BATTLEFIELD OF LOVE

BATTLEFIELD OF LOVE
Part 17. Announcement


__ADS_3

Aku hanya meringis, bagaimana mungkin dia menyuruhku menjadi guru private-nya, aku tak tertarik.


"Shasha familiar dengan Paris, dia bisa mengajakmu jalan-jalan jika kau mau." Sekarang dia menampakkan tujuan aslinya.


Harusnya Anna kusuruh kesini saja sekarang, tapi karena hari ini cuma ada pertemuan informal aku memberinya libur.


"Ahh sayang sekali, beberapa Direktur sudah mengajak makan siang dan makan malam bersama mereka, aku harus menempati janji ke mereka." Tapi tentu saja aku tak kekurangan alasan untuk menolak permintaan mudah seperti ini.


"Tak apa, hanya jika kau mau. Jika kau mau tahu restoran bagus di sini, aku juga bisa membawa kalian." Dia menjawabku segera dengan ramah, baguslah dia tak memaksa, karena jika dia memaksa aku akan mempermalukannya.


"Tidak, nampaknya mereka punya referensi sendiri."


"Ohh baiklah."


"Kalian bisa bertemu lagi di Montreal jika ingin mengobrol. Alexsey akan kembali besok, oh ya kapan penerbanganmu? Jangan-jangan kalian punya penerbangan yang sama. Alex, jam berapa penerbanganmu?"


"Lufthansa jam tiga siang."

__ADS_1


"Ahh kukira sama. Semua orang di book diatas jam makan siang harusnya. Benarkah Alex."


"Iya kukira penerbangannya sama." Ini bukanlah kebetulan. Tak ada kebetulan dua kali. Dia sengaja mengatur ini. Buat apa menjodohkanku dengan keponakannya? Agar dia bisa mengaturku atau mengawasiku? Dia pikir itu akan berhasil. Menggelikan, apa dia pikir aku tak pernah melihat gadis cantik, dibanding papan setrika langsing ini Anna lebih jauh bisa menggoda.


Besok Anna akan sangat diperlukan. Gadis ini perlu segera diusir pergi.


"Ohh sangat kebetulan rupanya." Aku mengiyakan saja pengaturannya. Biar Anna nanti yang akan merusak rencananya.


"Senang bisa punya teman dalam perjalanan besok."


"Sampai jumpa besok jika begitu." Aku meringis, jangan pikir kau akan begitu mudah duduk di sampingku. Aku tak mau menghabiskan sepuluh jam untuk melayanimu mengobrol.


Ayah malam itu entah kenapa mengumpulkan keluarga inti, termasuk Paman Vladimir dan Bibi Irina dalam sebuah ruangan makan pribadi. Bibi juga nampaknya tak tahu kenapa dia mengumpulkan kami.


"Kurasa dia mau mengumumkam soal dia membuat pertaruhan untuk mendapatkan posisi Direktur utama pusat berdasarkan kinerja kalian." Bibi bicara denganku.


"Ohh jadi Ayah memutuskan mengumumkannya secara terbuka?"

__ADS_1


"Kurasa akan jadi lebih adil jika diumumkan terbuka bukan, kalian juga bisa bekerja lebih baik untuk meningkatkan performa kalian."


"Bibi benar. Kami perlu bersaing secara sehat."


Kami masuk ke ruangan yang di siapkan.


"Kenapa kita berkumpul malam ini? Apa ada sesuatu yang penting?" Margarita bertanya kepada Ayah.


"Ayah disini mengumpulkan kalian untuk mengatakan sesuatu tentang kepemimpinan perusahaan utama." Semua orang diam sekarang, termasuk Margarita, nampaknya dia juga tidak tahu apa yang akan dibicarakan suaminya ini.


"Kaliam semua punya kesempatan yang sama untuk di tunjuk menjadi pemimpin perusahaan utama. Karena Ayah dan Paman akan menilai kinerja kalian, bagaimana kalian memajukan perusahaan kalian bertiga."


Margarita diam. Kupikir Ayah tak akan mengatakannya atau dia terganggu karena makan malam semalam nampaknya Ibu tiriku menyebutkan hanya satu nama. Atau mungkin juga dia ingin melihat Sergie dan Leo tertantang juga untuk meningkatkan dirinya.


"Kalian ada keberatan?" Karena tak ada yang menjawab , Sergie kelihatannya cukup shock, mungkin Ibunya mengatakan padanya bahwa dia yang akan pasti memimpin perusahaan tapi ternyata Ayah berpikir lain, ternyata aku juga punya kesempatan yang sama dengannya. Dia mungkin tidak siap untuk bersaing denganku. Selama ini dia terbiasa dia yang terbaik karena ku dibuang ke Canada. Hampir tak terlihat di pandangan matanya.


Aku akhirnya bicara duluan, tetap dengan mengingat pesan Bibi Irina untuk bisa merendah.

__ADS_1


"Untukku, aku akan berusaha tak mengecewakan Ayah apapun hasilnya. Aku tahu aku masih mengecewakan tahun ini. Aku kehilangan kesempatan besar dan membuat kesalahan fatal. Terima kasih masih memberi kami kesempatan untuk membuktikan diri di tahun depan. Aku akan berusaha."


Margarita menatapku dengan bibir terkatup. Dia harusnya tahu Sergie masih dibawahku dalam beberapa tahun ini. Tapi kesalahan besarku tahun ini memberi keuntungan untuk Sergie.


__ADS_2