BATTLEFIELD OF LOVE

BATTLEFIELD OF LOVE
Part 66. Margarita Jovovich 16


__ADS_3

"Jadi kau percaya kata-kata tanpa dasar itu. Dia menuduhku, selama ini aku melakukan semua hal sebagai penganti Ibunya." Bibi langsung tertawa dan aku meringis, melakukan semua hal. Ya itu benar...


"Maksudmu melakukan semua hal untuk menyingkirkannya ke Kanada atas dasar dia punya pencapaian akademik tinggi. Kanada?! Itu kurang jauh, dulu Arthur ( Red: Arthur Ayah Alexsey) percaya padamu, sekarang dia sudah bisa melihat jauh lebih baik. Kanada? Kau tak mengirimnya ke Afrika Selatan sekalian." Kali ini Bibi yang biasanya tak mau mencari masalah ke ular licik ini akhirnya membuat komentar menyudutkan.


"Aku sengaja mencarikannya sekolah bagus di Kanada, apa itu salah. Kenapa kau mengungkit kejadian yang sudah lama.


"Sudahlah, kau tak usah berkomentar lagi." Ayah menghentikan protesnya.


"Apa?" Ibu mungkin tak percaya Ayah sekarang menentang bujukannya. Dulu mungkin Ayah sangat percaya padanya, tapi setelah bertahun-tahun setiap orang akan lebih mengenal siapa orang yang berada di sampingnya.


"Jika kejadian tidak dapat dibuktikan seperti itu terjadi lagi, atau jika sesuatu terjadi kepada Alexsey, aku akan menghentikan proses ini dan menetapkan pimpinan selanjutnya adalah Alexsey atau adikku dan tentu saja kau tak mendapatkan apapun tujuanmu." Akhirnya Ayah mengeluarkan ancamannya.

__ADS_1


"Kau mempercayai semua yang dikatakan mereka?!"


"Sudah kubilang jangan bermain-main dibelakangku dan rupanya kau melakukannya!" Ayah kali ini berdiri ikut menuding ular itu.


"Bagaimana kau bisa mempercayai apa yang dikatakan mereka?! Bisa saja dia mencelakai dirinya sendiri." Dia masih mengamuk tak percaya. Ayah mendengus ketika istrinya berkata begitu. Bahkan aku menangkap orang yang menyerangku dan bisa menyelusuri penghubung mereka.


"Ayah, Ibu tidak terlibat dengan ini. Bisa saja itu musuh bisnis Alexsey. Kenapa Ibu yang disalahkan." Sekarang Sergie mencoba membela Ibunya.


"Sudah kubilang aku bisa menyelidiki sendiri. Sekarang kuperingatkan kalian, Jika aku mendapatkan kalian terlibat di dalam plot apapun lagi untuk mencelakai satu keluarga, aku akan menghapus hak kalian di surat wasiatku, kalian tahu apa artinya itu. Dan terutama kau Margarita, kau harus sangat berhati-hati dengan tindakanmu selanjutnya. Jika tidak, aku akan melakukan apa yang kukatakan termasuk membuat perhitungan denganmu."


Dan ular tua itu kali ini tertegun tidak bisa bicara. Saat ini dia tahu suaminya sudah mengancamnya, berarti Ayah percaya bahwa yang menyewa pembunuh itu adalah si ular tua itu.

__ADS_1


"Beraninya kau?"


"Berani apa? Mengancammu? Ingat keluargamu bangkrut sekarang bergantung padaku. Jika kau berani mengambil tindakan berbahaya, kau akan tahu apa itu bahaya sebenarnya." Ayah bicara dengan nada rendah, ancaman telah diberikan. Semua orang di meja makan diam.


Kali ini Ayah tak segan mengancam dengan keras, karena kemungkinan besar keluarga Margarita terlibat dengan ini.


Karena semua orang diam, Paman bicara.


"Apa yang kalian dapat dengan melakukan plot seperti itu. Saudara harus saling membantu tapi kalian melakukan hal tercela seperti itu satu sama lain."


"Aku tak melakukan apapun. Kalian menuduhku tanpa bukti. Kalian semua sudah keterlaluan!" Dengan mengebrak meja ular tua itu pergi dari ruangan menuju bagian rumah lainnya.

__ADS_1


"Tak usah perhatikan. Nanti kubereskan dia, ayo kita makan."


Paman, Bibi tidak memperdulikan Margarita. Baik Sergie maupun Victor tidak bisa bisa bicara apa-apa. Keluarga ini entah kenapa bukan keluarga yang hangat, aku tetap menjadi duri di sisi lain. Kadang aku berpikir tak ada gunanya untuk kembali.


__ADS_2