BATTLEFIELD OF LOVE

BATTLEFIELD OF LOVE
Part 70. Theranos 3


__ADS_3

"Bukankah itu berbahaya bagi pasien." Aku membayangkan bagaimana salah diagnosis ketika hasil labnya kacau, tentu saja itu bisa membuat banyak masalah bahkan membahayakan nyawa.


"Sangat Sir! Itu bisa diganjar hukuman penjara federal untuk di US!"


"Bagaimana menyelidiki ini, harusnya bisa diumumkan ke publik dengan bukti-buktinya bukan. Anda bisa melakukannya?"


"Saya? Itu terlalu riskan bagi saya, walau itu memang harus dilawan, saya tidak mau berhadapan dengan list mengerikan direktur yang tercantum di sana jika mengusik mereka."


"Hmm... kau benar juga, dengan list direktur kehormatan yang tercantum itu akan ada banyak masalah. Kau punya saran cara yang lebih aman?" Dia berpikir beberapa saat.


"Mungkin Anda bisa membawa hal ini ke wartawan investigator. Jika klaim hasil diragukan, maka harus ada data pembanding hasil test pasien satu ke pasien lain. Hmm... saya kenal satu editor jurnal medis JAMA yang juga konsultan investigator khusus untuk New York Times." Ini sangat bagus, jika masalah ini diselidiki kurasa dan terbukti, bisa jadi saham yang membumbung tinggi ini jatuh ke nilai nol.


"Hubungi dia, katakan padanya, aku akan membayarnya jika dia bisa mengangkat ini dan menyebabkan kegemparan."


"Anda mau membayar?"


"Iya, tentu saja. Tapi jangan tanya alasannyanya." Aku menyebutkan jumlah yang akan kukeluarkan untuk membayarnya. Laki-laki tua itu nampaknya mengerti maksudku tidak akan mengatakan alasanku kenapa aku ingin menyerang Theranos Technology.

__ADS_1


"Saya mengerti, saya akan menghubungi teman saya segera." Dia keluar dengan cepat.


"Ini akan jadi kegemparan besar. Dengan nilai Theranos Technology yang luar biasa, akan banyak orang kaya kehilangan uangnya." Anna melihatku dan membuka laporan saham Theranos Technology terakhir di bursa.


"Itu lebih baik daripada orang-orang kehilangan nyawanya bukan. Penduduk dunia sudah cukup longgar setelah infeksi selesai 5 tahun yang lalu."


"Tentu saja, tapi kau pasti membayangkan di sini, bagaimana wajah pucat adik tersayangmu itu karena sahamnya jatuh bagai debu. Kurasa kenaikan sahamnya yang terakhir itu juga karena investasinya yang besar di Theranos." Kesimpulan yang dibuat Anna cukup masuk akal.


"Aku merasa juga begitu. Tahun depan nampaknya akan ada koreksi besar-besaran. Dia akan rugi besar jika masih memegangnya."


\=\=\=\=


Catatan author.


Theranos, yang dibawahi CEO Elizabeth Holmes adalah kisah nyata. Elizabeth Holmes, pendiri perusahaan teknologi kesehatan Theranos, resmi dihukum 15 tahun karena menipu investor. Dakwaan ini muncul setelah berjalannya persidangan selama lebih dari empat bulan di California, Amerika Serikat (AS).


Jaksa mengatakan Holmes secara sadar berbohong tentang teknologi perusahaannya, yang digaung-gaungkan bisa mendeteksi penyakit hanya dengan beberapa tetes darah.

__ADS_1



Beberapa tahun sebelumnya, perempuan kelahiran 3 Februari 1984 ini digadang-gadang menjadi "The Next Steve Jobs" melalui revolusi industri perawatan kesehatan dengan perusahaannya, Theranos.


Pada 2014, Holmes membangun perusahaan dengan valuasi mencapai US$ 9 miliar atau setara dengan Rp 128,7 triliun (asumsi US$ 14.300/US$) yang digadang-gadang akan membawa revolusi dalam diagnosis penyakit.


Theranos merupakan startup yang menawarkan teknologi tes darah revolusioner. Startup bidang biotek yang bermarkas di Silicon Valley, California ini mencoba mendisrupsi industri tes darah AS yang bernilai miliaran dolar.


Startup ini mengklaim mampu melakukan ratusan tes (lebih dari 240) mulai dari kadar kolesterol hingga analisis genetik yang kompleks, hanya dengan satu tusukan jarum untuk mengambil darah.



Teknologi ini diproyeksikan akan menghancurkan industri yang semula membutuhkan satu botol darah untuk setiap tes diagnostik yang dilakukan.


Menawarkan kecepatan dan harga murah, Theranos tampaknya siap merevolusi industri kesehatan dan kedokteran untuk menyelamatkan banyak nyawa di seluruh dunia. Sayangnya ini tidak berjalan mulus karena skandal penipuan mulai muncul ke permukaan karena investigasi seorang jurnalis setelah pegawai Theranos sendiri yang mengatakan bahwa mereka menipu konsumen yang memakai jasa mesin mereka. Dilanjutkan oleh konsumen yang merasa hasil pemeriksaan mereka salah.


Nilai 9 milliar dollar sahamnya menjadi 0 ditahun 2018. Dan Elizabeth Holmes dihukum 15 tahun penjara.

__ADS_1


__ADS_2