BATTLEFIELD OF LOVE

BATTLEFIELD OF LOVE
Part 170. Go Home


__ADS_3

"Gilbert, kau punya berita gembira? Kau punya cara menyelipkanku pulang dengan transport militer ke El Paso?"


"Iya, aku menyuruh Leo menelepon beberapa orang dan dia bisa menemukan space untukmu ke El Paso di pesawat pengangkut. Dia mengatur space untukmu 3 hari lagi, kata dokter James dia sudah mengatur surat tugasmu. Pulanglah, semoga Ibumu cepat sehat." Dia membuatku tersenyum senang.


"Benarkah. Gilbert terima kasih banyak. Aku tak tahu bagaimana aku bisa pulang tanpa bantuanmu. Ini berarti sekali untukku." Dia tersenyum untuk ucapan terima kasihku.


"Dan James itu nampaknya benar-benar memikirkanmu. Kalian sudah kekasih bukan?" Aku tersenyum.


"Iya, pria kejam itu tak masalah membuatku menangis sebulan."


"Dia tidak kejam, dia pusing memikirkanmu. Lagipula dia terlalu mengenalmu. Kau harusnya merasa bahagia sekarang." Aku tersenyum.


"Bagaimanapun aku berterima kasih atas bantuanmu. Kau Komandan terbaik."

__ADS_1


"Dan kau suster terbaikku. Aku juga berterima kasih atas semua bantuan yang kau berikan entah itu di pekerjaan atau pribadi ." Aku tertawa sekarang.


"Mungkin di masa depan jika kondisi sudah normal kita bisa bertemu lagi. Jika kalian menikah jangan lupa mengundangku oke." Harapan dan doa yang manis sekaligus.


"Kami akan mengundangmu. Sekali lagi terima kasih." Aku memeluknya sebagai rasa terima kasih yang sangat, tanpa Gilbert aku tak akan mungkin bisa kembali begini cepat.


"Temui Kapten Leo di depan dia akan menjelaskan rutenya untukmu. Hati-hati dalam perjalanan."


Aku menemui Leo dan dia menjelaskan rute transitkù yang harus kutempuh dalam dua hari itu. Satu malam aku harus bermalam di mess militer sementara. Dia menjelaskan siapa yang harus kutemui dan dengan siapa aku harus melapor dengan jelas. Aku beruntunh sekali bisa mendapatkan bantuan sebesar ini.


"Hati-hati oke. Kau harus melapor ke kepala rumah sakit El Paso dulu untuk tugasmu sambil menjalani tes, kau harus pastikan kau memberi latihan protokol karena kau diberikan izin sekaligus untuk melatih protokol perawatan infeksi."


"Iya aku mengerti, aku pasti menyelesaikan tugasku dulu sambil menjalani tesnya.

__ADS_1


"Operasi transplantasi adalah operasi berat untukmu, aku berharap aku bisa kembali tepat waktu untuk membantu pemulihanmu. Tapi yang terpenting adalah kau bisa merawat Ibumu sendiri, psikisnya pasti lebih baik setelah kau kembali."


"Kita lihat saja perkembangannya, aku akan mengabarimu semua perkembangannya."


Dan kali ini, aku kembali ke El Paso. Meninggalkan cintaku untuk sementara dan kembali ke El Paso.


\=\=\=\=\=


Aku kembali ke El Paso di awal Agustus, musim panas di sini. Setelah menempuh perjalanan dua hari satu malam melalui tiga transit akhirnya aku tiba di El Paso.



Kota ini semangkin ramai. Setiap rumah minimal harus menerima 4 orang pengungsi, kadang kata Ibu lebih, sebelum pemerintah punya dana untuk relokasi ke kota sebelumnya atau kota aman lainnya. Kukira dengan perkembangan keadaan kota aman yang hampir semua wilayah adalah Green Zone akhir tahun akan terjadi perpindahan kembali besar-besaran dari kota aman yang penduduknya harus menerima pengungsi.

__ADS_1


Lahan-lahan pertanian tambahan di luar kota utama terlihat dari udara, industri pokok masih berjalan kota ini lebih ramai daripada dulu saat kutinggalkan.


Aku menumpang kendaraan militer untuk bisa sampai ke dekat rumah, setelah menunjukkan surat tugas pemindahanku.


__ADS_2