BATTLEFIELD OF LOVE

BATTLEFIELD OF LOVE
Part 39. First Target


__ADS_3

Tim Andrew mencapai kota target pertama mereka dengan helicopter, mereka menentukan tujuan mereka di Arkansas, komplek pabrik makanan terbesar jaringan Tyson di Springdale, Arkansas 150 mil sebelah timur laut Harryetta.



Springdale adalah kota keempat terbesar di Arkansas. Salah satu kota dengan spesifikasi industri paling penting di zona tengah Amerika. Tapi dikota ini juga terkena impact pertama awal dari ledakan pandemi, dalam hanya dua minggu sejak kasus pertama kota Springdale ditetapkan sebagai zona hitam dan 60ribu penduduknya mengungsi secara sporadis, sebagian lagi menempati kantong-kantong zona-zona pengungsian di beberapa tempat di luar Springdale. Diperkirakan lebih dari 10,000 korban jatuh disini. Berarti  kota ini jadi kota mati  yang sangat berbahaya.


Dan pabrik ini diperkirakan adalah sumber penularan pertama wilayah ini. Parasit di bagian pengolahan daging, menjadi sumber infeksi pertama.


Andrew membawa 12 orang timnya, mereka mendarat jam delapan pagi. Berharap mereka bisa menyelesaikan minimal dua truk jika memang ada persediaan makanan disana.


Ada 6 orang yang merupakan pasukan khusus sisanya adalah sipil dan satu mekanik militer untuk membantu mereka jika ada masalah dengan transport. Mereka diterjunkan dalam 2 unit helicopter yang membawa  mereka. Mereka langsung diturunkan di komplek pabrik, kabarnya pabrik ini dalam keadaan kosong, tapi ditinggalkan selama dua bulan apapun bisa terjadi.

__ADS_1



Harusnya disini ada sejumlah besar canned food yang bisa dijadikan sumber makanan sementara shelter. Ada ribuan shelter dan kota aman tersebar di antero amerika, tiap shelter harus mandiri secepatnya sampai keadaan aman. Sementara area pertanian harus segera beroperasi agar semua orang punya stok makanan.


Area yang dipilih untuk pendaratan terlihat bersih, lapangan parkir besar itu hanya diisi puluhan truck yang parkir.


“Tidak terlihat apapun disini...” Andrew dan de Angelo melihat ke sekeliling. Mereka membuka map pabrik yang mereka dapatkan.


“Bawa mekanik dan Hendry, Paul bersamamu untuk menghidupkan power grid. Kami akan mengecek dan memastikan truk-truk ini beroperasi.” Andrew memberi perintah untuk   De Angelo.


“Luc,Hendry,Paul, ikut kita akan menghidupkan power grid.”

__ADS_1


De Angelo dan timnya bergerak ke utara sektor ini dimana ada generator power plant dan power grid berada. Satu bangunan itu adalah power grid kompleks yang berisi belasan industrial generator yang menyuplai kebutuhan energy satu kompleks besar ini.


Tak ada tanda kehidupan yang mereka temukan saat mereka berjalan dalam formasi siaga menyusuri jalanan ke area utara. Mereka berjalan mengamati area sekitar dalam diam karena para zombie ini secara insting bergerak mencari mangsa dengan selain dengan penglihatan.


“Ini bangunan tempat generatornya.” De Angelo melihat ke denah lokasi yang mereka dapatkan.


Pintu tampaknya terkunci. Itu pintu besi.


“Kita butuh peledak Paul.”  Prajurit bernama Paul yang membawa peledak khusus untuk penerobosan memasang  peledak C4  ke pintu dan tak lama kemudian mereka bersiap untuk suara dentuman.


“Paul, kau tinggal mengawasi, suara tadi mungkin mengakibatkan sesuatu.” Area itu cukup lapang, ada waktu untuk mengatasi apapun yang akan menghampiri mereka.

__ADS_1


Prajurit engineer yang bernama Hendry menendang pintu besi yang sudah terkoyak itu. Mereka memeriksa keadaan, ada cahaya yang masuk, walaupun tak ada listrik untungnya. Didinding ada skema power gridnya. Dia membacanya sebentar, sebelum mencatat di notesnya.


__ADS_2