Angkasa

Angkasa
Gugurin aja?


__ADS_3

...HELO GUYS!...


...WELCOME BACK TO MY STORY!...


..."ANGKASA"...


...\=\=\=...


...Gapapa sepi, yang penting dapet cuan ye kan😏...


...Γ—Γ—Γ—...


#ANGKASA EPS. 93


...β€’...


...SELAMAT MEMBACA...πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰...


...❀️❀️❀️❀️...


Radian masih berada di tempat yang sama bersama Oni dan hanya berduaan disana, Radian juga terus saja berusaha membujuk Oni agar mau segera dinikahi olehnya. Ya Radian memang tak mau jika nantinya perlakuan buruknya pada Oni akan diketahui oleh kedua orangtuanya, untuk itu ia memutuskan menikahi Oni dengan segera.


Namun, sepertinya Oni masih belum yakin untuk mau menikah dengan Radian. Ya Oni sangat kecewa dan benci pada Radian karena sudah merenggut kesuciannya dan menghamilinya, tak akan mudah bagi Oni untuk bisa menikah dengan si penjahat yang sudah mengambil kebahagiannya itu, mungkin bagi Radian hal itu justru menyenangkan, tapi tidak dengan Oni yang masih sangat trauma pada Radian.


"Cantik, kamu mau ya nikah sama aku?! Ini semua demi kebaikan kita sayang, dan tentunya juga calon anak kita di kandungan kamu!" bujuk Radian.


Radian tak henti-hentinya membujuk Oni untuk mau menerima lamarannya, ia juga terus mengusap perut Oni dan membelai rambut gadis itu dengan lembut sambil sesekali menciumnya. Radian ingin memberi rasa nyaman pada Oni agar gadis itu mau menikah dengannya, walau hingga kini tak ada kemajuan mengenai hal tersebut yang membuat Radian kesal.

__ADS_1


"Ayolah Oni! Apa lagi sih yang kamu pikirin? Aku ini udah baik loh mau bertanggung jawab dan nikahin kamu, harusnya kamu bahagia dan senang bukannya malah kayak gini!" ucap Radian.


"An, asal kamu tau ya aku ini masih belum bisa lupain kejadian malam itu! Mana bisa aku menikah dengan lelaki yang udah memperkosa aku, sampai aku hamil begini? Mungkin bagi kamu ini mudah dan bisa jadi menyenangkan, tapi aku enggak!" bentak Oni.


"Kenapa sih enggak? Nih deh kamu pilih mana, mau nikah sama aku terus bayi kamu nanti punya ayah pas lahir, atau kamu pilih buat sendirian dan nanti bayi kamu itu lahir tanpa ayah?" tanya Radian.


Oni terdiam tak menjawab, ia justru memalingkan wajahnya karena bingung harus bagaimana.


"Hey, aku lagi bicara loh sama kamu Oni! Sekali lagi aku tanya sama kamu, kamu mau nikah apa enggak sama aku? Ini mumpung aku belum berubah pikiran loh ya, karena sebenarnya juga aku gak siap dan gak mau nikah sama kamu!" ucap Radian menarik dagu Oni dan mencengkeramnya kuat.


"Ish Radian! Aku ini gak mau ya nikah sama pemerkosa kayak kamu! Apalagi kamu gak cinta sama sekali sama aku, gimana nanti kalau hubungan rumah tangga kita berantakan?" ujar Oni.


"Ya gampang Oni, begitu bayi kamu lahir kan kita bisa cerai! Aku cuma mau tanggung jawab aja sama kamu, kalo kamu gak suka kan kita bisa langsung cerai nantinya! Ini aku masih baik loh sama kamu, aku pengen bantu kamu tutupin aib kamu ini dari orang tua kamu dan siapapun itu!" ucap Radian.


"Hah? Baik? Kamu yang udah bikin hidup aku jadi kayak gini, terus kamu bilang kalau kamu itu orang baik? Kamu gak salah?" tanya Oni.


