BATTLEFIELD OF LOVE

BATTLEFIELD OF LOVE
Pary 116. Moskow 4


__ADS_3

"Aku tahu merugikan sesama keluarga itu salah. Aku minta maaf." Aku langsung terbahak sekarang. Ini sangat lucu, musuh bebuyutanku datang ke sini dan minta maaf, dan mengatakan merugikan sesama keluarga adalah salah.


Jadi mereka menganggapku keluarga sekarang, dalam mimpi terliarpun aku tak pernah mengharapkan hasil seperti ini. Aku dianggap keluarga Jovovich.


"Kalian sangat lucu, sejak kapan Jovovich menjadi keluargaku? Kalian datang ke sini dan minta maaf, ada yang kalian takutkan dariku? Permintaan maaf kalian sangat tidak tulus. Keluarga macam apa kalian, jangan membuat drama komedi di depanku." Aku masih tertawa, ini sangat lucu.


Semua orang diam. Bahkan Artur berpikir bagaimana menjawab cercaan terang-teranganku.


"Ya mungkin kau benar ini tidak tulus. Tapi sebenarnya kami tidak pernah menargetkanmu. Baru kali ini Yuriy diminta oleh Sergie untuk membuatmu celaka. Walaupun di masa lalu kau pasti mempunyai keluhan dengan margarita tapi itu tak pernah menjadi urusan keluarga Jovovich, itu pribadi Margarita yang menargetkanmu. Kami secara keluarga atau aku secara pribadi tak pernah menargetkanmu." Artur menjelaskannya dengan panjang lebar.


Ya mungkin maksudnya, jika aku ditargetkan secara pribadi, aku akan mati tinggal nama.


"Kau bersilat lidah denganku, Margarita adalah adikmu, Sergie adalah keponakanmu dia Jovovich apa bedanya kalian dengannya. Setidaknya tiga diantara kalian ingin membunu*hku tapi kau malah dengan tak tahu malu memanfaatkan panggungku."


"Dia adikku, tapi aku tak pernah mengurus keluarganya, keluarganya adalah urusan dia pribadi, dia punya hubungan yang sulit dengan Ibumu, tindakannya tidak pernah melibatkan keluarga, dia bertindak secara pribadi dan sebenarnya sampai sekarang kau kembali dia tidak pernah menggangu mu, walaupun ya dia memang menyebabkan banyak masalah untukmu." Artur masih menjelaskan dengan panjang lebar seakan penjelasannya akan menyelamatkan dia dari masalah.


"Kau meminta maaf dengan menyebutkan pertimbangan teknis?" Artur diam, dia nampaknya serba salah menghadapiku. "Apa yang kalian inginkan? Jadi kalian kesini untuk mengatakan kalian tidak.bersalah dan sebaiknya aku melupakan masalah ini. Sangat pintar, nampaknya kalian punya daya tawar yang sangat tinggi. Jovovich memang mengesankan."


"Kami tahu permintaan maaf saja tidak cukup? Bagaimana kalau begini, kau bisa meminta kami melakukan apa saja jika kami mampu melaksanakannya akan kami lakukan untukmu." Tiba-tiba dia keluar dengan tawaran lain.


"Ohh Benarkah, apa saja." Nampaknya jika aku menyuruhnya membunuh seseorang dia akan melakukannya. Mungkin dia semacam punya agen yang mempunyai ketaatan buta padanya.


"Benar, apa saja yang kau inginkan. Jika kami mampu kami tak akan menolak." Kali ini Artur sendiri yang mengucapkannya seharusnya kata-katanya bisa dipercaya jika tidak dia akan sangat tidak dapat dipercaya sebagai patriarch.


Aku melihat mereka dengan berbagai pertimbangan di kepalaku. "Jadi kalian ingin kata maaf saja. Apa syarat kalian memberikan permintaan ini padaku?"

__ADS_1


"Aku hanya ingin kau tidak menyebutkan masalahku ke kolegaku." Ternyaa benar dia tidak ingin aku menyebutkan hal yang telah terjadi. Nampaknya kariernya sangat berarti untuknya.


"Begitu ternyata. Sayangnya aku tidak setuju dengam 2x permintaan, aku ingin 3 permintaan."


"Bagaimana begitu banyak. Sergie hanya menyerangmu sekali."


"Sekali? Kau bercanda. Aku akan katakan apa yang dia telah lakukan. Permintaan pertama untuk membayar hal yang dilakukan oleh Margarita kepadaku, permintaan kedua untuk membayar upaya pembunuhan yang dilakukan Yuriy padaku, permintaan ketiga untuk membayar percobaan pengintaian dan intimidasi yang dilakukan terhadap kekasihku." Kusebutkan semua yang mereka telah lakukan.


Sekarang Artur memandang Yuriy, meminta konfirmasi kebenaran kata-kataku.


