BATTLEFIELD OF LOVE

BATTLEFIELD OF LOVE
Part 16. Tailing 2


__ADS_3

Tak lama kemudian. Target kedua mereka nampaknya sudah diamankan. Dan kendaraan nampaknya memang menuju ke arah yang sama.


Semua kendaraan yang mengikuti ditarik ke belakang karena jalanan sepi, kami takut di curigai. Kami hanya mengandalkan citra satelit, GPS dan kamera pemantau di sepanjang jalan sekarang.


Sementara kendaraan yang mengikuti terpisah sangat jauh di belakang. Mengambil jarak 1-2 km agar tidak terlihat mengikuti. Tapi tetap mengikuti GPS arah mobil yang sudah terkunci.


Saat ini mereka sudah memasuki wilayah US. Benar kata Gilbert mereka membawa mereka ke wilayah USA. Kemungkinan besar mereka benar tentang siapapun yang berada di belakang ini. Ekonomi dunia sedang berputar, masih banyak negara yang membutuhkan obat ini dan obat masih dimonopoli US, jika kau bisa menawarkan dengan hatga murah banyak negara yang akan beralih.


"Kami rasa mereka akan menuju Albany. Ada sebuah lab besar milik CSL Technologies di sana." Penghubung yang dikirim oleh Gilbert memberitahu kami perkiraan mereka, kami tadi akhirnya tahu perusahaan yang dihubungi oleh assiten Dave Thomas.


"Albany, itu akan memakan waktu 4-5 jam perjalanan. Tuan kau bisa memberiku alamat lengkapnya?" Aku bertanya kepada penghubung yang dikirim oleh Gilbert.


"Nona kau akan ke Albany?" Sir Jordan bertanya padaku.


"Jika benar mereka ke Albany aku harus menjemput Monica di sana."

__ADS_1


"Tim kami ada di sana, kau bisa menyusul mereka. Dua agen akan menemanimu membawa mobil operasi." Kami akan mengirim dimana mereka berada padamu. Sir Jordan memberinya panduan. Hari sudah beranjak malam walaupun matahari masih ada.


"Iya baiklah terima kasih Sir Jordan."


Aku bergegas mengabarkan Albert dan Charles aku akan ke Albany untuk menjemput Monica, dia pasti ketakutan disana ketika bangsat itu menyerangnya.


'Hati-hati Eliza. Kau perlu Charles menemanimu di sana?' Albert bertanya padaku.


'Tidak, aku bisa sendiri. Kita punya punya dukungan banyak orang, tidak akan ada bahaya di depan.'


Kami menuju ke Albany, jika ini jam 7 malam, jam 1 malam kami baru tiba, menurut perhitungan kami akan terlambat 1 jam menyusul orang-orang itu, tapi tak apa asal aku mendapatkannya selamat. Kekhawatiran lain muncul, apa mereka melakukan sesuatu padanya. Bagaimana jika mereka menyuntikkan varian penyebab infeksi lain ke tubuhnya.


Semoga belum terjadi sesuatu.


Di dalam perjalanan Gilbert meneleponnya.

__ADS_1


"Eliza kau ke Albany?"


"Aku harus ke sana menjemput Monica, tapi aku takut mereka melakukan sesuatu padanya dalam masa 48 jam ini. Kau punya seseorang yang dapat memeriksanya di New York atau Albany."


"Dokter James baru-baru ini ada di New York kau bisa mengirimnya ke Mount Sinai rumah sakit swasta itu meminta bantuan padanya untuk mengajar dan faselitas disana lengkap. Rumah sakit besar itu sekarang rujukan resmi jika ada kejadian infeksi di NY."


"Syukurlah ada dokter James. Tapi aku berharap semoga dia tidak apa."


"Mereka mungkin 1 jam lagi memasuki Albany. Kami harus bersiap. Nanti kuberi tahu perkembangannya oke."


"Jika aku belum sampai tolong lihat Monica untukku, katakan padanya aku segera mencapainya."


"Iya jangan khawatir."


Dengan menitip pesan padanya aku bisa menenangkan diri selama perjalanan. Karena mungkin kami telat 1,5 jam di belakang.

__ADS_1


\=\=\=


__ADS_2