
Tidak ada yang bisa kulakukan untuk sementara, tiga bulan telah berlalu sejak Svetluny memutuskan pergi, aku tak pernah bisa membiarkan dia pergi, Anna belum bisa mengorek informasi dimana dia berada dan yang kulakukan di sini adalah mempertahankan situasi.
"Dia bilang dia tak ingin hubungan kalian berlanjut lagi, dia sudah menyerah. Dia berpikir dia hanya akan menghalangi jalanmu. Aku sudah mencoba membujuknya setidaknya menerima teleponmu, dia bilang tak bisa."
Apa yang dikatakan Anna membuatku tenggelam dalam rasa marah. Apa benar tak ada jalan temu lagi.
"Mungkin kau harus bicara pada Kakaknya." Usulan Anna membuatku sedikit berpikir tapi aku merasa lebih mudah bicara dengan Moon langsung. Bukan aku tak pernah mencoba, aku menelepon Eliza dan dia mementahkanku.
Bibi meneleponku dan saat itu aku menceritakan apa yang telah terjadi pada Svetluny.
"Alex, apa kau memang berniat kembali ke Moskow?"
__ADS_1
"Salahkah itu Bibi, aku berusaha keras menyelesaikan segalanya tapi dia pergi dariku."
"Bibi merasa kau berusaha terlalu keras..."
"Apa maksud Bibi."
"Moscow adalah masa lalumu, Ibumu pasti sekarang bangga padamu, sebenarnya kau sudah menyelesaikan semuanya, apa kau ingin merusak masa depanmu dengan orang yang kau cintai dengan kembali ke sini. Jika itu Bibi, Bibi tidak akan ragu membuang Moskow dan menetap di sana." Aku diam dengan jawaban Bibi.
"Bibi, aku berusaha keras menyelesaikan semuanya."
Aku terdiam. Bibi juga diam.
__ADS_1
"Bibi tahu ini keputusanmu, tapi Bibi hanya mengatakan padamu apa yang Bibi pikirkan. Sisanya terserah padamu. Ini hidupmu. Monica sudah berpikir jauh ke depan, dan Bibi pikir dia benar, dia sangat memikirkan keluarganya, anak-anak yang dia akan dia besarkan , dia calon Ibu yang sangat perhitungan, dia cantik dari keluarga yang sangat baik, banyak pria yang baik akan bersedia menjadi kekasihnya, sejauh waktu berjalan dia akan semangkin mantap pada keputusannya, sekali dia menyembuhkan hatinya dan menerima orang baru. Kau tidak akan bisa lagi menjangkaunya. Yah tapi sekali lagi ini adalah hidupmu, pilihlah apa yang ingin kau jalani. Tapi jika kau terlambat kau hanya bisa merelakannya...Kau harus bertindak cepat. Bibi rasa jika kau ingin tinggal di Moskow, lebih baik kau mencari istri di sini."
"Aku tak ingin wanita lain selain Monica Bibi."
"Alex, kau terlalu mempersulit dirimu sendiri. Bolak-balik Montreal dan Kanada itu hal yang besar, jika mungkin di masa depan kalian sudah punya anak, ada banyak hal yang terjadi. Kau harus memikirkan bagaimana kau merawat keluargamu. Monica merasa dia menghalangimu, makanya dia memilih pergi, dia gadis yang baik. Bibi menyukainya."
Dengan kata-kata itu Bibi membuatku merenung seharian. Benarkah aku begitu buruk untuk memahami ini. Bahkan Bibi mendukung langkah Svetluny, Anna juga mengatakan hal yang sama.
Svetluny sudah menutup semua kontak. Walau aku mengiriminya email setiap hari nampaknya dia bahkan tidak mau melihatnya. Apa aku begitu mengecewakan untuknya?
Saat ini aku betul-betul terguncang, kupikir aku bisa mengengam dua hal dalam tanganku, tapi semua orang berkata itu terlalu besar.
__ADS_1
"Boss jika kau menangkap dua, dua-duanya mungkin akan lepas dari tangammu. Percayalah padaku, aku melihatnya dengan jelas." Anna dan Bibi mengatakan hal yang sama.
Dan aku sekarang berada di dalam kebimbangan besar.