"Oni, maksud aku bukan begitu! Aku baik karena aku mau tanggung jawab, iya kan?" ucap Radian.


"Udah deh, kamu gausah banyak drama! Buat apa kita nikah kalau ujung-ujungnya cerai? Dengar ya Radian, pernikahan itu sesuatu yang sakral dan bukan untuk dipermainkan! Aku gak mau nikah sama kamu, kalau kamunya gak siap!" ucap Oni.


"Hey, aku siap kok nikah sama kamu! Justru aku juga seneng kalau bisa nikahin kamu, kan aku emang masih cinta sama kamu Oni! Hubungan kita putus waktu itu kan gara-gara kamu aja, padahal mah aku belum mau putus dari kamu!" ucap Radian tegas menatap wajah Oni.


"Kamu plin-plan ya jadi orang? Tadi bilangnya gak siap dan gak mau, kenapa sekarang jadi berubah begitu? Aku semakin ragu buat nikah sama kamu, mungkin aku gugurin aja bayi ini!" ujar Oni.


"Hah? Eh jangan dong! Biar gimanapun juga itu anak aku, aku udah susah payah buat bikin dia ada di dalam perut kamu! Masa kamu mau gugurin dia gitu aja sih Oni? Emang kamu gak takut dosa atau nanti bayi kita bisa marah, ha?" ujar Radian.


"Haish, udah ah aku males lanjut bicara sama kamu!" bentak Oni kesal.

__ADS_1


Oni langsung beranjak dari kursinya dan hendak pergi dari sana, namun dengan segera Radian ikut bangkit lalu menahan Oni dan mencekal lengan gadis itu dari samping.


Radian membalikkan tubuh Oni menghadap ke arahnya lalu memegang dua pundak Oni.


"Cantik, mau kemana sih? Obrolan kita belum selesai dan kita belum temuin jawabannya, masa udah mau pergi gitu aja? Ayolah Oni, nikah aja udah sama aku dan jangan banyak cencong! Oke deh, aku bakal buktiin kalau aku emang masih cinta sama kamu dan kita gak perlu cerai nantinya! Kamu mau ya nikah sama aku sayang?!" bujuk Radian.


"Apaan sih? Kamu mah gampang banget bilang begitu, kamu emang gak pernah mikirin perasaan orang lain! Apa kamu gak tahu kalau hati aku sesakit apa, ha?" ujar Oni menangis.


Melihat Oni menangis membuat Radian langsung merasa bersalah, ia pun menghapus air mata di wajah Oni dengan dua tangannya.


"Hey, jangan nangis dong cantik! Aku ini siap dan bersedia buat jadi suami kamu, walaupun kamu gak mau atau masih sakit hati karena kejadian malam itu sama aku! Minggu depan aku bakal lamar kamu, abis itu kita segera melangsungkan pernikahan dan kamu harus mau!" paksa Radian.


"Terserah kamu aja! Aku harus pergi sekarang, masih ada yang harus aku kerjain!" ucap Oni.


"Yaudah, aku anterin ya?" ucap Radian.


"Gak perlu! Aku bisa sendiri kok, udah kamu urus aja semuanya buat acara pernikahan kita! Aku mau terima beres, karena ini kan terjadi juga karena ulah kamu ke aku!" ucap Oni jutek.


"Jangan dong sayang! Biar aku antar kamu, nanti baru aku bakal urus semuanya! Biarpun mendadak, tapi pernikahan kita tetap harus berlangsung meriah dan kita bakalan undang seluruh keluarga serta kerabat kita!" ucap Radian tersenyum.


"Terserah! Kalau emang kamu mau anterin aku, yaudah ayo kita langsung pergi aja!" ucap Oni masih bersikap jutek pada Radian.


Radian tersenyum kemudian merangkul pundak gadisnya sembari menyesap aroma tubuh Oni serta mencolek hidungnya, entah mengapa Radian senang sekali karena sebentar lagi ia akan menikahi Oni.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

__ADS_1


__ADS_2