BATTLEFIELD OF LOVE

BATTLEFIELD OF LOVE
Part 109. My Svetluny is Missing 5


__ADS_3

POV Author


Hampir empat bulan, Monica tak membalas satu kata emailpun, tak mau menerima telepon Alexsey. Itu menyebabkan Alexsey frustasi. Dia akan mudah meledak karena kesal beberapa waktu belakangan. Salah seorang staffnya baru saja terkena ledakan kekesalannya tadi.


Semua orang yang ada dikantor ini sudah menerima peringatan dari Anna agar tak membawa masalah ke depan Alex. Atau mereka sendiri yang akan mendapat masalah.


Anna masuk sekarang, Alex melihatnya membawa laporan yang ingin dia bahas, tapi dia tak berniat membahas laporan apapun untuk sementara.


"Apa kau perlu itu sekarang?"Alex menunjuk bundel yang dipegang Anna di tangannya.


"Tidak." Anna menyingkirkan laporan yang dipegangnya, tahu bossnya dalam mood buruk. Sebenarnya mereka sudah menghadapi ini selama berbulan-bulan. Hanya Monica yang bisa membuatnya seperti ini


"Aku perlu break sebentar." Dia menghela napas dan memijat keningnya yang mendadak sakit.


"Baiklah." Boss dan temannya ini frustasi karena dia tidak bisa bicara dengan Monica. Moonnya itu memilih meninggalkannya karena dia tidak bisa mendapatkan keinginannya yang sederhana tapi juga rumit bagi Alex. Anna tak bisa menolongnya karena Alex sendiri berkeras.


"Sepertinya sekarang Monica ada di Montreal." Akhirnya Anna bicara. Memberinya sebuah harapan. Selama ini Anna yang punya harapan bicara dengan Monica walaupun dia tak mau bicara dengan Alex, kadang dia menerima telepon Anna atau membalas pesannya.


"Kenapa kau berkata begitu."

__ADS_1


"Dia berkata akan mengembalikan hadiahmu. Dia akan mengirimkan seseorang dari Kakaknya. Dia bilang hadiah itu ada di Kakaknya. Kupikir entah bagaimana dia melihat hadiah-hadiahmu dengan matanya sendiri dan berpikir untuk mengembalikannya padamu. Walaupun dia bilang dia ada di tempat lain dan sudah menitipkan hadiah itu ke kakaknya. Mungkin dia berbohong dan sebenarnya ada di sini."


Anna berpikir setidaknya dia menebak dan bisa memberikannya petunjuk. Dia mungkin bisa sedikit meredakan rasa frustasi Alex.



"Mengembalikan hadiahku!? Dia pikir apa yang dia akan lakukan dengan mengembalikan hadiahku?! " Sekarang Monica telah membuat Alex langsung meraung marah. Satu katapun dia tidak membalas emailnya dan sekarang dia bilang akan mengembalikan hadiah Alex. Sesuatu yang Alex tak bisa terima.


"Jangan emosi. Mungkin dia ingin membuatmu lebih cepat melupakan dia." Anna hanya mengatakan apa yang diketahuinya, Monica mengatakannya sendiri.


"Membuatku lebih cepat melupakannya. Bagaimana..." Alex menatap Anna sesaat. "Apa dia bilang begitu padamu?" Anna menghela napas panjang di depannya.


"Sangat pintar! Dia memang sangat pintar! Kau bilang padanya dia memang jenius!" Tentu saja dia meledak marah sekarang. Alex sudah frustrasi tidak bisa mengatakan satu katapun, sekarang Anna membawa kata-kata itu kedepannya. Dia meledak dalam kemarahan dan putus asa.


"Ya Tuhan, kenapa aku terlibat persoalan pribadi kalian." Anna tak menjawabnya tapi pergi dari ruanganku segera, dari apa yang Alex tangkap memang itu maksudnya, Monica ingin membuatku marah sehingga lebih cepat melupakannya.


Monica ingin membuatku marah dengan mengembalikan hadiahnya? Dia melihat garis besar yang dikatakan Anna. Kepalanya berputar dalam kemarahan yang lebih tinggi lagi. Gadis ini benar-benar membuatnya frustasi.


Svetluny-ku itu benar-benar berhati mulia, dia sangat memikirkanku! Jelas aku marah sangat marah, dia bisa mengatur semuanya dan aku merasa seperti dipermainkan. Satu katapun dia tidak membalas emailku tapi sekarang dia bisa berusaha mengatur emosiku. Sialan!

__ADS_1


Membatin sambil mengepalkan tangannya sendiri dia mengertakkan giginya.


Dia segera keluar dari ruangannya dan berdiri di depan ruangan Anna.


"Lain kali dia bilang begitu, bilang padanya jangan coba-coba mengaturku! Panggil Hudson ke sini segera!" Anna melihat muka gusarnya dan tak berkata apapun. Hudson, kepala keamanannya tiba di ruangannya dalam lima menit kemudian.


"Hudson, bawa orang-orang ke tiga alamat ini dan jika gadis ini muncul, Monica, jangan lepaskan dia, langsung telepon aku."


"Baik Boss. Bukankah ini Monica yang dikawal Stev?"


"Iya itu dia, kuingatkan padamu lagi. Jangan sampai lolos jika kau menemukannya."


"Mengerti boss."


Dia merasa apa yang ditebak Anna benar. Dia mungkin ada di sini, entah untuk apa tapi bagaimanapun Ibunya masih ada di sini.


Moon! Kau akan belajar kau tak bisa mengatur apapun. Sekali kubilang kita tidak akan berpisah maka tidak akan berpisah. Kau tidak menempatkanku di matamu! Bicara padakupun kau tak mau. Kau benar-benar harus dihukum.


Kau akan lihat bagaimana aku akan menyelesaikan semua ini.

__ADS_1


Monica akan mendapat hal buruk jika dia ditemukan. Hal itu tak akan diragukan.


__ADS_2