
"Bagaimana perasaanmu, ada mual, pusing?" James mengecekku jam 10 seperti yang dia bilang.
"Tidak. Aku sudah bosan di kamar. Ingin kembali ke pekerjaan. Besok boleh aku jalan-jalan sedikit di UGD membantu?" James memelototiku dengan pandangan guru melihat muridnya yang paling pembangkang.
"Tidak." Satu kata membuatku mengecapnya menyebalkan pagi ini. "Tapi kau boleh berjalan-jalan di luar. Tidak boleh bekerja di unit emergency. Jika kau tiba-tiba kolaps di sana kau akan memberi masalah kepada orang lain. Kau mengerti, tunggu dua hari lagi. Jika kau benar-benar sudah merasa baik."
"Yes Boss." Baiklah aku boleh jalan-jalan tapi tidak boleh bekerja. Itu lebih baik daripada dikurung di kamar.
"Jangan berjalan terlalu jauh, kau tahu batasmu."
"Oke."
"Andrew kesini?" Aku diam. Dia tahu kenapa aku diam. "Bangsat itu hanya ingin mencuci kesalahannya padamu."
"Hmm... sudahlah. Jika di perpanjang masalahnya pun apa yang kudapat. Mengemis supaya dia lebih menyukaiku dari pada gadis cinta sejatinya. Sangat menyedihkan, aku hanya ingin menghindarinya sekarang, kumohon jangan membuat masalah lagi dengannya, aku tak suka kau memasukkanku ke gossip berebut walikota, itu memalukan."
__ADS_1
"Aku hanya ingin dia tahu dia bangsat."
"Terima kasih sudah membelaku James. Kau jika ada pekerjaan kembalilah. Aku janji hari ini akan jadi pasien yang baik. Susan akan mengambilkanku makanan."
"Baiklah. Nanti malam aku akan mengecekmu lagi."
Satu episode rasanya sudah berlalu setelah pembicaraan itu, aku tidak ingin menempatkan James bermusuhan dengan Andrew juga, aku pulih dengan cepat beberapa hari kemudian dan kembali bekerja di UGD, Bella mendatangiku dan minta maaf, tapi kubilang padanya aku tak ingin membicarakannya lagi. Pandangan orang mungkin mengasihaniku, tapi yang jelas aku tak mempermalukan diriku sendiri dengan mengemis cinta sang Walikota.
Akhirnya bulan-bulan berlalu dan aku jadi sedikit banyak telah melupakan chapter hidup awal di kota ini.
Kami perluasan lahan pertanian besar-besaran dan juga beberapa peternakan ikan dikembangkan diatas danau. Hampir 30.000 penghuni kota kecil ini sekarang akhir musim gugur ini.
Kota ini menjadi ramai dan nampaknya akan terus bertambah penduduknya. Selain itu kota utama Little Spring yang adalah zona hitam juga sedang pada puncak pembersihan. Banyak personel militer yang ada disini. Listrik disini tersedia, walaupun terbatas hanya untuk penerangan, instalasi kesehatan dan militer.
__ADS_1
Semua orang dan otoritas sedang bersiap untuk musim dingin sekarang. Kayu-kayu dikumpulkan untuk membuat perapian di setiap rumah yang dihuni karena listrik yang terbatas hanya untuk faselitas khusus dan untuk ini semua orang membangun perapian mereka sendiri sekarang dibantu oleh militer, rasanya memang seperti kembali ke masa lalu, hidup yang sederhana. Panen diawetkan dan disimpan, tak ada yang ingin mati kedinginan dan kelaparan.
Tapi musim gugur ini sangat indah aku dan yang lain dan aku yakin semua penduduk kota ini akan bilang kalau kota ini sangat indah. Kami semua bersyukur terdampar disini.
Dan kami semua sibuk sebagai satu-satunya faselitas medis yang ada di tempat ini. Tapi untungnya ada enam dokter baru yang datang dan perawat tambahan juga dua bulan ini.
"Semuanya ini dokter Josh Jennings. Dokter umum yang baru." James memperkenalkan kami ke seorang dokter muda. "Dia akan menangani klinik umum bersama Noah."
"Dokter ganteng." Aku meringis saat seorang perawat memuji dokter itu.
"Iya kau boleh mengantri Carla."
"Sayang aku tidak bertugas di klinik umum." Carla mencebik sekarang.
__ADS_1
"Klinik umum hanya sejauh 20 meter. Kau kurang berjuang." Giliran dia tersenyum.