BATTLEFIELD OF LOVE

BATTLEFIELD OF LOVE
Part 12. Family Business Plan


__ADS_3

Setelah lulus kuliah aku mulai akhirnya mendapat perhatian Ayah karena Bibi bilang aku sudah punya bisnis pub dan restoran yang bisa berkembang baik di sini. Dalam 4 tahun kuliah sampai magister aku dan partnerky berhasil membuka sampai cabang ke 3. Aku tidak punya modal tentu saja, semua modal adalah uang Bibi, uangku hanya uang kuliah dan uang saku. Tapi setelah lulus kuliah aku bisa mengembalikan seluruh uang modal Bibi. Dan Ayah mulai melihat kegigihanku dari sana.


Dan dari itu Ayah akhirnya bisa percaya dan memberikan bimbingan sendiri padaku untuk belajar mengelola investasinya di US, Ibu tiriku tidak suka tentu saja, tapi dia masih menahan diri karema dia tahu bisnis di US dan Kanada hanya kapitalisasinya tak seberapa, saat itu hanya dibawah 5% dari kapitalisasi CSL Group, sangat jauh dibawah gurita bisnis di Eropa dan Russia, tapi sejak umur 21 sampai dengan 35 sekarang, aku berhasil mengembangkan modal dan investasi Ayah berlipat hingga nilai bisnis kami sudah hampir 25% dari keseluruhan bisnis CSL Group dari proporsi awalnya hanya sekitar 4%.


"Kau berhasil membuktikan dirimu, Ayahmu bangga padamu." Bibi menepuk pundakku dengan bangga. "Dia bilang kau seperti dia waktu muda, tahu bagaimana berusaha sendiri, sudah bisa memutuskan mana yang terbaik, sudah bisa dipercaya merekrut professionalmu sendiri. Dan hasilnya yang sangat memuaskan. Dia tak ragu kau bisa menjalankan perusahaan yang dibebankan padamu dengan baik." Pengakuan Ayah padaku tentu saja membuat aku senang.


"Ini semua berkat Bibi dan Paman." Aku berhutang padanya lebih dari apapun di masa-masa terberatku.


Sekarang dia di Kanada, tentu saja aku harus mengunjungi mereka.

__ADS_1


"Ohh aku akan mengunjunginya dia tinggal dimana?"


"Di Four Seasons, kau meneleponnya atau aku yang memastikan kapan dia bisa?"


"Aku akan meneleponnya sekarang." Anna pergi dan aku menelepon untuk bertanya kapan kami bisa mengobrol. Dia menyuruhku datang saat makan malam.


"Bibi kau disini. Kau tak memberitahu dari jauh hari."


"Masalah besar dengan CSL Technology. Bisnis kami ditutup oleh pemerintah US. Aku akan menjadi bulan-bulanan nenek sihir di pertemuan nanti."

__ADS_1


"Iya sudah menyebar kau menghancurkan bisnis farmasi CSL di US. Margarita pasti sangat senang melihatmu jatuh." Tentu saja dia senang, itu berita terbaik yang di dengarnya mungkin.


"Ular itu bahkan berharap aku mati. Walaupun aku jatuh kali ini aku punya rencana untuk bangkit, Bibi tak usah khawatir." Bibi diam sejenak. Itu fakta yang jelas, kurasa jika aku memberontak dan berusaha mengambil tempat anaknya di Paris, dia akan menhubungi comrade (teman militer Rusia) untuk membunuhku dengan segera.


"Alexsey, Ayahmu tidak diragukan bangga pada pencapaianmu. Walaupun dia tidak menunjukkannya terang-terangan karena dia akhirnya sadar bahwa Margarita bisa terpancing dengan ini. Yakinlah bahwa yang kau lakukan sudah melampaui ekspektasinya."


"Iya Bibi, aku tak pernah berkecil hati. Kau jangan khawatir."


"Satu hal, belakangan kemungkinan Ayahmu sudah akan memilih kepemimpinan utama CSL Group di masa depan. Bìbi entah bagaimana yakin kemungkinan dia akan menyerahkan komando di usia 70, dia tidak akan menunggu hingga dia sakit ataupun semacam itu. Dia ingin pengalihan stabil, dan masih bisa dia awasi tanpa ada penolakan dan pergolakan. Ayahmu pernah mengatakan rencana ini pada Bibi."

__ADS_1


"Begitukah."


__ADS_2