BATTLEFIELD OF LOVE

BATTLEFIELD OF LOVE
Part 132. Family Affair 4


__ADS_3

"Iya. Dia cukup meyakinkan kurasa. Dia memikirkannya dengan baik, dan mereka berdua cukup layak didukung." Aku suka keputusannya mendukung mereka, kami jadi bisa memberikan penanganan lebih baik dan support untuk Ibu dan bayinya.


Keluarga, kapan semuanya menjadi normal dan lebih baik. Jika semua ini tak terjadi, mungkin sekarang aku sedang dalam masa sibukku akan ada Fred di sampingku.


"Kenapa kau melamun seperti itu," James bertanya padaku.


"Tidak, aku hanya berpikir membuat keluarga baru di saat seperti ini memang berat."


"Dia bertekad, dia akan melakukannya."


"Kau pernah memikirkannya James?"


"Memikirkan apa?"


"Berkeluarga..."


Dia diam, lalu tersenyum padaku.


"Tidak di sini, tidak sekarang kurasa Tootsie. Seperti katamu itu berat."


Apa dia pernah memikirkan sesuatu diantara kami. Atau dia hanya melindungiku karena hubungan masa lalu dengan kakakku? Tapi tak pernah punya hati untukku. Pertanyaan yang tidak berani kutanyakan.

__ADS_1


"Kau tidak punya teman kencan di sini, seperti di Hot Spring."


"Kenapa kau mau tahu."


"Apa tak boleh. Ya baiklah, aku tak akan bertanya lagi."


"Nanti walikota akan bertemu dengan gadis itu setelah jam 6. Setelah pekerjaannya selesai." Dia menyelesaikan pembicaraan kami.


"Baiklah."


Apa dia benar-benar menganggapku adiknya tanpa ketertarikan apapun. Apa hubungan kami mustahil? Atau dia benar tentang memulai sesuatu yang serius sulit sekarang? Apa terlalu mustahil berharap dengannya. Dia hanya akan tersenyum tak pernah menjawabku sampai sekarang.


\=\=\=\=\=\=\=\=


"Daisy, Ayahmu akan sangat marah. Jangan lakukan ini."


"Mom aku sudah punya anak sekarang, Ayah mau memisahkanku dengan anakku, aku tak bisa biarkan itu terjadi. Ini anakku, cucumu... Bagaimana dia bertahan tanpaku. Lagipula kita tak jauh Mom, sebentar lagi jika daerah ini menjadi zona hijau kau selalu bisa membawa kakak melihatku disini."


Sang Ibu yang dilema itu tak punya pilihan nampaknya.


"Aku ingin membesarkan anakku di sini bersama Dixon Tuan Walikota, mohon kau bisa memberi kami perlindungan dan tempat tinggal untuk kami. Kami berdua akan berkontribusi dengan pengetahuan kami mengelola pertanian dan menjadikan kota ini mandiri sepenuhnya." Sekarang Daisy menjawab Walikota tanpa keraguan.

__ADS_1


"Baiklah, kalau begitu kami akan memberikan perlindungan dan tempat tinggal bagi kalian. Nyonya, putrimu memutuskan dia akan tinggal di sini. Kuharap kau mengerti bahwa menurut umurnya dia sudah punya hak penuh untuk memutuskan apa yang diinginkannya."


Sang Ibu tampaknya mengerti keinginan putrinya. Dia tidak berusaha menentang keinginan putrinya.


"Karena putrimu bermasalah dengan kelahiran prematurnya, kau bisa tinggal di sini, sementara suamimu mulai bekerja, perawat dan dokter akan membantu pemulihan dan perawatan bayimu karena kau sendiri." James memberikan dukungannya pada keluarga baru itu.


"Ini anak pertama yang lahir di kota aman ini, semoga ini pertanda bagus." Dokter Deborah ikut senang nampaknya dengan keputusan ini. Benar setelah hampir dua bulan disini, bayi pertama lahir di Kissimmee.


"Aku belum mengucapkan selamat atas kelahiran putrimu."


"Ahh, benar juga kami belum mengucapkan selamat atas kelahiran putrimu. Namanya siapa?"


"Namanya Hermione."


"Namanya seperti penyihir kecil pintar Harry Potter."


"Kau benar, kami harap dia bisa menyihir semua infected dan penyakit ini menjauh. Dan membawa kebahagiaan bagi semua orang." Sang Ayah tersenyum, nampak bahagia memperkenalkan putrinya kepada kami.


Semua orang berharap hal yang sama. Semoga semuanya segera baik.


\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


__ADS_2