Angkasa

Angkasa
Hamil?


__ADS_3

...HELO GUYS!...


...WELCOME BACK TO MY STORY!...


..."ANGKASA"...


...\=\=\=...


Gapapa sepi, yang penting dapet cuan ye kan😏


...Γ—Γ—Γ—...


#ANGKASA EPS. 69


...β€’...


...SELAMAT MEMBACA...πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰...


...❀️❀️❀️❀️...


Hari-hari telah berlalu cukup lama mungkin sekitar seminggu, dan kini waktunya Revi mengikuti ajang lomba dance yang diselenggarakan oleh salah satu pihak swasta. Ya Revi sudah bersiap bahkan cukup siap karena ia telah latihan sangat lama dan keras beberapa hari kemarin, ia pun siap unjuk gigi dan membuat nama kampus serta tim dance-nya naik.


Seluruh anggota tim dance angkasa kini sudah berkumpul di tempat biasa mereka latihan, tentu tanpa sosok Syahra serta teman-temannya karena sudah dikeluarkan oleh Oni. Mereka semua sudah berganti pakaian dan akan melakukan gladi bersih sebelum berangkat menuju lokasi, ya sang pelatih juga sudah hadir membantu mereka latihan disana.


"Rev, kamu harus bisa tenang ya! Kan kamu jadi poros di tim kita, kalau kamu tenang pasti yang lain juga akan tenang! Aku yakin kok, kamu itu bisa melakukan semuanya!" ucap Oni.


"Iya kak, aku juga udah latihan dari kemarin-kemarin! Sebelum ini kan kita juga ngadain gladi kotor, semoga aja hasilnya memuaskan ya kak!" ucap Revi.


"Iya Rev, aamiin! Kalo gitu sekarang pemanasan nya udah selesai, kita siap-siap buat latihan sekali lagi disini sebelum nantinya kita berangkat ke lokasi lomba itu! Kita harus bisa menang dan bikin bangga nama kampus angkasa, ayo tim!" ujar Oni.


Oni dengan sekuat tenaga mencoba untuk membangkitkan semangat para anggota timnya. Namun, rasa pusing yang sedari tadi mengganggu semakin terasa dan bahkan Oni kesulitan untuk bisa menopang tubuhnya sendiri. Selain pusing, kini Oni juga mulai merasakan mual dan ingin muntah sehingga ia harus minta izin pergi dari sana.

__ADS_1


"Coach, semuanya, aku izin ke kamar mandi dulu ya?" ucap Oni tampak tergesa-gesa.


"Oh, iya iya!" ucap pelatih memberi izin.


Akhirnya Oni langsung berlari cepat menuju kamar mandi sambil memegangi mulutnya, ia sudah tak tahan lagi dengan rasa mual yang ia rasakan serta rasa pusing di kepalanya. Oni pun tak tahu apa sebenarnya yang terjadi pada dirinya hingga ia merasakan seperti itu, padahal sebelumnya ia baik saja dan tidak kenapa-kenapa seperti sekarang.


Sementara Revi serta yang lainnya masih berada disana bersiap untuk latihan, mereka juga penasaran pada Oni dan heran mengapa gadis itu tiba-tiba pergi ke kamar mandi sambil memegangi mulutnya. Revi bahkan masih terus memandangi Oni walau gadis itu sudah tak nampak lagi wujudnya, Revi memang sangat penasaran dengan kondisi Oni saat ini.


"Kak Oni kenapa ya? Kok bisa tiba-tiba mual kayak gitu sih?" gumam Revi dalam hati.


Disaat Revi tengah melamun memikirkan Oni, tiba-tiba saja ia dikagetkan oleh pelatihnya yang tahu kalau ia tengah melamun dan tidak suka jika Revi terlalu lama diam seperti itu.


"Revi!" tegur pelatih mendekati Revi.


"Eh, iya coach. Maaf maaf aku gak fokus! Apa kita mau mulai latihan sekarang tanpa kak Oni?" ucap Revi tersadar dari lamunannya.


"Umm, sebenarnya sulit sih kalau kita adain gladi resik tanpa kehadiran Oni. Karena ini latihan terakhir kita dan semuanya harus kumpul, sebaiknya kita tunggu dulu Oni kembali!" ucap pelatih.


