaran dengan hubungan dari Revi dan Muzaki, ia yakin sekali kalau putrinya tidak benar-benar memiliki hubungan dengan pria tersebut.


Juliana pun coba bertanya pada Latifah selaku teman dari putrinya, ia berharap gadis itu bisa tau dan memberikan jawaban yang jujur padanya mengenai hubungan Revi dan Muzaki.


Akan tetapi, Latifah sendiri merasa gugup bingung harus menjawab bagaimana pada Juliana saat ini.


"Latifah, kenapa kamu malah diem aja? Ayo jawab pertanyaan tante, pasti kamu tau kan mereka ada hubungan atau enggak?!" tegas Juliana.


"Eee i-i-iya tante, saya tau!" jawab Latifah gugup.


"Bagus! Kalo gitu sekarang kamu cerita ke tante, mereka pacaran beneran atau cuma pura-pura aja?! Soalnya tante gak yakin kalau mereka itu beneran pacaran, kayak pura-pura gitu!" ujar Juliana.


"Eee ta-tapi sebelumnya maaf tante, saya gak bisa jawab pertanyaan tante!" ucap Latifah.


"Loh kenapa?" tanya Juliana heran.


"Sa-saya takut Revi marah, tante! Ini kan masalah pribadinya dia, jadi saya gak mau ikut campur!" jawab Latifah menjelaskan.


"Hadeh, udah gapapa Latifah! Kamu cerita aja sama saya semuanya, gak perlu takut Revi marah atau apa! Dia juga gak mungkin lah marah sama kamu, kan ada saya disini!" paksa Juliana.


"Iya tante, tapi maaf saya tetap gak bisa jawab! Lebih baik tante tanya sendiri aja ke Revi!" ucap Latifah.


"Haish, kamu ini sama aja ya!" ujar Juliana.

__ADS_1


"Maaf tante!" ucap Latifah merunduk.


"Yasudah, tante pergi dulu! Nanti kalau Revi datang, tolong bilangin sama dia kalo tante lagi pergi keluar ya!" ucap Juliana beranjak dari sofa.


"Iya tante, siap!" ucap Latifah nyengir.


Juliana pun pergi dari sana meninggalkan Latifah sendirian di sofa, gadis itu tampak lega karena akhirnya ia bisa terbebas dari cecaran Juliana yang amat penasaran itu.


"Huh syukurlah tante Juli udah pergi!" ujar Latifah.


Sementara Revi yang daritadi menguping, ikut merasa lega karena mamanya sudah pergi dan temannya pun tidak bercerita yang sebenarnya pada sang mama.


"Untung aja Latifah gak cerita!" ucapnya.


Revi pun kembali melangkah menghampiri Latifah di depan sana sembari membawa minuman untuknya.


"Nah ini dia minumnya!" ucap Revi.


"Hadeh Rev, akhirnya lu datang juga! Darimana aja sih lu lama banget? Masa buat minuman begini aja sampe bermenit-menit?" ujar Latifah.


"Hehe, iya iya maaf! Udah lah santai aja, yuk diminum dulu biar rileks!" ucap Revi tersenyum.


Latifah manggut-manggut lalu mengambil satu gelas minuman dan meneguknya sampai sisa setengah, ia merasa haus lantaran habis tegang karena desakan Juliana sang mama dari Revi tadi.


"Huh..." Latifah menghela nafas panjang.


"Gapapa. Oh ya, tadi nyokap lu bilang mau pergi ke luar sebentar!" ucap Latifah.


"Oh gitu, ya oke deh!" ucap Revi.


"Selain itu, tadi nyokap lu juga tanya ke gue soal hubungan lu sama kak Zaki. Kayaknya nyokap lu udah curiga deh, mending lu langsung aja jelasin yang sebenarnya daripada nyokap lu taunya dari orang lain!" ucap Latifah.


"Hah? Serius?" ujar Revi pura-pura kaget.


"Iyalah, yakali gue bohong!" ujar Latifah.


