BATTLEFIELD OF LOVE

BATTLEFIELD OF LOVE
Part 165. Ontario Mission


__ADS_3


POV Gilbert Gillian.


Kami memasuki Zero Point dari Blue Water Bridge, Sarnia, jembatan yang melintasi St. Claire River diujung Danau Huron ini menjadi penghubung wilayah US dan Kanada.


Daerah ini sudah steril dalam sepuluh mil ke depan dan akan menjadi wilayah komando utama. Sebelum enam batalyon ini maju ke depan membantu membersihkan semua wilayah perkotaan Ontario sampai ke Toronto.


Sebenarnya ini adalah operasi sosial dengan dana dan waktu terbatas dengan janji kenaikan dan promosi jabatan.



"James, kalian tetap di Sarnia, untuk sementara, kita tinggal melintasi jembatan jika ada emergency. Jika sudah jauh ke Detroit, kami akan membersihkan rumah sakit baru dan meminta mereka menyediakan semuanya. Dana kita untuk operasi sosial ini terbatas. Jika kita mobilisasi lebih jauh akan lebih banyak biaya keluar. Kau tak boleh meminta perlengkapan medis lagi. Biaya yang kau ajukan sudah tak bisa di tambah lagi."


"Kau serius? Aku tak bisa menambah perlengkapan medis. Kupikir aku bisa minta supply ke rumah sakit pemerintah di Sarnia?"

__ADS_1


"Di Sarnia tidak ada, kau harus ke Detroit mengurus supplymu, ini serius, itu kenapa aku menempatkanmu di gedung rumah sakit terbengkalai, setidaknya kita tidak keluar dana lagi untuk bangunan sementara. Durasi operasi ini hanya satu bulan. Gara-gara aku bisa membersihkan Florida dalam kurang dari tiga bulan, mereka memintaku melakukan proyek sosial gila dengan dana terbatas ini."


Aku bicara dulu dengan James yang sudah sampai dengan medisnya dan perlengkapannya. Aku tak mau menambah dana lagi untuk perlengkapan medis. Aku menyetujui permintaan awalnya tapi tidak akan ada tambahan lagi setelah itu. Mungkin dia kaget, tapi danaku benar-benar terbatas.



"Rupanya kau mengkhawatirkan biaya juga."


"Mereka berjanji membayar kita dengan supply ikan dua tahun, membayar dengan makanan, aku dikorbankan disini. Dan aku diberi dana, waktu dan supply terbatas untuk misi ini. Dan bangsat Kanada itu, mereka mengirim hanya tiga batalyon dengan pimpinan perempuan, apa mereka mau main-main dengan wilayah mereka sendiri."


"Mungkin maksudnya kau bisa memanfaatkannya untuk meredakan ketegangan." Satu lagi yang menyambar kali ini Komandan Evan Green.


"Ya mungkin. Akan kucoba nanti. Tapi kau pikir ada wanita cantik yang mau dan punya kualifikasi menjadi komandan Batalyon. Wajahnya pasti campuran antara Wonder Woman dan Hercules." Satu meja langsung tertawa lagi.


"Kau tak tahu itu, mungkin darah Wonder Womannya lebih kuat dari Hercules." James yang masih setengah tertawa membalas candaanku. Mereka tak tahu aku langsung protes dengan dana operasional yang diberikan padaku.

__ADS_1


"Jika kau mampu menyelesaikan ini dengan dana seperti ini. Kami akan menaikkan jabatanmu." Jadilah aku duduk di sini dan harus berunding tentang supply terbatas kami. Kepala batalyon itu harus memberiku supply ransum prajurit sejak aku menginjakan kakiku di wilayah mereka.


Kami malam ini sudah tiba di Sarnia, aku memangkas pasukan menjadi 4 batalyon. Akan kupikirkan cara bagaimana menangani infected yang bisa berkomunikasi ini dengan timku. Aku harus memasang jebakan efektif dan satu lagi dengan amunisi mereka.


Kami menyeberangi jembatan pagi-pagi. Aku membawa Sean dan James, dan dua komandan Batalyon maju denganku.


"James, begini, kau maju duluan meminta supply nanti."


"Aku harus minta supply medis ke mereka?"


"Iya, jika kau bisa menjamin kepastian supplymu sendiri, jika kita ada kejadian luar biasa setidaknya kau aman. Kau terlalu tampan untuk ditolak Wonder Woman sekalipun, kau kuandalkan untuk merayunya sebelum aku deal soal ransum prajurit dan amunisi." Benar, aku bisa meminta James merayu wonder women itu, mungkin dia punya pesona yang sulit ditolak.


"Kau benar-benar jadi pelit sekarang heh. Bahkan kau memanfaatkanku menjadi gigolo." James menggelengkan kepalanya dengan permintaan yang kuberikan padanya.


"Aku perlu memastikan ransum dan kesehatan prajurit dengan dana terbatas, bekerjasamalah denganku dan operasi bantuan sosial ini selesai tepat waktu."

__ADS_1


__ADS_2