"Apa itu benar, kalian mengawasi kekasihnya?"


"Iya, itu benar." Yuriy tak punya pilihan lain selain mengiyaakan apa yang telah dilakukannya di depan Artur.


Dia tidak punya pilihan sebenarnya, jika dia tak mengakuinya, dia sudah membayangkan Alexsey Mashkov akan dengan senang hati mengatakan hal-hal buruk kepala koleganya. Aku sudah berkenalan dengan banyak orang penting. Dan orang-orang ini memperlakukanku sebagai anak emas mereka, bagaimana mereka mempunyai keberanian untuk menolak permintaan yang akan kuajukan.


"Bagus-bagus. Itu sangat bagus." Ternyata mereka takut tak bisa menghadapiku, aku sangat senang, pikiranku langsung berjalan mencari apa yang aku bisa lakukan dengan permintaan yang sangat bebas ini.


"Kalau begitu aku punya permintaan pertama..." Mata Artur langsung melihatku.


"Tentu saja, tolong katakan pada kami apa yang kau inginkan."


"Baik, aku ingin kau mengatakan pada Margarita untuk menbuat Sergie minta maaf di depanku dan menyalahkannya di depanku, bilang dia untuk menyusulku ke Montreal bersama anaknya, meminta maaf pada kekasihku dan aku, meminta maaf telah menganggu kehidupan kami."


Sekarang mata Artur dipenuhi dengan keterkejutan mendengar permintaanku.

__ADS_1


"Kau ingin mereka menemui kalian di Montreal."


"Tentu saja, mereka harus meminta maaf dengan benar di depanku dan kekasihku. Kalian ke sana itu untuk menyatakan niat kalian dengan tulus, bukti ketulussn harus ada bukan. Kita tidak bisa percaya pada permintaan maaf begitu saja, harus ada yang dilakukan."


Sekarang dia melihatku dengan berbagai pikiran yang tidak kutahu di benaknya.


"Tapi-,..." Langsung kuhentikan kata-katanya dengan mengacungkan tanganku kepadanya.


"Aku tak menerima kompromi apapun, jika ini tidak dilakukan, kau bisa melupakan permintaan lainnya, anggap saja tidak ada dan bersiaplah untuk kemungkinan apapun yang akan terjadi di masa depan. Aku berharap kau akan beruntung Tuan Jovovich. Jika aku sedang dalam mood jelek akan kubantai kau."


"Tunggu dulu, aku tak bisa memutuskannya sekarang, aku harus bicara dengan adikku, karena dia yang akan melakukannya." Kau yang bilang sendiri aku bisa minta apapun, ternyata kekuatan sang patriarch ini tak absolut juga. Masih banyak yang tidak bisa dilakukannya. Ini mengecewakan.


"Jika begitu cepatlah bicara dengan adikmu, jika dia tidak mau tak usah repot dengan dua permintaan lainnya, kau harus berdoa sendiri dengan apa yang terjadi di masa depan.


"Baik-baik aku akan mengatakan pada mereka." Aku merasa permintaanku akan menimbulkan prahara. Aku membayangkam Sergie yang mengamuk dan tidak terima dia harus meminta maaf padaku. Anak manja itu selalu merasa dia lebuh pantas dariku.


"Sebagai catatanmu seharusnya kau tak usah memaksakan ini karena sebenarnya ini mustahil, Ibu dan Saudara tiriku meminta maaf. Perbuatan yang sangat ajaib." Aku tertawa sendiri membayangkannya. "Kau harus tahu dulu bahkan adikmu mengirimku ke Kanada di umur 13 tahun karena takut aku akan merebut kasih sayang Ayah. Lagipula seperti katamu dia membenci Ibuku, juga dengan jelas membenciku, tak usah mendamaikan perselisihan yang jelas tidak bisa di damaikan. Itu sia-sia."


"Aku akan mencoba meminta mereka." Dia masih berkeras mencoba demi melindungi reputasi dan kariernya. Atau jangan-jangan dia sedang berusaha menjadi pejabat yang lebih tinggi dan apa yang akan kulakukan akan membuat reputasi sempurnanya ternoda.


Jika dipikir-pikir jelas saja, bagaimana dengan berita kepala KGB menyalahgunakan kekuasaannya untuk membunuh salah satu keluarga besannya. Siapa yang bisa bertahan dengan berita seperti itu.


"Sihlakan, kau punya batas waktu sebulan. Jangan terlalu memaksakan diri. Karena aku yakin itu tidak akan berhasil."


Kali ini aku membuat permintaan yang mustahil, jika mereka bisa melakukannya itu pasti kebanyakan adalah Margarita yang di tekan kakaknya yang tidak mau kariernya terpengaruh.

__ADS_1


Aku membayangkan situasi ya pasti sangat canggung bagi mereka.


__ADS_2