"Duh, gawat banget dong! Terus kamu jawab apa sama mama tadi? Jangan bilang kalo kamu udah kasih tau semuanya ke mama!" ucap Revi.


"Ya ampun, enggak lah Rev! Gue ini sahabat setia lu, gue gak akan tega bikin hidup lu susah! Tapi, nyokap lu itu masih gak percaya kalo lu sama kak Zaki pacaran beneran!" ucap Latifah.


"Ish, emang dari kemarin sih mama kayak gitu! Aku harus gimana ya kira-kira?" ucap Revi bingung.


Latifah hanya geleng-geleng kepala sambil mengangkat kedua bahunya tanda tak tahu.

__ADS_1


...β€’β€’β€’...


Disisi lain, Radian tak sengaja bertemu Alvin dan teman-temannya saat mendapat orderan makanan di sebuah restoran ternama.


Tentu saja Alvin merasa kaget melihat Radian memakai jaket go-bek seperti itu, mereka tak mengira jika pria seperti Radian ternyata bisa juga menjadi seorang tukang ojek online yang dipandang rendah oleh mereka itu.


"Wah wah bro! Gak nyangka banget ya kita bisa ketemu si buaya kampus angkasa disini!" cibir Alvin.


"Hahaha, iya Vin. Tapi, kok kayak ada yang beda ya?" ujar Leon (anggota band angkasa teman Alvin).


"Apa tuh Le?" ujar Dika.


"Masa seorang Radian yang terkenal di kampus, pake jaket ojek online kayak gini sih?! Ohh mungkin sekarang dia udah turun pamor kali!" ujar Leon.


"Bener tuh! Bisa-bisanya seorang Radian pake jaket beginian, gak malu apa?" sahut Frengki.


"Heh Radian! Sejak kapan lu udah jadi tukang ojek online kayak gini, ha? Gak nyangka gue, lu bisa se downgrade gini! Padahal dulu lu keren loh pas di kampus, apa kata orang-orang kampus coba kalo ngeliat lu begini!" ucap Alvin.


"Hahaha hahaha...."


Mereka tertawa puas meledek Radian, memang sejak Radian menikah dengan Oni membuat Alvin merasa benci pada sosok pria tersebut karena dianggap telah merebut gadis yang ia cintai.


Radian hanya bisa terdiam tak melawan, ia tidak mau membuat keributan sekaligus menjaga image ojek online agar tak dipandang rendah, ia pun melangkah begitu saja menuju meja pesanan untuk mengatakan pesanan miliknya.


"Mbak, saya mau ambil pesanan atas nama Charlie ya!" ucap Radian pelan.


"Baik mas, ditunggu sebentar ya pesanannya sedang kami buat!" ucap mbak pelayan.


"Iya mbak,"


Radian duduk di kursi menunggu pesanannya selesai, namun lagi-lagi Alvin mendekati dirinya dan tak berhenti meledeknya.


"Woi! Disapa kok diem aja sih bro? Harusnya lu jangan sombong gini lah, mentang-mentang udah jadi ojek online! Kita ini kan teman seperjuangan, cuma beda nasib aja!" ucap Alvin nyengir.


"Hahaha..." yang lainnya tertawa.


"Lu mau apa sih? Gue kesini cuma mau ambil orderan bekfood, jangan ganggu gue deh! Gue lagi kerja, gak kayak kalian yang cuma hobinya main dan habisin duit orang tua!" ujar Radian.


"Wah dia gak tau, emang lu pikir kita pengangguran apa? Kita ini kan anggota band bro, jelas-jelas pendapatan kita lebih banyak daripada lu jauh bro jauh! Jadi lu jangan sombong sama kita, paham?!" ucap Alvin menyombongkan diri.


"Oh gitu, yaudah selamat ya! Kalo gitu mending lu fokus aja sama band lu, jangan recokin urusan orang lain!" ucap Radian.


Radian memilih pergi untuk menghindari keributan, jujur ia malas sekali harus bertemu dengan Alvin dan teman-temannya disana.

__ADS_1


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2