"Kalian semua boleh istirahat dulu, saya juga mau hubungi seseorang!" ucap pelatih.


Sang pelatih pun kembali ke tempat duduknya dan mengambil ponselnya, sedangkan Revi serta para anggota tim dance angkasa juga ikut duduk istirahat pada kursi yang sudah tersedia disana.


β€’


β€’


"Huweekk, huweekk..."


Oni masih terus muntah-muntah di kamar mandi dan rasa mual dalam tubuhnya juga belum bisa hilang, padahal sudah cukup lama Oni berada di kamar mandi seperti itu. Entah mengapa Oni selalu merasa mual hingga saat ini, ia tak mengerti apa yang terjadi dengan dirinya sebenarnya karena sebelum ini ia masih baik-baik saja tak merasakan apapun.


"Duh, gue ini kenapa sih?" batin Oni kebingungan.

__ADS_1


Tak lama kemudian, justru muncul Syahra serta teman-temannya di dalam toilet tersebut dan mereka tampak terkejut melihat Oni tengah muntah-muntah disana tanpa henti. Syahra menoleh ke arah dua temannya dan bingung apa sebenarnya yang terjadi pada sosok Oni, namun mereka yakin sekali kalau Oni sedang mengalami gejala orang hamil.


"Guys, si Oni muntah-muntah tuh! Kira-kira dia kenapa ya, kok bisa sampe begitu?" ujar Syahra.


"Gak tahu juga sih, tapi biasanya kan kalo ada cewek muntah-muntah begitu tandanya dia lagi hamil tau! Bisa jadi Oni juga sama kayak gitu, dia kan habis diperkosa sama Radian!" ucap Ami.


"Eh iya juga ya, yaudah kita samperin yuk!" ujar Syahra mengajak teman-temannya menghampiri Oni.


Ketiga gadis itu pun bergerak maju mendekati Oni yang masih saja muntah di depan wastafel, mereka tampak senyum-senyum lalu berdiri tepat di belakang tubuh Oni yang belum menyadari kehadiran mereka disana. Ya ketiganya juga sengaja berdiam diri tanpa berbicara sepatah katapun, mereka ingin menyaksikan lebih dulu momen Oni muntah-muntah.


"Guys, kayaknya ada yang lagi hamil nih!" cibir Syahra dari belakang tubuh Oni.


"Iya tuh Syah, kelihatan banget daritadi dia muntah-muntah terus kayak gitu! Fix sih ini mah, dia lagi hamil!" sahut Ami.


"Ahaha, kok bisa ya belum nikah tapi udah hamil?" timpal Alin sambil senyum-senyum.


"Ya biasalah Alin, kayak gak tahu pergaulan anak jaman sekarang aja! Apalagi dia kan dekat banget sama vokalis band kampus kita, bisa aja dia udah begituan sama tuh cowok!" ucap Syahra.


"Hahaha, bisa jadi tuh!" ujar Ami tertawa kecil.


Sontak Oni langsung berbalik badan sembari mengusap wajahnya dengan air, ia menatap ketiga gadis yang ada disana dengan tatapan menyala karena emosi. Oni tak habis pikir pada kelakuan tiga gadis tersebut yang selalu saja membuatnya kesal, bahkan kali ini Syahra serta dua temannya itu malah menuduh ia hamil dengan Alvin bukannya Radian.


"Heh! Kalian itu maunya apa sih? Siapa yang hamil? Gue tuh cuma mual biasa aja, jangan sembarangan ya kalo ngomong! Ini bisa dinamakan pencemaran nama baik, hati-hati dong lu!" ujar Oni emosi.


"Oh ya? Hahaha, pencemaran nama baik gimana? Udah jelas-jelas kalo lu itu lagi hamil, satu kampus juga tahu lu udah gak perawan lagi!" ucap Syahra.


Oni pun terkejut mendengar perkataan dari Syahra yang mengatakan jika satu kampus sudah tahu berita tentang dirinya, namun ia masih berusaha tenang karena belum tentu semua itu benar. Ya walau Oni sangat cemas dan panik khawatir kalau yang dikatakan Syahra barusan adalah benar.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

__ADS_1


__ADS_2